Rintik Luka

Rintik Luka
Hadiah


__ADS_3

"Zero mistake." Ujar Bara menutup apel pagi pada semua karyawannya. Hari ini ia kembali memantau restorannya dan meminta laporan, mulai dari keuangan, stok dan perkembangan restoran pada Manager yang ia tugaskan.


Setelah selesai, ia kembali ke ruangannya dan berlalu dari sana. Semua pegawai, baik Waiter, waiters dan bagian cooking kembali pada kegiatan mereka masing-masing.


Aira dan beberapa rekannya sesama pelayan, mulai menata meja dan merapikan yang perlu dirapikan.


Terlihat beberapa pelanggan yang telah datang tak lama setelah restoran buka. Semua karyawan bersiap dan berbagi tugas untuk menyambut tamu.


Aira menuju meja 11 yang berada di sudut restoran. Terdapat tiga orang pelanggan yang sudah meninggu.


Aira memberi salam dan senyum pada tamunya


"Selamat pagi, selamat datang di restoran F&Fours." sapanya sambil menyerahkan menu kepada para tamunya.


Aira dengan sigap mencatat semua pesanan tamunya. Setelah selesai, segera ia membawa pesanan tamu meja 11 tadi dan menyerahkan pada bagian cooking.


Seolah tak ada habisnya tamu-tamu yang berdatangan, tak ada waktu bagi Aira untuk bisa duduk barang sebentar. Aira bersyukur, setidaknya dengan banyaknya tamu dapat membuatnya sedikit melupakan perkara kejadian tak mengenakkan kemarin.


"Nona manis!" Panggil tamu yang duduk di meja 3. Aira yang melihat tatapan tamu tadi bermaksud padanya, membuatnya mengayunkan kakinya ke meja tadi. Disana terdapat 5 orang lelaki dengan setelan kantoran. Maklum sudah masuk waktu makan siang dan memang restorannya dekat dengan kantor-kantor yang menjulang tinggi di ibukota.


Aira kembali melakukan prosedur kerja, senyum, sapa dan sopan pada tamunya.


"Mau pesan apa, pak?" Tanyanya memberikan buku menu di meja tamunya.


Beberapa lelaki di meja itu saling tertawa da lirik-lirikan entah apa yang ditertawakan.


"Jangan panggil pak, dong. Panggil akang aja" Ucapnya sambil berkedip yang seketika membuat teman-temannya semakin tertawa melihat keisengan temannya.


Aira hanya bisa mengangguk menanggapi kelakuan tamunya. Tamu jenis ini sudah sangat banyak dilalui. Dan berlaku profesional adalah yang terbaik.


"Baik." Jawab Aira lagi.


"Saya mau pesan, Beef katsu, Wagyu tenderloin steak yang medium rare."

__ADS_1


Aira mencatat semua pesanan tamu di meja 3 tadi.


"Mohon ditunggu pesanannya" Aira menunduk dan tersenyum sebelum meninggalkan meja 3 tadi. Namun belum sempat ia jalan, kembali ia di cegat.


"Jangan lupa ya, sekalian nomer ponselnya nanti saat menu datang, nona manis." Ujar laki-laki yang tadi sempat melontarkan guyonan padanya.


Aira tidak menjawab, hanya senyum hormat yang ia berikan sebagai jawaban dan berlalu dari sana.


Setelah menyimpan pesanan tamu tadi di table, Aira akhirnya bisa duduk setelah dilihat tak ada lagi tamu yang datang.


"Nih minum!" Sodor Sintya di depan wajahnya. Aira yang memang sangat kehausan, segera membuka tutup botol dan meminumnya.


"Makasih, Sin."


"Capek?"


"Tidak sama sekali, kisanak. Saya sangat bugar hari ini karena selalu ada elang yang menemani saya melayani para tamu kerajaaan!" Jawabnya sarkas. Sudah tahu, bertanya lagi.


Sintya tertawa mendengar jawaban sahabatnya. Sintya memang sangat suka menggoda Aira yang manis-manis galak, menurutnya.


"Napa tuh tamu dari tadi natap lo kek gitu, sih?"


