Secret Royal Vampir

Secret Royal Vampir
eps 14


__ADS_3

Eps 14 {|[secret royal vampir]|}


eps sebelum nya


Erren kaget karena di lempar penghapus oleh gurunya. "hadir buk" Ucap erren sambil berteriak. Seisi kelas tertawa mendengar apa yang erren katakan.


"Erren, sepertinya kamu tidak suka kelas saya ya, kalau begitu silakan keluar dari kelas saya sekarang!" Ucap guru itu. Erren pun segera keluar dari kelas, dia pergi ke atap sekolah untuk menenangkan dirinya.


Di sisi lain para detektif.


Saat itu xander datang telat lagi ke kantor. "Lagi lagi kau telat, pasti karna tidur malam" Ucap yui sambil memeriksa dokumen. Xander mendekati yui dan berkata "hei.. Tadi saat ku di jalan ada hal yang mengganggu, makanya ku datang telat"


Seketika yui berhenti memeriksa dokumen. "Apa yang menggangu mu?" Tanya yui.


"Yaah.. Tadi saat di jalan, ada seorang gadis yang menabrak ku sepertinya murid sma" Ucap Xander kepada yui.


Mendengar hal itu, yui hanya diam tanpa bereaksi sedikit pun. Yui melanjutkan tugasnya untuk memeriksa dokumen.


"Cih, gk asik" Ucap Xander kembali duduk ke mejanya sambil kesal.


Kembali ke sisi erren.


Saat itu adalah waktunya jam istirahat, nata berniat untuk mengajak erren ke kantin bersama, tapi saat dia melihat kelas nya, dia sama sekali tidak menemukan erren. "Kau mencari erren ya?" Ucap salah satu teman sekelas erren. Nata menganggukkan kepalanya,setelah itu dia langsung di beri tahu bahwa erren berada di atap.


"Dari mana kau tau?" Tanya nata.


"Tadi saat aku ingin ke atap, aku melihatnya" Jawabnya. Setelah itu nata berterimakasih dan langsung pergi ke atap.

__ADS_1


"Erren!!" Nata berteriak kencang menghampiri erren. Erren kaget karena mendengar teriakan nata. Erren langsung berbalik badan dan melihat nata yang sedang berlari ke arahnya.


"K-kenapa" Ucap erren. Nata menarik tangan erren dan segera mengajak erren ke kantin. Erren yang tidak bisa apa apa hanya pasrah sambil tersenyum melihat nata.


Beberapa waktu berlalu. Nata dan erren akhirnya selesai memesan makanan, mereka segera mencari tempat duduk yang kosong.


Setelah lama mencari, akhirnya mereka menemukan tempat duduk di dekat kaca yang berada di pojokan. Mereka pun segera duduk ke sana. Saat mereka duduk, tiba tiba saja ada 5 orang yang mendatangi mereka, 3 orang cowok, dan 2 orang cewek.


"Hei! Disini meja kami, cepat kalian menyingkir" Ucap salah satu cowok tersebut. Erren dan nata mengabaikan ucapan nya, karena itu mereka kesal atas tindakan erren. "Woi, lu dengar ngga sih orang bicara" Kata salah satu perempuan di sana sambil memukul meja. Namun reaksi erren dan nata tetap saja sama, mereka sama sekali tidak mempedulikan orang orang tersebut.


Orang orang itu semakin kesal, dan pada akhirnya cewek tadi yang memukul meja segera menampar keras wajahnya erren.


Semua yang berada di sana langsung melirik ke arah suara tamparan tersebut.


Seketika mereka menjadi pusat sorotan bagi murid yang lain. "Woi dengar ya, ini adalah meja kami jadi cepat menyingkir!" Ucap nya sambil melihat wajah erren dari dekat.


"Kerja bagus erren" Ucap nata sambil tersenyum. Nata melihat sekitar ny dan berteriak "APAAN KALIAN LIAT LIAT, SANA URUS-URUSAN KALIAN SENDIRI!" Ucap nya. erren terdiam melihat tingkah laku nata.


Di saat yang bersamaan, Ryan, Ace, ezra, dan steve sedang melakukan hal yang berbaya. Yaitu, mereka berempat bertarung dalam sebuah game RPG. Di pertengahan pertandingan, hanya tersisa Ryan, steve dan ezra saja sedangkan Ace sudah kalah duluan di awal pertandingan.


"Ngga adil, aku kan kalah karna tadi pergi ambil minum" Ucap nya yang berada di pojokan. "Itu salah mu sendiri, udah tau game nya mau di mulai, ngapain kau ambil minum segala" Ucap Ryan kepada Ace. Ace merasa sedih


"semoga saja kau kalah!" Ucap Ace memalingkan wajahnya. "Dasar kekanak-kanakan" Ucap mereka bertiga dalam hati.


Tak lama kemudian, tak di sangka Ryan kalah dalam permainan. "SIAL!!bagaimana aku bisa kalah!!" Ucap Ryan merasa kesal. Ryan melihat ke arah Ace


"Ace! Ini pasti ulahmu, kau pasti mengutuk ku!" Ucap Ryan.

__ADS_1


"Mereka berdua gak ada bedanya, sama sama kekanakan" Dalam hati ezra dan steve.


Pertarungan final pun di mulai.


Ini adalah pertarungan antara steve, sang ahli komputer dan ezra sang amatir yang baru bermain game.


Saat itu steve sungguh serius bermain dengan ezra, sedangkan ezra kebalikan nya. Dia bermain dengan sungguh santai tanpa ada kecurangan sedikit pun. Apce dan Ryan yang menyaksikan terkagum kagum kepada mereka berdua yang sungguh hebat bermain game.


"Ace, bukannya ezra baru pertama kali bermain game ya" Ucap Ryan sambil melihat permainan mereka berdua.


"Aku juga tidak tau, selama ini aku tidak pernah melihat nya bermain game" Jawab Ace dengan senyuman terpaksa.


Tak terasa waktu sudah berjalan cukup lama, tapi pertandingan itu masih juga berakhir sering. "1 permainan terakhir, jika kalah tidak ada tambah ronde lagi!"


Ucap steve bersemangat.


"Mereka orang gila dalam permainan game" Ucap Ace kepada Ryan. Ryan hanya tertawa mendengar kata kata Ace. Dia menatap Ace dan berkata "kau


juga sama seperti mereka,namun yang berbeda nya. Kau lebih tergila gila untuk berpura pura baik, padahal sebenarnya kau adalah monster pembunuh"ucap Ryan dengan senyuman menyeramkan.


Ace menatap Ryan dengan tatapan membunuh " Apa maksud mu ?!" Ucap nya. "A- maaf keceplosan" Ryan menjawab nya dengan santai tanpa merasa bersalah sedikit pun.


"Ayo sedikit lagi!!" Steve berteriak keras.


Seketika suasana yang mencekam dari Ace dan Ryan sekarang menjadi sedikit lebih ringan.


Pertandingan ezra dan steve akan segera berakhir karena nyawa di antara mereka hampir habis.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2