
Setelah kehilangan kesadaran selama seminggu penuh, Zhaolong perlahan membuka kelopak matanya dan melihat langit langit yang terbuat dari kayu.
Zhaolong mendengar suara banyak orang berbicara dan mulai mengedarkan pandangannya.
'Jadi belum mati? Syukurlah, saya masih memiliki kesempatan untuk membalas dendam.'.
Beberapa wanita yang menjaga Zhaolong mulai berteriak setelah melihat Zhaolong yang di balut seperti mumi membuka kelopak matanya dan melihat ke arah mereka.
"Saudara Zhao? Apakah masih ada yang terasa sakit?.".
Zhaolong melihat gadis cantik yang menatapnya dengan rasa khawatir dan tidak bisa tidak bertanya tanya.
'Meskipun terlihat familiar, tapi siapa orang orang ini???.'.
"Apakah kakak Zhao merasa kurang baikan? Jika iya, biarkan kami memanggil tabib Liu terlebih dahulu.".
Melihat gadis lain yang juga terlihat familiar tetapi tidak mampu mengingat siapa orang orang ini Zhaolong hanya bisa mendesah.
"Kalian, kalian... ".
Mendengar Zhaolong mampu berbicara, para gadis terlihat bahagia.
"Kami, iya kami kenapa kakak Zhao?.".
"Kalian, siapa kalian?.".
Mendengar pertanyaan Zhaolong, para gadis yang semula tersenyum bahagia membatu seketika dengan wajah gelap.
Bahkan Hong Yan yang duduk di seberang para gadis dengan anggun meminum teh, menyemburkan teh yang belum sempat memasuki tenggorokannya.
'Buuuuuh, engah. Memang pantas menjadi rivalku. Setiap ucapannya mampu membuat orang lain mati rasa.'.
Gadis berkuncir kuda yang berada di samping Zhaolong memegang dagunya, terlihat berfikir.
"Saudari saudari, sepertinya kita tidak pernah memperkenalkan diri kita kepada saudara Zhao?.".
Para gadis lain yang mendengar ucapan gadis berkuncir kuda mulai mengangguk setuju setelah berfikir beberapa saat.
"Saudari Chang Yu sepertinya benar, kalau begitu mari kita memperkenalkan diri masing masing.".
Seorang gadis dengan wajah dingin berjalan mendekat ke arah Zhaolong.
"Saya adalah Mei Xin, kita pernah bertemu di kota Bukit Shinji setahun yang lalu.".
Zhaolong menyipitkan mata dan mulai mengingat gadis di depannya, meskipun memiliki sedikit kesan namun Zhaolong berhasil mengingat gadis tersebut.
Karena gadis ini bersama Zuan dan Hong Yan, datang ke Bukit Shinji setahun yang lalu.
"Ah, jadi saudari Mei Xin. Senang melihat anda hidup.".
Wajah Mei Xin menjadi gelap, sepertinya dia dan Zhaolong tidak akan pernah cocok duduk berdua meskipun hanya sekedar mengobrol.
'Seperti yang di katakan saudara Hong Yan, orang ini memang memiliki bakat membuat marah orang lain.'.
Setelah Mei Xin mundur, seorang gadis dengan poni menutupi dahinya mulai memperkenalkan diri.
"Saudara Zhao, anda bisa memanggil saya saudari Shu Yuan.".
"Baiklah, saudari Shu Yuan.
Senang berkenalan dengan Anda.".
"Giliranku giliranku, Kakak Zhao namaku adalah Chang Yu. Anda bisa memanggil ku Yu'er atau litle Yu.".
Melihat gadis muda dengan rambut kuncir kuda begitu energik, orang orang di ruangan itu hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepala.
"Senang mengenal anda, nona muda Chang Yu.".
Setelah itu seorang gadis dengan rambut panjang hitam sepinggang maju dan menatap mata Zhaolong dengan tenang.
"Saudara Zhao, nama ku adalah Nanggong Yue. Aku bersama Chang Yu dan Shu Yuan bertemu anda, ketika anda mendaftar di sekte ini.".
