
Eps 3 {[|secret royal vampir|]}
eps sebelum nya
"lalu, kenapa aku merasa bahwa dia lebih kuat dariku" tanya Lucifer sambil menunjuk ezra dan menatap Ace.
"karena kau lebih lemah dari ku" ujar ezra dengan judes.
"jangan ke geeran rez,tapi emang benar sih" kata Ace.
"aku membutuhkan jawaban yang pasti, bukan sebuah candaan.
" iya iya, itu karena kekuatan mu telah di serap duluan oleh wanita tadi. " Ace tersenyum dengan wajah yang sungguh aneh.
mendengar Ucapan Ace, Lucifer kaget. "t-tapi bagaimana bisa?!" ujar nya
"itu karena salah satu kemampuan nya adalah menyerap kekuatan lawan nya. jadi, semakin lama kau bertarung dengan nya semakin cepat pula kekuatan mu terserap" ucap Ace sambil tersenyum.
Seketika ezra memotong pembicaraan mereka berdua.
"karena pembicaraan kita sudah selesai, lebih baik kita pergi Ace" ucap ezra sambil pergi dari sana. "he- tungguin! " Ace yang tertinggal segera berlari menyusul ezra.
tiba tiba saja Lucifer berteriak dengan kencang nya dan berkata "hei, ingat! aku masih kesal karena kalian mengagalkan rencana ku! " namun,Ace dan ezra sama sekali tidak mendengar apa yang di kata kan Lucifer.
•
•
•
•
malam harinya
Di sisi lain, tak di sangka ada seseorang yang melihat apa yang mereka lakukan.
"haish, sepertinya mereka semua berkumpul di sini ya, aku jadi tidak sabar bertemu" ucap nya sambil melompat dari gedung yang sangat tinggi.
"t-tunggu, gue gak bisa terbang anjim-" batin nya merasa cemas.
seketika dia mendarat ke daratan dengan posisi mencium tanah.
"a-ambulans... " ucap nya dengan keadaan hampir sekarat.
Keesokan harinya
Di rumah erren
" hufh kemarin kenapa banyak sekali yg terjadi,rasanya seperti tidak nyata saja"gumam erren
Tiba tiba saja ada yang membunyikan bel rumah erren,sesegera mungkin dia melihat siapa yg datang.
"Tap... Tap... Tap.... " Suara langkah kaki erren yang hendak menuju pintu.
Setelah sampai di depan pintu,Eren membuka pintu dan terkejut melihat bahwa yg datang mengunjunginya adalah Lucifer dan intan
"Hai erren" Kata intan sambil tersenyum. erren melihat intan yang tersenyum kepada erren. namun, di belakang intan terdapat Lucifer yang sedang melihat dirinya.
"Ke-kenapa kau datang bersama Lucifer? " Tanya erren dengan tatapan sinis.
"Hei, jangan marah dong tadi aku hanya kebetulan saja berpapasan dengan intan" Jawab Lucifer sembari tersenyum.
"Baiklah karena kalian sudah tau alasan masing masing nya, kita masuk saja" Sambil berjalan masuk.
Tiba tiba saja, erren menghadang Lucifer yang ingin masuk ke rumahnya
"Hei! Kenapa aku tidak boleh masuk? " Tanya Lucifer dengan tegas
"Ya, karena aku membenci dirimu" Jawab erren
Tiba tiba saja Lucifer mendekati erren dan berkata "berhati hati lah, di sekitar sini banyak sekali yang ingin membunuh mu" Kata Lucifer sambil tersenyum
Mendengar hal itu erren terkejut dan khawatir karena dia takut intan dalam bahaya
"Bukankah kau juga ingin membunuhku" Kata erren Dengan tatapan dingin
Lucifer pun menjawab " Tujuan ku berbeda dari mereka"
"Baiklah, aku hanya ingin bicara itu, sampai jumpa" Kata Lucifer sambil pergi dari sana dan sekejap menghilang. setelah itu erren pun langsung memasuki rumahnya
Dia menghampiri intan untuk membuat perasaan ny lebih tenang
"Jadi apa yang kau bicara kan dengannya? " Tanya intan
"Ah, ngga ada apa apa kok"jawab erren
__ADS_1
" Intan" Kata erren
Intan pun menjawab"ya kenapa? " Sambil tersenyum
" jika teman mu itu adalah mahkluk yang berbeda dari manusia ,apa kau akan memusuhinya?" Kata erren sambil merasa bersalah
mendengar hal itu intan langsung tersentak dan memegang tangan erren.
