
Eps 11 {|[secret royal vampir]|}
Eps sebelum nya
"Itu adalah nama nama para vampir yang sangat kuat, bahkan vampir tingkat tinggi sendiri pun sangat susah untuk mengalahkan nya" Ucap axel dengan raut wajah gembira
Ryan menyangkal bahwa dia bukanlah vampir kelas atas tersebut, bahkan dia sama sekali tidak tau tentang daftar itu
"Sudah lah axel, sepertinya kau salah orang. Bukan kah banyak seseorang yang bernama sama seperti ny"ucap erren
" Kau benar nona" Kata axel yang merasa kecewa
Di sisi Ace dan yang lain
Saat itu sudah hampir jam 12 malam namun entah kenapa Ace dan ezra masih saja bersantai santai.
"Hei kalian, bukan kah sudah hampir jam 12 malam, seharusnya kita pergi" Ucap Steve kepada Ace dan ezra
"Ah.kau benar steve, kita harus segera pergi" Jawab ezra kepada steve
Mereka pun akhirnya pergi menuju istana vampir.
Beberapa waktu berlalu, akhirnya mereka pun sampai di istana raja vampir.
Di sisi erren dan yang lain
Lia mendekat ke arah Ryan dan bertanya "apa tujuan mu datang kemari?" Namun Ryan hanya diam menatap wajah nya. "Hoi, kau ngga dengar apa yang ku katakan tadi?!" Ucap lia menarik kerah baju Ryan.
Ryan memegang pergelangan tangan lia dan berkata "ini bukan urusanmu, lebih baik kau tidak usah ikut campur dengan urusan ku" Mendengar hal itu, lia marah. Dia mengangkat tangan nya dan bertujuan untuk menampar Ryan. Namun, Ryan berhasil menangkis tamparan lia.
Melihat hal tersebut erren segera memisahkan mereka berdua "hei, kalian ini bisa ngga lebih dewasa sedikit" Ucap nya sambil menatap dingin kepada Ryan dan lia.
Tiba tiba saja raja berbicara dan mengatakan "sudah sudah, kalian jangan bertengkar karena, mereka sudah datang" Ucap sang raja, erren dan yang lain kebingungan dengan apa yang di katakan raja
"Bruuuuk"
terdengar suara yang amat keras. Tiba tiba Ace dan Ezra muncul dari atas atap menuju ke tempat erren dan yang lain.
" Woe, masuk kewat pintu bego, jangan lewat atap! " Ucap steve dari atas atap menatap ke Ace dan ezra.
Ace yang mendengar kata steve pun menjawab "iya iya, lain kali lewat pintu kok" Ucap nya sambil mengusap leher nya sendiri
Melihat kemunculan mereka Ryan kaget dan segera pergi dari sana.
" Yo semua, maaf mengganggu. Ezra tangkap dia! "Ucap Ace Memerintah ezra dengan sangat senang nya.
Ezra pun berlari untuk menangkap Ryan. Yang saat itu kabur
Tak lama kemudian Ryan tertangkap oleh ezra, Ryan berusaha memberontak, namun sayangnya itu tidak berhasil. Ezra pun segera membawa Ryan pergi.
Ace tersenyum kepada erren dan yang lain " Baiklah semua nya, maaf telah membuat kerusuhan. Sampai jumpa lagi" Ucap Ace sembari meloncat ke atas atap. Lia berusaha untuk menangkap nya, namun dia tidak berhasil menangkap ace.
__ADS_1
Setelah kejadian itu Ace, ezra, steve dan Ryan pergi meninggalkan erren dan yang lain.
"Cih, sialan. Kenapa dia sangat lincah" Ucap lia yang sangat kesal.
Erren yang kebingungan mendekati raja vampir dan bertanya "Ayah, apakah kau mengetahui siapa mereka? " Erren bertanya kepada ayah nya. Ayah nya memalingkan wajah dan hanya berkata "ya, aku tau siapa mereka" Ucap nya.
Erren kembali bertanya "memang nya siapa mereka? " Tanya nya, raja pun menjawab "maaf aku tidak bisa memberi tau mu.
Mendengar perkataan raja, erren merasa curiga dengan identitas mereka.
Erren menanyakan ke raja dimana tempat perpustakaan di istana.
Setelah dia menanyakan nya, ia pun langsung pergi ke perpustakaan meninggalkan axel dan lia.
Setelah dia sampai, erren membaca banyak buku untuk mencari tau identitas mereka "Ah, sial dimana sih buku nya" Ucap erren yang merasa kesal.
Tak lama erren membaca banyak nya buku, dia menemukan buku yang sudah sangat kotor bahkan hampir rusak.
*:..histoire des vampires..:*
Tak lain adalah sebuah buku yang menceritakan tentang sejarah vampir dari abad ke-18. Arti dari judul buku itu sendiri tidak lain adalah.
"sejarah vampir" Ucap erren sambil membersihkan buku itu.
Karena sepertinya erren sudah menemukan buku yang dia cari, dia pun langsung membaca buku tersebut dengan serius.
_peringatan, cerita ini hanya khayalan dari author nya, jadi jangan di anggap serius_
Karena hal itu, manusia menganggap bahwa vampir adalah mahkluk yang berbahaya, dikarenakan dia yang abadi. Tapi, ada beberapa manusia yang mempercayai bahwa vampir itu sangat takut dengan bawang dan sinar matahari, Namun sayangnya mereka salah.
