salahkah menjadi janda?

salahkah menjadi janda?
kehidupan yang biasa


__ADS_3

Lula, merupakan putri dari pasangan Tuan Brahata dan nyonya Brahata mempunyai penampilan yang bisa dibilang lumayan menarik untuk gadis seusianya..


gadis dengan rambut panjang sepinggang, bergelombang..


mempunyai kulit kuning Langsat khas Indonesia..


lesung pipi disebelah kanan..


tinggi 155cm..


"Lula.. pulang kantor, kamu mau langsung pulang atau bagaimana?" tanya Aris teman dekat Lula


"langsung pulang deh kayaknya ris, capek soalnya" ujar Lula


saat ini Lula bekerja disalah satu perusahaan ekspedisi dikota T. setelah lulus SMK, Lula melanjutkan pendidikan S1 nya dimalam hari dan kegiatan di pagi hingga sore hari dihabiskannya untuk bekerja..


biarpun berasal dari keluarga yang mapan, tidak membuat Lula berpangku tangan dan meminta kedua orang tuanya untuk memenuhi kebutuhan sekundernya..


Lula, yang saat ini berusia 19 tahun termasuk anak yang sangat rajin, ceria, dan memiliki kesederhaan dalam kehidupan sehari - harinya..


ketika jam ngantor berakhir ..


"Lula.. aku antar hari ini mau?" tanya Aris sambil menyamakan langkah kakinya dengan Lula menuju pintu keluar perusahaan dimana tempat mereka bekerja.


"aku, pulang sendiri aja dek ris.. lain kali aja ya.." tolah halus Lula pada Aris dengan memberikan senyumnya..


deg..

__ADS_1


deg..


seketika, detak jantung pria tersebut menjadi tak beraturan setelah melihat senyuman Lula..


ada rasa yang aneh, bahagia, yang dirasakan Aris, terdapat hasrat untuk memilik lebih.. namun ia cukup sadar bahwa mereka hanya teman saat SMK, kuliah, dan kantor..


Aris merupakan putra dari tuan Setiawan dan nyonya Setiawan..


Aris pun saat ini berusia 19 tahun..


memiliki tinggi 180cm, kulit sawo matang, berbadan tegap, dan memiliki gisul disebelah kiri..


sesampainya mereka dipintu keluar, Lula melangkahkan kakinya menaiki ojol yang telah dipesannya tak lupa melambaikan tangan pada rekan kerjanya berpamitan tidak terkecuali dengan Aris..


"sampai ketemu besok yaa..." ucap Lula sambil tersenyum..


"Woi, kalau suka di ungkapin.. nanti keburu disalip orang lain .." ujar Riko


Aris hanya bisa tertawa, lalu berjalan mendekati motornya yang telah terparkir di parkiran kantor ..


sesampainya dirumah..


"bunda, Lula pulang.." ucap Lula pada nyonya Brahata sambil mencium punggung tangan wanita yang telah melahirkannya tersebut


nyonya Brahata tersenyum, lalu mencium kening putri kesayangannya..


"iya sayang.. istirahat dulu, habis itu mandi dan makan ya sayang .."

__ADS_1


"iya bunda.."


Lula pun melangkahkan kakinya menaiki kamarnya yang terletak dilantai dua.


setelah memasuki kamarnya, Lula merebahkan diri di kasur hingga tanpa ia sadari ia pun tertidur..


tok.. tok.. tok..


"Lula.. ayo kita makan" ajak nyonya Brahata yang telah masuk kekamar putrinya..


nyonya Brahata melihat anak gadisnya tertidur dengan masih mengenakan pakaian kerja hanya bisa tersenyum. tak lama, bulir air mata mengalir di sudut matanya ..


dengan lirih ia berucap " maaf kan ayah dan bunda ya nak"


setelah menghapus bulir airmatanya, ia pun membangunkan putri nya dan mengajaknya makan malam bersama..


setelah makan malam, tuan dan nyonya bharata memanggil Lula yang sedang berada di kamarnya untuk menyatakan keinginan mereka..


"Lula.. kemari sayaaang, ada yang ingin bunda dan ayah katakan." ujar nyonya Brahata.


tak lama berselang, Lula pun datang menghampiri mereka yang berada diruang keluarga yang tak jauh jaraknya dari kamarnya.


"i.. iya bunda, ada apa?" tanya Lula bingung.


"sini nak, duduk. ada yang ingin ayah katakan." ucap tuan Brahata sembari menepuk ruang kursi disebelahnya pada Lula.


lalu, bagaimakanah kelanjutan dari kisah Lula tersebut??

__ADS_1


__ADS_2