__ADS_1
Setelah mendengar penjelasan Nanggong Yue, Zhaolong mulai mengingat waktu dia mendaftar di sekte Bambu Abadi ini dan melihat 3 gadis yang di marahi tetua Gui.
"Ah, jadi kalian bertiga adalah gadis kecil yang di marahi oleh tetua Gui karena hobi menimbulkan masalah pada waktu itu. Yah, saya memiliki kesan terhadap kalian.".
Bibir ketiga gadis itu mulai berkedut mendengar ucapan Zhaolong.
'Apa maksud anda mengatakan itu? Tidak apa jika anda memiliki pemikiran seperti itu terhadap kami, tapi mengatakannya langsung di depan wajah kami bukankah sedikit berlebihan?.'.
Hong Yan yang menahan diri akhirnya tidak bisa menutup bibirnya dan mulai tertawa terbahak bahak.
"Gadis kecil pffft, hahaha ha. Di mata saudara Zhao kalian adalah tiga gadis kecil pembuat masalah, 3 gadis berusia lebih dari 20 tahun di anggap gadis kecil oleh pria yang belum genap berusia 20 tahun. Ini, ini... Haha ha.".
Mendengar Hong Yan yang tertawa terbahak bahak, wajah ketiga gadis tersebut semakin terlihat gelap.
"Saudara senior Hong Yan, sepertinya anda ingin bertemu leluhur kami.".
Hong Yan yang mendengar ancaman Chang Yu langsung membeku, memikirkan leluhur para gadis ini yang sudah mencapai ranah para dewa semu .
"Eh ini tidak tidak saudari Chang Yu, tidak seperti itu. Mungkin bagi saudara muda Zhaolong anda bertiga gadis kecil pembuat onar.
Tapi bagiku kalian bertiga adalah gadis dewasa yang anggun hehe.".
Chang Yu dan dua gadis lainnya yang mendengar ucapan Hong Yan, mengangkat dagu mereka dan mendengus dingin.
Melihat ucapannya bisa sedikit menenangkan ketiga gadis ini, Hong Yan buru buru mengalihkan pembicaraan.
"Anu saudara Zhao, sebenarnya kami dua saudara laki laki bersama empat saudari perempuan mengunjungi anda untuk meminta intruksi anda berlatih teknik pernafasan setelah anda sembuh.".
Zuan yang berdiri di belakang Hong Yang dengan tangan di silangkan di dada juga sedikit mengangguk meskipun sedikit enggan belajar kepada juniornya sendiri, namun teknik yang di buat juniornya adalah jalur baru yang belum pernah ada di dunia kultivasi.
"Ah, jadi ini alasan kalian datang bersama sama. Saya tidak keberatan, namun saya akan membutuhkan kalian berjanji sebelum mempelajari teknik pernafasan.".
Mendengar Zhaolong mengajukan syarat, ke enam orang yang berada di ruangan villa Gunung Han mau tidak mau menatap tajam ke arah Zhaolong yang sedang berbaring.
"Janji seperti apa saudara Zhao? Selama syarat yang anda sebutkan bukanlah hal yang melanggar larangan para pembudidaya suci maka kami tidak terlalu keberatan.".
Zhaolong menatap langit langit vila dan mulai berbicara dengan perlahan.
"Seperti yang kita semua tahu, pembudidaya hanya di bagi menjadi 2.
Ke enam orang di dalam vila mengerutkan kening ketika mendengar ucapan Zhaolong, karena dunia kultivasi saat ini memiliki sistem pembagian.
Kultivator Suci adalah mereka yang menjalankan kultivasi sesuai metode umat manusia, sedangkan kultivator Iblis adalah mereka yang menjalankan metode kultivasi mengikuti jalan para Iblis yang kejam dan tentu saja umat Manusia dan Iblis adalah musuh bebuyutan.
"Bagaimana bisa anda mengatakan hal seperti itu saudara Zhao? Anda harus tahu bahwa sistem pembagian 2 jalur budidaya di buat oleh 4 kekaisaran dan di sepakati bersama setelah jutaan tahun lamanya.".
Mendengar penolakan Hong Yan, Zhaolong memejamkan matanya dan mendesah.
"Memang sulit di terima, bagi kalian yang sudah mengenal sistem pembagian pembudidaya sejak lama.