Vampir adalah mahkluk abadi, karena itu mereka sama sekali tidak takut akan apapun. Namun, ternyata ada satu cara untuk membunuh vampir, yaitu dengan menusukkan sesuatu yang tajam ke jantung nya.
Kembali ke sisi erren.
Membaca hal tersebut, erren sangat khawatir jika suatu saat ada yang mengetahui tentang kelemahan vampir.
Erren pun menyimpan buku tersebut dan kembali ke tempat yang lain
Sedangkan di sisi Ezra dan yang lain
Di perjalanan Ryan terus berteriak untuk di minta melepaskan ikatannya. Namun sepertinya, ezra dan yang lain pura pura tidak dengar supaya dia bisa diam. Namun ternyata salah, Ryan malah semakin memberontak untuk di minta melepaskan ikatannya." Woe! Lepasin gue!!" Ucap Ryan.
Karena lelah akan tindakan Ryan, mereka buru buru untuk sampai ke penginapan.Beberapa waktu berlalu, akhirnya mereka sampai di penginapan.
Di sisi lucifer
Saat pertemuan terakhir nya dengan Ace dan yang lain, tak di sangka ternyata lucifer pergi ke negara lain yang sangat amat jauh. Di sana tujuan nya masih menjadi rahasia. Yang jelas, tujuan nya adalah untuk membunuh erren dan orang terdekat nya.
Di suatu tempat yang penduduk nya sangat padat. Lucifer sedang berkeliling untuk mencari seseorang yang ingin bertemu dengan nya. Tak lama kemudian, akhirnya dia menemukan orang yang dia cari.
Lucifer menghampiri diri nya.
__ADS_1
"Excuse me...are you Miss Gissel? "Tanya Lucifer yang menggunakan bahasa Inggris yang berarti "Permisi...apakah kamu nona Gissel?
wanita itupun menjawab "Yes I am gissel, Are you Rendy? " Yang artinya "ya saya gissel, apakah kamu Rendy? "
Pemberitahuan:
Di negara lain Lucifer akan di beri nama samaran agar identitas nya terjaga.
Setelah mereka bertemu, Lucifer mengajak gissel ke sebuah kafe di dekat sana. Mereka masuk ke sebuah kafe dan mencari tempat duduk yang kosong.tak lama mencari,mereka duduk di sudut dekat jendela
"So... Have you brought the things I want right? " artinya "Jadi... Apakah kamu sudah membawa barang yang ku ingin kan" Ucap Lucifer dengan tatapan serius.gissel mengangguk dan mengeluarkan sesuatu dari tas nya. Setelah itu dia langsung memberikan nya kepada Lucifer.
Lucifer tersenyum kepada gissel dan berkata "Thanks for helping me" Yang berarti " Terima kasih sudah membantu ku" Gissel tersipu karena melihat senyuman Lucifer "a- no problem..."
Setelah itu Lucifer pergi dari kafe itu dan langsung kembali ke hotel tempat dia tinggal untuk sementara ini.
Dia memasuki kamar nya dan melompat ke arah kasur, tiba tiba saja ada panggilan telepon dari orang yang tidak di kenalnya.
"Agggh siapa lagi sih!?" Lucifer berteriak dengan kesalnya. Dia pun mengabaikan panggilan telepon tersebut dan membiarkan telepon itu terus berdering.
Disisi erren dan yang lain.
Karena hari sudah malam, raja vampir menyuruh erren dan yang lain untuk istirahat, tentu saja kamar dari mereka berbeda beda.
Erren masuk ke kamar nya, namun dia sama sekali tidak tidur melainkan hanya membaca buku yang dia ambil di perpustakaan.
Tak lama dia membaca, ada sebuah cerita menarik yang terdapat dalam buku itu.
Pada abad ke-18 ada sebuah perang yang melibatkan antara manusia dan vampir.pada saat itu ada 1 orang yang memimpin Perang tersebut, dia bernama "Arthur"
Pada saat itu jumlah vampir masih terbilang sedikit di banding jumlah manusia dan sangat di sayangkan, pada saat itu manusia mengetahui kelemahan vampir dan karena itu, di saat peperangan di mulai, banyak vampir yang mati dan menjadi abu.
Di saat banyak nya vampir dan manusia yang mati, tiba tiba saja muncul 3 orang vampir yang memakai topeng membantu Arthur dan pasukan vampir yang lain.
Setelah peperangan berminggu minggu, pada akhirnya pihak manusia dan vampir menyatakan untuk berdamai.
Karena peperangan tersebut sudah selesai, ketiga vampir itu pun tiba tiba menghilang tanpa meninggal kan jejak.
Namun sepertinya, Arthur mendapat sebuah surat yang berisikan identitas para ketiga vampir itu.
Di sisi erren
Dalam hati, erren berpikir "Arthur" Yang ada dalam cerita nya tersebut adalah ayah nya yang sekarang menjadi raja vampir, tapi erren masih penasaran, kenapa ayah nya tidak menyuruh seseorang untuk menemukan ketiga vampir tersebut Pikirnya. Di akhir halaman, dia melihat sebuah tulisan yang asing baginya.
_Ποτέ μην παρεμβαίνεις σε πράγματα που είναι πέρα από τις δυνατότητές σου_
Tulisan itu terukir di akhir halaman buku tersebut, erren sama sekali tidak mengetahui arti dari tulisan itu.
Karena dia sudah sangat lelah berpikir, erren pun memutuskan untuk tidur dan akan berdiskusi besok dengan lia.
bersambung
__ADS_1