"hei! Pemikiran dari mana itu?
Yang nama nya teman kan ngga pandang bulu, kita semua itu sama" Jawab intan dengan bangga nya
"Tapi kan, itu berbahaya"kata erren merasa cemas
" tapi kau tidak"kata intan melihat ke erren sambil tersenyum
" a-apa maksudmu?"ucap erren kebingungan
"e-eh,ngga ada kok" Jawab intan
"jangan menutupinya,kau sudah tau kan kalo aku bukan manusia" Ucap erren
" eh.. iya.."jawab nya
" maaf,aku mencari tau data dirimu tanpa izin"kata intan merasa bersalah
"ngga apa kok,aku juga berencana memberi tau nya ke dirimu,tapi kau harus ingat,jangan sebarkan rahasia ku ini" Kata erren
"baik kapten! "
Saat mereka sedang berbicara, tak di sangka ada 2 orang yang sedang mengawasi erren yang bersama dengan intan
"Sepertinya mereka ini lemah,kenapa bos menyuruh kita berdua untuk mengatasinya?" Ucap seseorang misterius itu
"entahlah" Jawab rekannya
•
•
•
•
Di saat bersamaan, ezra, Ace, dan lucifer ternyata menghampiri seseorang misterius tersebut
"eh,ternyata ada Lucifer" Kata ezra sambil tersenyum ke lucifer
"ah iya.kenapa kau datang ke sini? Bukan nya kau ingin membunuh erren?" tanya ace
"Aku hanya muak dengan muka mereka, entah kenapa rasanya ingin membunuh mereka" Jawab Lucifer sambil memalingkan muka
"keliatan banget bohong nya"
batin Ace dan Ezra dengan muka datar
Tiba tiba saja, seseorang misterius tersebut berbicara dengan mereka,
Ace terkejut melihat seseorang yang berada di depan nya itu
"ngga di sangka kita bertemu lagi- - - -kelvin" Kata Ace sambil berjalan mendekat
Tak disangka, seseorang misterius tersebut adalah kelvin rekan tim nya Ace dulu
(Kelvin adalah teman nya dulu waktu kecil, namun karena sudah berpisah terlalu lama, entah kenapa sifat kelvin sudah berubah sepenuhnya)
"haha benar,kali ini aku pasti akan membunuh mu" Ucap kelvin dengan tegas kepada ace
Namun, Ace hanya terdiam mendengar omongan kelvin tersebut. Ezra melirik Ace dan berkata dalam hati "sepertinya dia sedang tidak ingin bertarung"
Ezra berjalan ke arah kelvin dan berkata
" maaf,tapi sepertinya Ace tidak ingin bertarung bersama mu,jadi ny kau akan berhadapan dengan ku" Ucap nya sambil tersenyum
" Bertarung dengan ezra? Ck yang benar saja, semua vampir tau kalo dia itu adalah vampir yg sangat brutal" Gumam kelvin
"lebih baik kita pergi" Kata kelvin bicara dengan rekannya
Setelah itu pun mereka langsung pergi dari daerah sana saat itulah keadaan kembali seperti semula
Lucifer yang melihat keadaan tersebut bingung "eh, kenapa mereka lari" Ucap nya. Dengan bangganya ezra menjawab bahwa mereka itu takut dengannya. Tiba tiba saja Ace memukul kepala ezra dan berkata "jangan mengkhayal"
Ezra kesal melihat perilaku Ace "hei! Setidaknya berikan ekspresi bangga sedikit dong, jangan hanya berekspresi datar seperti itu"ucap nya
Mereka pun berkelahi satu sama lain, mungkin akan susah memisahkan mereka:v
