Sebungkus Aksara Luka

Sebungkus Aksara Luka
Bisakah Aku


__ADS_3

Teruntuk kita di masa depan.


Sedari dulu aku terbiasa melakukan apapun seorang diri.


Kali ini, saat aku berharap akan hidup ku pada mu, tolong mengertilah.


Hidup tanpa kasih dan sayang mu, seperti mengarungi samudra tanpa nahkoda. Hanya terombang-ambing di lautan luas.


Saat badai datang, sanggupkah aku melewati setiap rintangan?


Ooohhh....


Bisakah aku hidup tanpa mu saat ikrar janji suci tersumpahkan dari mulut mu beberapa tahun lalu...?


Kapal ku karam...


Sayang, kemarilah bantu aku bebenah rumah tangga kita. Ku mohon jangan berpaling, lihatlah tempat bernaung kita yang hampir retak.


Kuatkan aku di tiap doa mu, di tiap langkah mu ingatlah, hanya aku yang ada di dalam diri mu.


Mengertilah, jangan membatu hanya karena hawa dingin lautan.


Mari kita saling bergandengan dalam setiap langkah kita.


Perlahan akan terasa hangat dengan kita saling berpelukan...


Seberapapun aku marah, seberapa pun aku membenci mu, entah kenapa aku tidak bisa meninggalkan mu...

__ADS_1


Kau tahu aku sangat mencintai mu, namun jangan pula kau terlalu sering mengabaikan ku...


Jika kamu terlalu lama mengabaikan ku, aku takut akan ada ruang kosong dalam hati ku.


Dan jika itu terjadi, kau tahu aku bisa pergi dengan melewati celah kosong itu...


Aku yang terlewat mencintai mu hingga menjadi bodoh terbutakan oleh sikap mu.


\=\=\=


Entah bagaimana bisa aku hidup tanpa mu. Meski di setiap hidup ku, kamu tidak pernah berharap hidup bersama ku.


Bagimana hidup mu dengan rasa terpaksa hidup bersama ku yang selama ini kamu sanjungkan?


Kali ini, aku lebih suka berdiam diri, rasanya sudah terlalu lelah untuk berdebat.


Aku tak tahu lagi apa yang harus aku lakukan, sungguh aku terlampau lelah untuk menjalani hidup ku yang tak menapaki jalan ini.


Aku tak seperti yang dulu,


Kuatkan aku di setiap langkah yang ku tapaki. Rasa ini ingin ku pendam. Tak ingin ku bagi, percuma tak akan ada yang tahu bagaimana rasa yang ku rasa ini.


Kuatkan aku di setiap hari.


Kuatkan aku untuk bertahan sehari lagi, untuk bertahan dan bertahan lagi dari hari ke hari. Hingga aku tak tahu lagi entah yang keberapa hari aku bertahan.


Aku kuat menjalani hidupku. Kali ini, demi anak ku... apa pun akan ku coba untuk melakukannya. Aku tak ingin anak ku seperti ku.

__ADS_1


Kuatkan aku, lagi, lagi dan lagi...


Aku percaya aku bisa melewati jalan tajam yang berliku ini. Hidup kita sama, yang berbeda hanyalah aku lebih suka jalan memutar dari pada hidup mencari jalan pintas...


Yakin aku bisa...


\=\=\=


Teruntuk aku di masa depan...


Aku tahu kamu terlalu mencintai pria setia yang bersama mu kali ini. Ingatlah, dia salah satu laki-laki yang menjadikan mu wanita hebat. Ingatlah bahwa kamu mencintainya, bahwa kamu takut untuk kehilangannya.


Dia...


laki-laki hebat yang selalu bersama mu dalam suka dan duka.


Dia...


laki-laki yang sudah menjadikan mu ibu untuk anak mu.


Bersabarlah, kuatlah dalam menjalani bahtera rumah tangga yang selama ini telah kamu bina bersamanya. Yakinlah untuk kebahagiaan kalian bersama...


Aku hanyalah sebatas masa lalu yang akan selalu menjadi bayangan mu di masa depan. Percayalah pada kekuatkan kalian bersama...


Jangan lupa untuk selalu tersenyum...


:)

__ADS_1


dari aku masa lalu yang selalu mencintai mu, untuk masa depan ku yang cerah dan penuh rasa bahagia...


__ADS_2