Aira mengikuti arah pandangan Sintya dan membenarkan apa yang Sintya katakan.


"Yang mana?" Tanyanya pura-pura tak tahu.


"Yang meja 3. Matanya jelalatan dari tadi. Tangan gue udah gatel pengen nabok tuh matanya." Selain jahil, Sintya juga memiliki kesabaran setipis tisu dibagi tujuh.


"Hush, mulutnya." Ujarnya gemas sambil menjepit bibir depan Sintya menggunakan jarinya.


"Didengar Pak Bos kena marah, lo. Biarin aja, sih. Yang penting tamunya masih dalam batas sopan dan nggak kurang ajar."


"kurang ajar versi lo tuh yang..." Ucapan Sintya terpotong saat mendengar bunyi pesanan yang siap diantarkan.

__ADS_1


"Lanjut nanti ya pembicaraannya. Gue mau bawa pesanan tamu gue dulu." Aira berlalu dari sana dan membawa makanan tamu yang duduk di meja 7.


Setelah beberapa lama, pesanan pada meja 3 akhirnya selesai. Aira pun mengatarkan pesanan sambil mendorong troli menuju ke meja tadi.


Kembali Aira mengangguk sopan sebelum menata pesanan tamunya di meja. Setelah mempersilahkan tamunya makan, kembali ia di singgasananya duduk bersama Sintya dan rekannya yang lain yang juga sedang istirahat.


Hari yang melelahkan, setelah selesai jam kerja, mereka semua pun akhirnya bisa bernafas lega karena sudah waktunya pulang dan istirahat yang tenang di rumah.


"Good job untuk hari ini, guys." Ujar Bara di tengah-tengah resto malam itu. Semua karyawan telah berkumpul dan menunggu Pak Bos mereka selesai berbicara. "Mohon maaf jika saya membuat waktu kalian jadi terhambat, tapi saya mau memberikan sedikit pengumuman."


Semua karyawan mendengarkan dengan seksama, kira-kira apa yang akan Pak Bos mereka katakan malam itu.


"Berkat kerja keras kalian, pemasukan F&Fours meningkat pesat. dan sebagai hadiahnya... saya akan memberikan hadiah liburan untuk seluruh karyawan ke puncak cisarua bogor dan kita semua akan menginap selama dua hari disana." Riuh tepuk tangan menggema malam itu mendengar hadiah yang diberikan Pak Bos mereka. Kapan lagi coba dapat jadwal liburan selama dua hari.


"dan untuk kendaraannya, akan ada bus yang mengantar kesana nantinya. Oleh karena itu, saya harap dengan adanya hadiah yang saya berikan ini membuat kalian semakin rajin, disiplin, profesional dan tentunya, Zero mistake. Paham?!"


"Paham, Bos." Sahut seluruh karyawan malam itu.


Setelah selesai dan dipersilahkan untuk pulang, Aira akhirnya membawa kendaraannya menuju ke rumah. Tak lupa ia membeli makanan di pinggir jalan untuk orang rumah, karena hari ini adalah hari gajiannya.


Namun tanpa ia sadari, ternyata ada satu kendaraan pribadi yang terus membuntutinya sampai ia tiba di depan rumah barulah mobil tadi berlalu dari sana.


🌧️🌧️🌧️🌧️🌧️


Happy reading


Hy, readers. Aku cuma mau bilang, kalau kalian suka sama Cerita ini jangan lupa di like, komen, vote dan tentu saja save in ur library. Setiap kali author update cerita, pemberitahuan akan masuk ke aplikasi kalian. Sangat berharap semoga kalian jangan menjadi silent reader.


Novel ini adalah novel ke 3 yang aku lanjutin ceritanya. Cerita ini tuh udah realese dari tahun 2021 keknya, tp baru lanjut nulisnya baru sekarang. Dan dampak dari kemalasan aku, pembaca aku jadi menurun & mungkin aja udah lupa sama cerita ini.


Tapi aku berharap, semoga kalian bakalan pada suka cerita ini, yg nantinya bakalan banyak makna hidup yg akan aku sisipkan di dalamnya.


udah dulu ya, Bye❤️😙

__ADS_1


Salam story from By_me LM


__ADS_2