
Eps 17 {|[secret royal vampir]|}
Eps sebelum nya
Lucifer sedang dengan santainya membaca buku, tapi tiba tiba saja ada yang mengetuk jendela kamarnya padahal kamar nya itu berada di lantai 3.
" Anjir- siapa yang ngetok jendela malam malam- jangan jangan setan" Ucap Lucifer ketakutan sambil menyelimuti seluruh tubuhnya dengan selimut.
"Senior buka jendela nya" Terdengar suara seorang pria dari luar, lucifer pun penasaran siapa yang mengetuk jendela nya pada tengah malam seperti ini. Lucifer berjalan menuju keluar jendela, dan membuka jendela tersebut.
"K-kau?!" Ucap lucifer berjalan mundur.
"Senior!!" Ucapnya sambil melompat ke arah lucifer. Lucifer pun segera mengindar dan membiarkan nya terjatuh ke lantai.
"Apa yang kau lakukan disini diego" Ucap lucifer merasa jengkel dengan kehadiran nya.
"Hanya jalan jalan saja kok, tapi tadi sih aku berbicara dengan 2 manusia terus tiba tiba saja mereka mati tuh" Icap diego sambil tersenyum. Seketika raut wajah lucifer menjadi marah dengan apa yang di katakan diego. "Sudah ku bilang, jangan pernah membunuh di tempat yang ku datangi" Ujar Lucifer.
"PLAK"
tiba tiba saja lucifer menampar diego.
"A- senior knp menampar ku" Ucap diego sambil melihat lucifer. "Itu salah mu karena membunuh manusia" Lucifer pun menjawab kata kata diego.
Saat itu diego hanya tersenyum kepada Lucifer dan berkata "sebenarnya bukan aku yang membunuh manusia itu. Saat ku ingin bicara dengan mereka, tiba tiba saja mereka mati" Ucap diego sembari keluar dari kamar Lucifer melalui jendela. Lucifer yang mendengar hal itu seketika merasa bersalah telah nenampar diego.
__ADS_1
"Jika bukan diego yang membunuh manusia tersebut, lalu siapa yang membunuh nya. Terlebih lagi, Diego yang kekuatan nya sangat kuat bisa tidak menyadari siapa seseorang yg membunuh manusia itu" Ucap lucifer dalam hati.
Di sisi lain.
Saat itu, Ryan dan ezra belum tertidur karena ada urusan yang harus mereka selesaikan. Tiba tiba saja, ada seseorang yang mengetuk pintu rumah mereka. Mereka pun segera membuka nya dan melihat Ace yang membawa makanan untuk mereka.
"Makasih Ace" Ucap mereka berdua.Dengan 2 kata, mereka langsung masuk dan melanjutkan pekerjaan mereka. Ace pun masuk ke dalam rumah sembari duduk di sofa sambil melihat Ryan dan ezra.
Keesokan hari nya di saat erren ingin pergi ke sekolah. Dia melihat sebuah siaran di televisi yang memberitakan tentang kejadian pada tadi malam.
"Cepat sekali sudah di tayangkan di televisi" Ucap axel yang sedang menonton.
Setelah melihat berita tersebut, erren bergegas pergi ke sekolah. Saat sampai di sekolah, erren berpapasan dengan lucifer yang sedang berlari menuju ke arah lain. Erren yang melihat hal itu segera bergegas mengejar Lucifer.
Di tengah perjalanan, erren baru ingat tujuan nya adalah untuk pergi ke sekolah. Sambil melihat Lucifer yang berlari semakin jauh, erren pun membalikan badannya dan segera menuju ke sekolah.
Di perjalanan ke kelas nya, dia melihat kelas lain yang kedatangan murid baru.
"Waaah sepertinya ada murid baru" Ucap erren dalam hati.
"Hai semua perkenalkan nama ku Diego" Kata anak baru tersebut. Tiba tiba saja Diego melirik erren sambil tersenyum, erren yang menyadari hal itu kaget dan langsung pergi ke kelas nya.
Erren memasuki kelasnya, ia melihat bahwa kelasnya tersebut sama sekali tidak ada guru yang mengajar, ia pun segera duduk di bangku nya. Sembari menunggu guru yang tak kunjung datang, erren memilih untuk tidur sebentar di kelas.
Tak lama kemudian, guru pun datang memasuki kelas. Teman yang berada di bangku belakang erren sesegera mungkin membangun kan erren yang sedang tertidur.
__ADS_1
Erren pun terbangun dari tidur nya dengan tatapan bingung sambil melihat ke sekitar. Guru yang melihat nya pun segera memanggil nama erren.
"Erren, apa yang kau lakukan?" Ucap guru tersebut. Erren pun menggeleng kan kepala nya dan segera membuka buku pelajaran.
Tak lama kemudian, bel istirahat pun berbunyi. Seperti biasa, nata datang ke kelas erren untuk mengajak nya ke kantin.
"Erreeeen!!!" Ucap nata berteriak sambil berlari ke arah erren. Mendengar hal itu, erren kaget dengan suara nata yang sangat keras. "K-kenapa? " Tanya erren ke nata. "Ayo kita ke kantin" Nata menjawab pertanyaan erren sambil tersenyum lebar. Melihat nata yang se- senang itu, erren tidak dapat menolak ajakan nata. Ia pun pergi ke kantin bersama nata.
Di sisi Lucifer.
Saat itu, dia sedang berada di sebuah kota untuk bertemu dengan seseorang yang mengirimi nya sebuah surat.
Di depan sebuah rumah yang sudah tua, Lucifer mencari orang yang mengirimi nya surat itu, namun sama sekali tidak ada orang. "Aneh, padahal tempat pertemuan nya di sini" Ucap Lucifer merasa bingung.
Dengan mengumpulkan keberanian, Lucifer berusaha masuk ke dalam rumah tua tersebut. Ketika ia memasuki rumah itu, terasa hawa yang menyeramkan terpancar dari tiap sudut di rumah tersebut. "Hee, jangan sampai ada hantu yang muncul di depan ku" Ucap Lucifer merinding melihat keadaan sekitar.
Di sisi ezra dan yang lain.
Ketika stave bangun, ia melihat Ryan, Ace, dan ezra sedang tertidur pulas.
"Apa yang mereka lakukan semalam-" Pikir stave sambil melihat mereka.
Stave mengambil handphone nya dan melihat jam. Tak di sangka bahwa hari sudah siang,dia pun segera bergegas ke kamar mandi untuk mencuci muka nya.
Setelah selesai, ia melihat Ace yang sudah terbangun dari tidurnya. "Apakah nyenyak? " Tanya stave. "Tentu kagak" Ucap Ace sambil tersenyum paksa.
__ADS_1
BERSAMBUNG