
Eps 12 {|[secret royal vampir]|}
Eps sebelum nya
Di sisi erren
Dalam hati, erren berpikir "Arthur" Yang ada dalam cerita nya tersebut adalah ayah nya yang sekarang menjadi raja vampir, tapi erren masih penasaran, kenapa ayah nya tidak menyuruh seseorang untuk menemukan ketiga vampir tersebut Pikirnya. Di akhir halaman, dia melihat sebuah tulisan yang asing baginya.
_Ποτέ μην παρεμβαίνεις σε πράγματα που είναι πέρα από τις δυνατότητές σου_
Tulisan itu terukir di akhir halaman buku tersebut, erren sama sekali tidak mengetahui arti dari tulisan itu.
Karena dia sudah sangat lelah berpikir, erren pun memutuskan untuk tidur dan akan berdiskusi besok dengan lia.
Keesokan harinya saat pagi hari di sebuah departemen Kepolisian di kota orbis, ada seorang detektif yang sedang menyelidiki kasus dikereta. Dia seorang detektif yang masih muda dan terkenal, nama detektif tersebut adalah "yui"
Yui adalah seorang detektif paling muda yang ada di dunia, dia sekarang berusia 15 tahun. Walaupun usia nya yang muda, itu tidak memperngaruhi jalan pikiran nya yang sungguh dewasa.
Yui juga memiliki asisten yang bernama "xander". Xander berusia lebih tua dari
Yui, yaitu 17 tahun. Kepintaran Xander tidak kalah dari Yui, namun sifat xander yang kekanak-kanakan membuat nya menjadi asisten dari Yui.
Pada pukul 8 pagi, yui datang lebih awal ke kantor nya. Disana dia terlihat seperti mencari cari petunjuk tentang kejadian di kereta.
Tak lama kemudian, xander datang ke kantor dengan muka lesu.
__ADS_1
Yui melihat xander yang memasuki ruangan "xan, apakah kau semalam tidak tidur? " Tanya Yui kepada xander.
Xander mengangguk ke arah Yui yang mengartikan bahwa memang benar dia tidak tidur.
Yui berjalan mendekati xander, tiba tiba saja dia menampar xander dengan keras. Orang yang berada di sana kaget mendengar suara tamparan yang keras.
"A- apakah kau baik baik saja xander? " Seorang rekan detektif menghampiri xander. "Ya gapapa, udah biasa kok" Jawab Xander sambil tersenyum lebar.
Xander mendekat ke arah Yui sambil menepuk pundaknya "Yui... Lain kali lebih sopan dong~ aku ini masih tetap lebih tua dari mu" Ucap Xander dengan senyuman yang sangat terpaksa.
Xander pun kembali duduk di meja nya dan semua sudah kembali normal.
Di sisi Ace dan yang lain di sebuah penginapan. Saat itu, Ace tidak tidur untuk menjaga agar Ryan tidak lari.
"Itu bukan urusan mu" Jawab Ryan. Setelah itu Ace menjauh dari nya dan mengabaikan nya. Tak lama kemudian, ezra dan steve akhirnya bangun dari tidurnya.
"Selamat pagi para beban" Ucap steve dengan santai nya. Ace melihat dingin ke arah steve "jangan sampai tangan ku ini menampar mu" Kata Ace sambil tersenyum. Tiba tiba saja ezra yang sudah bangun langsung menampar steve dengan keras.
Steve kaget dengan apa yang ezra lakukan "woe sakit njir" Ucap nya.
Ezra memalingkan wajah seakan tidak ada yang terjadi.
Ace merasa senang "NICE! " Ucap Ace dengan keras. Ezra dan steve kaget mendengar nya "a-ada apa Ace? " Tanya Ezra. Ace menggeleng kan kepala nya dan berjalan ke arah Ryan.
Ezra melihat ke arah Ryan "waah maaf ternyata kau masih di sini" Ucap nya sambil tersenyum. "Berisik kau! " Jawab Ryan dengan tatapan dingin.
__ADS_1
Di sisi erren.
pada pagi itu erren mengumpulkan lia dan axel di kamar nya.
"Nona, ada apa memanggil kami kesini?" Tanya lia yang merasa penasaran.
Erren menunjukkan buku yang dia Ambil dari perpustakaan.
"Lia boleh kah aku bertanya" Ucap erren menatap lia. Lia menjawab dengan penuh hormat "silahkan tanyakan apa saja nona" Jawab nya.
Erren langsung menunjukkan halaman akhir buku itu, di halaman itu terdapat sebuah tulisan yang erren sangat tidak ketahui.
Lia melihat tulisan tersebut, ia terkejut ternyata tulisan tersebut adalah bahasa yunani.
"Nona, sepertinya saya sedikit mengerti tentang bahasa Yunani" Ucap axel yang merasa percaya diri.
Axel melihat tulisan di buku itu dan segera menerjemahkan nya.
"Jangan.. Pernah ikut campur.. Dalam hal hal yang berada.. Di luar kemampuan mu" Ucap Axel.
Erren terkejut, karena sepertinya kata kata di halaman terakhir ini adalah sebuah peringatan agar tidak ada seseorang pun yang mencari tau identitas mereka.
"Nona, anda mendapatkan buku itu dari mana? " Tanya lia menatap tajam ke erren. Erren hanya bisa diam dan mengalihkan pandangan nya, dia tidak mau lia dan axel terlibat dalam masalah tersebut.
BERSAMBUNG
__ADS_1