Secret Royal Vampir

Secret Royal Vampir
eps 20


__ADS_3

Eps 20 {|[secret royal vampir]|}


eps sebelum nya


"A-ah sepertinya tadi ada yang mencari ku, aku pergi dulu ya" Seketika Ace langsung menghilang dari sana. "Gak di kejar tuh? " Ucap ezra dengan tatapan datar. "Kagak, paling dapat karma nya" Jawab ryan, seketika stave langsung memotong pembicaraan "eh eh, serius dapat karma nih?" Ucap stave


"ya iyalah, gak mungkin gak dapat"


Setelah itu stave pergi keluar untuk menjahili orang yang lewat. "Hm... Dia kenapa-" Tanya Ryan melihat ezra


"Biasa, penyakit wibu nya kumat lagi" Jawab ezra sambil berjalan keluar kamar. "Anjir wibu" Ujar Ryan sambil mengikuti ezra.


Kembali ke sisi lucifer. Kebetulan saat itu lucifer sedang bolos pelajaran dan pergi ke atap sekolah. Namun sayangnya, saat itu dia tidak sendiri di atap itu, ada seseorang lagi yang berada di sana dan sedang memperhatikan lucifer.


"Dih, tuh ketos garang amat, kok bisa jadi pemimpin padahal sifat gitu" Ucap lucifer merasa kesal. Tiba tiba saja telepon lucifer berbunyi. "Siapa lagi sih yang telepon" Ujar lucifer sambil mengangkat telepon tersebut.


"Maaf sepertinya anda salah menelepon orang" Kata lucifer yang bahkan tidak melihat nomor pemanggil nya. "Wah wah, kau sudah berani ya bicara seperti itu" Ucap seseorang yang menelepon tersebut. Lucifer berpikir sejenak,akhirnya pun ia mengetahui siapa yang menelponnya itu. "Ohh ternyata anda, maaf sebelumnya saya sedang kesal. Jadi, apa apa? " Tanya lucifer. Anehnya, waktu itu wajah lucifer langsung menjadi serius dan nada bicara nya pun tegas.


"Sedang bicara apa dia di sana, sepertinya hal yang serius" Ucap seseorang yang sedang melihat tingkah laku lucifer.


"APA?!?!" lucifer tiba tiba saja berteriak dengan raut wajah marah. "Ngga ngga ngga, aku gak bakal mau kerjasama dengannya!" Ujar lucifer. "Jika kau tidak mau, kau akan di beri hukuman yang amat berat dari para petinggi"


Setelah mendengar ucapan nya, lucifer langsung menuruti perintah nya. Telepon pun di matikan oleh lucifer. "Heh! Dia kira siapa bisa menyuruh ku seperti ini, dasar orang sialan! "ia segera pergi deri sana dengan cara melompat dari atap.


"H-hah?! D-dia meloncat begitu saja?! " Ucap seseorang yang mengawasi nya tersebut. Ia segera melihat keadaan Lucifer dan ternyata Lucifer telah menghilang dan tidak meninggal kan jejak.


"Orang aneh yang sungguh gila, bisa bisanya dia meloncat dari ketinggian ini" Ucapnya. Setelah itu dia pun langsung masuk dan kembali ke kelasnya.


Ketika di kelas nya, dia terpikir apakah lucifer selamat? Karena saat itu lucifer lompat dari lantai 4 tanpa alat bantu apa pun. "Dia beneran manusia atau bukan sih-" Ucap nya.


Di sisi lain di tempat Ace.

__ADS_1


/baiklah, mari kita liat muka Ace yang sudah babak belur😌👌/



"Haha.. Lihat nih Ace mirip babi" Ucap ezra dengan wajah datar.


"Diem lu" Jawab ace merasa kesal.


Di sisi eren.


"Pffft- demi apa axel pingsan cuman karna ketabrak tiang" Ucap eren sembari tertawa.


"Maaf kan saya nona, sepertinya axel membutuhkan pelatihan lagi" Ujar lia dengan rasa malu.


Seketika axel yang mendengar pembicaraan tersebut langsung terbangun. "Ketua, maaf kan saya! Saya tidak membutuhkan pelatihan lagi" Ucap axel sambil membungkuk ke lia.


"HAHAHAHA ini nih contoh contoh bawahan takut ketua" Eren tertawa terbahak bahak melihat tingkah mereka.


"Nona... Semua bawahan memang takut dengan ketuanya.. " Ucap lia.


"Gws ya xel, biar nanti kau menjadi kelinci percobaan yang baik" Eren memegang pundak axel dan tersenyum.


"Kenapa nona yang ku layani seperti ini ya Tuhan" Batin axel yang merasa tertekan.


Setelah semua itu, Axel hanya bisa pasrah dengan takdir nya tersebut. Dia hanya bisa menunggu dirinya menjadi kelinci percobaan untuk lia.


•


•


•

__ADS_1


•


•


Saat itu yui sang detektif sama sekali tidak menemukan petunjuk apapun mengenai kasus di kereta. Namun, seperti nya rekan nya yaitu xander mengetahui sesuatu tentang yang terjadi di kereta. Anehnya, dia sama sekali tidak memberi tau siapapun tentang itu.


"Yui-chan~ ayo temani aku ke perpustakaan kota ya" Ujar xander dengan wajah memelas nya. Yui melirik xander, ia terdiam sebentar dan setelah itu segera berbicara kembali.


"Baiklah, tapi hanya sejam saja" Ucap Yui berdiri di depan xander.


"Huwaa!! Terimakasih Yui-chan!!!!" Xander seketika memeluk Yui hingga membuat Yui sesak.


"Xander, lepaskan pelukan mu" Ucap Yui dengan muka datar. "A-ah, maafkan aku" Xander pun akhirnya melepaskan pelukan tersebut.


Setelah itu mereka pun segera pergi ke perpustakaan kota.


•


•


•


Sesampainya Di perpustakaan xander langsung berlari masuk ke dalam.


"Ini adalah surga untuk diriku!!!" Teriak xander. "Tolong jangan berisik xander, ini di perpustakaan" Kata yui menghampiri xander.


Mendengar ucapan Yui, xander seketika terdiam menuruti apa kata Yui.


Setelah mereka berkeliling begitu lama untuk mencari buku yang sedang di cari xander, akhirnya mereka pun menemukan bukunya.


"Buku apa itu xander?" Tanya Yui melihat ekspresi xander yang terlihat bahagia.

__ADS_1


"Ini adalah buku...


BERSAMBUNG


__ADS_2