__ADS_1
Lucifef melihat tingkah laku mereka dengan tatapan datar "apa benar mereka ini benar benar kuat"Gumam lucifer dengan tatapan ragu
"Lebih baik aku pergi" Kata Lucifer dalam hati. Lucifer pun segera pergi dari sana tanpa Ace dan ezra ketahui
•
•
Pada malam hari, di sisi erren yang sedang berada dirumah nya
Tiba tiba saja lia masuk ke rumah erren dengan membawa sebuah rekaman video
Intan terkejut sekaligus penasaran dengan lia yang sebelumnya belum pernah ia lihat sama sekali
"Siapa dia? " Tanya intan yang kebingungan, erren langsung menjawab "a-di-dia teman jauh ku" Ucap ny yg sangat gugup. Intan tersenyum dan berkata "waaah ga di sangka teman ku ini punya teman lain selain diri ku" Kata intan
Lia menghampiri intan dan berkata "salam kenal, nama saya lia saya adalah asis-" Tiba tiba saja erren memotong pembicaraan ny dan berkata "teman ku! Dia teman ku.."ucap erren yg panik
" A-gitu ya..." Intan tersenyum kepada lia "salam kenal juga, nama ku intan" Ucap ny
Erren pun mendekati lia, dan berbicara "lebih baik kau sebut dirimu sebagai teman ku saja" Bisiknya. Lia pun mengangguk.
"jadi saya kesini hanya akan memperlihatkan apa yang terjadi setelah Lucifer pergi" Kata lia
Saat mereka ingin membuka rekaman nya,ternyata ada seseorang yang mengetuk pintu rumah erren.
Saat erren membuka pintunya, tak di sangka yang muncul adalah lucifer
" hai erren"kata Lucifer sambil tersenyum
"a-ah Lucifer" Jawab erren dengan waspada
Tiba tiba saja Lia langsung datang menghampiri mereka yang berada di depan pintu
" sedang apa kau di sini?!?"kata lia dengan tegas
"Seharusnya aku yang bertanya pada-
-tunggu dulu, apa itu? " Kata Lucifer melihat ke arah meja
Lia pun menjawab "e-eh itu bukan ap-"
Dalam sekejap,Lucifer Langsung masuk ke rumah erren dan mengambil rekaman yang di dapatkan Lia
"Eh~ sepertinya ini sebuah rekaman" Kata Lucifer
"tu-tunggu,rekaman ny!? " Kata lia panik
" sudah ada bersama ku"jawab lucifer
Setelah itu pun Lucifer langsung pergi bersama rekaman yg ia dapatkan
"erren, siapa yang datang" tanya intan.
"oh, hanya Lucifer kok, sepertinya ada barang nya yang ketinggalan" ujar erren.
•
•
•
•
Di sisi ezra dan Ace
Mereka mendapat kabar bahwa, teman lama mereka akan datang ke kota orbis
"eh, katanya Ryan bakal datang ke sini" Kata ezra
"ha?!? Serius? " Jawab Ace dengan senang
" akhirnya aku mendapatkan musuh untuk bermain game"ucap Ace dengan senangnya
" dasar otak game"ujar ezra dengan tatapan datar.
Ryan adalah seorang vampir yang sangat dekat dengan Ace dan Ezra, namun karena suatu misi, mereka bertiga berpisah 3 tahun yang lalu setelah itu pun mereka sama sekali tidak pernah bertemu sekalipun
Di sisi Ryan
" hm.. Sekarang aku sedang di mana ya?
kek nya aku buta arah.ngga peduli lah, jalan terus aja"kata Ryan sambil kebingungan
bersambung
__ADS_1