Hanya saja saya ingin bertanya, apa alasan kalian menjadi seorang pembudidaya atau apa yang ingin kalian capai setelah menjadi pembudidaya yang kuat?.".
Ke enam orang di dalam ruangan vila mulai tenggelam dalam lamunan dan memikirkan apa alasan latihan siang dan malam mereka selama ini.
Yang pertama menjawab adalah Zuan yang selama ini hanya diam.
"Aku tidak terlalu memikirkan hal hal seperti itu, tapi satu hal yang pasti.
Di dunia ini jika anda lemah, maka anda hanya menjadi batu loncatan bagi orang lain.".
"Jadi alasan anda ingin menjadi kultivator yang kuat adalah karena harga diri anda tidak mengizinkan anda di pijak pijak oleh orang lain?.".
"Sepertinya begitu, bukan?.".
Zhaolong mengangguk setuju, tidak perduli apa. Selama itu manusia, pasti mereka memiliki sesuatu yang ingin di capai atau sesuatu yang mereka percayai untuk terus melanjutkan perjalanan hidup yang panjang.
Entah mereka menyadarinya atau tidak, semua manusia memiliki tujuan yang berasal dari sebab yang menghasilkan akibat untuk melanjutkan hidup dengan penuh keyakinan dan itu di sebut dao atau jalan dalam dunia kultivasi.
Hong Yan yang telah menemukan jawaban juga mulai membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan Zhaolong.
"Saya ingin menjadi kultivator yang kuat agar bisa melindungi keluarga saya dan meneruskan garis keturunan keluarga Hong.".
__ADS_1
Sedangkan keempat gadis yang lain hanya bisa mengerutkan kening dengan wajah kebingungan, sepertinya ke empat gadis ini baru menyadari bahwa mereka selama ini berlatih siang dan malam tanpa mengetahui apa tujuan hidup mereka.
"Saya yakin kalian memiliki tujuan hidup, entah kalian menyadarinya atau tidak.
Sebenarnya saya hanya ingin sedikit mengubah sistem pembagian pembudidaya saat ini dan menggunakan teknik pernafasan yang saya temukan sebagai harta bersama.
Jika kalian setuju dengan ide saya, maka saya akan membimbing kalian untuk memahami lebih dalam perihal teknik pernafasan.".
"Sauadara Zhao, tolong sebutkan ide anda dan jika itu lebih baik dari pembagian sistem saat ini maka kami tidak keberatan.".
"Saya ingin membagi para pembudidaya menjadi 3 kelompok, kelompok pertama adalah kultivator aliran putih.
Mereka adalah kultivator yang tidak akan membunuh tanpa alasan, mereka akan membantu mereka yang membutuhkan bantuan selama mereka mampu dan karena kehadiran mereka para manusia biasa merasa aman dan hidup dengan lebih nyaman dalam artian keberadaan mereka adalah berkah bagi semua alam.
Kultivator aliran putih tidak akan melihat dari sekte mana, keluarga mana, kerajaan mana, negera mana atau kekaisaran apa.
Bagi kultivator aliran putih, selama anda membantu orang lain dan kehadiran anda tidak menimbulkan hilangnya nyawa maka anda adalah saudara.
Yang kedua adalah kultivator Netral seperti kebanyakan pembudidaya saat ini yang tidak perduli dengan kehidupan orang biasa, meskipun keberadaan mereka tidak mengganggu kehidupan manusia biasa namun mereka tidak menganggap manusia biasa sebagai manusia.
Bagaimana bisa anda menjadi kultivator sedangkan anda belum berhasil sebagai seorang manusia?
Apa alasan anda tidak membantu mereka yang membutuhkan bantuan padahal anda bisa membantu dan itu tidak merugikan anda?.
Apakah anda lupa? Sebelum berlatih, anda juga dulu manusia biasa.".
Ke enam orang yang mendengar ucapan Zhaolong hanya bisa tertegun, mereka merasa wajah mereka di tampar bolak balik saat ini.
Bahkan Zuan yang memiliki sifat keras dan berapi api hanya bisa diam tanpa tahu bagaimana cara membalas.
'Anda memiliki kekuatan untuk membantu tetapi anda tidak membantu, padahal anda memiliki kekuatan untuk membantu dan itu tidak merugikan kalian.
Apa alasan anda tidak membantu? Apakah kalian lupa, kalian juga dulu manusia biasa sebelum mulai berlatih! Kultivator apa, omong kosong apa! Bagaimana bisa anda menyebut diri anda sebagai kultivator sedangkan anda belum mampu menjadi manusia!.'.
Zhaolong sengaja berhenti berbicara sejenak agar ke enam orang di dalam ruangan mencerna setiap kata katanya.
Mereka berenam yang menghayati ucapan Zhaolong, memiliki pemahaman masing masing tentang setiap kalimat yang Zhaolong ucapkan.
Tapi mereka hanya bisa diam dan menyadari bahwa selama ini mereka memang menganggap manusia biasa yang tidak berkultivasi sebagai manusia yang lebih rendah atau bahkan kehidupan mereka yang kurang lebih 60 tahun itu sama dengan semut.
Meskipun mereka tidak mau mengakuinya, namun ke enam orang itu tahu di dalam hati mereka bahwa ucapan Zhaolong memang benar.
Hong Yan yang tenggelam dalam pikirannya mulai meragukan jalan hidupnya saat ini.
"Untuk apa saya berlatih keras? Mampu memindahkan gunung dan membelah lautan namun keberadaan saya tidak mampu membuat perubahan yang baik kepada makhluk di sekitar saya.
Bukankah berarti hidup saya selama ini sia sia?.".
Mendengar Hong Yan bergumam mencela diri sendiri, Zhaolong mengangguk setuju karena Zhaolong memiliki tujuan yang lebih besar.
Untuk tumbuh dengan aman, Zhaolong butuh banyak mata dan telinga.
Zhaolong perlu mengetahui situasi pasti dunia kultivasi saat ini, berapa banyak kultivator yang berada pada ranah dewa dewi abadi saat ini.
Berapa banyak orang yang harus di jauhi dan di jadikan teman, agar dia bisa mencapai puncak kultivasi dan menghancurkan dunia dengan tangannya sendiri.
Maka dari itu Zhaolong butuh banyak mata dan telinga agar bisa melangkah dengan hati hati, untuk memastikan dirinya tidak mati sebelum mencapai puncak kultivasi.
Dan salah satu cara untuk mengembangkan banyaknya mata dan telinga adalah dengan membentuk kelompok kultivator yang terikat dengan satu pemikiran.
Mereka yang satu pemikiran akan saling bahu membahu dengan bangga seperti komunitas di kehidupan sebelumnya, entah itu organisasi masyarakat ataupun organisasi agama.
Biarkan mereka yang memiliki pemikiran yang sama bergabung dalam sebuah kelompok dengan suka rela dan bangga! Apalagi jika tujuan mereka terlihat mulia, maka mereka akan membujuk orang orang di sekitarnya.
Jika Zhaolong berhasil membuat kelompok kultivator aliran putih, maka dia akan mampu memonopoli berita dunia kultivasi dengan embel embel kepentingan kultivator putih dan semua umat manusia.
"Dan kelompok terakhir adalah kultivator aliran hitam, mereka adalah kultivator yang keberadaannya membahayakan umat manusia maupun kultivator lain.
Mereka yang merampok,membunuh, berbuat kriminal karena memiliki kekuatan untuk memuaskan ke egoisan diri sendiri akan di masukan dalam kelompok kultivator aliran hitam dan tugas utama para kultivator aliran putih adalah membunuh mereka.".
Ke enam orang yang berada di dalam ruangan membuka mata dengan terbelalak saat ini, pembagian Zhaolong tentang para kultivator lebih dalam namun tidak rumit.
__ADS_1
Itu seperti mengelompokan manusia dengan tujuan mulia,manusia yang tidak perduli seperti udara dan manusia yang berbuat kriminal tanpa ada hakim yang mengadili mereka.
"I-ini suadara Zhao, ide anda benar benar baru. Jika rencana ini dapat di realisasikan maka ide anda dapat merubah pola kehidupan kultivator saat ini! Tidak, bahkan ide anda mampu mengubah pola dunia ke arah yang lebih baik!.".