
Apa kalian tau aku sedang apa sekarang? Aku sedang mencari minuman coffee dengan Mark ,entahlah ,setelah perform dia mengotot untuk tidak mau minum yang sudah disediakan oleh acara ini. Seperti biasa ,dia mengganti pakaiannya dan memilih berjalan denganku menggunakan semua penutup yang membuat orang orang tidak mengetahuinya.
Aku sedang melihat Mark memesan untuk kami makan atau minum.
"Hei ,bukankah kamu Mark?".Tanya salah satu perempuan yang sedang mengantri di sebelahnya.
"Aku fansmu ,boleh aku meminta tanda tanganmu?".Katanya lagi.
"Tentu saja boleh... Dimana?".Jawab Mark dengan sopan.
"Disini".Tiba tiba wanita itu membuka dua kancing kemejanya ,dia meminta Mark memberikannya tanda tangan tepat didadanya. Aku shock melihat itu ,entahlah ,tubuhku seperti ada yang mendorong mendekati mereka ,ah ,tapi percuma ,Mark sudah memberikannya.
Sungguh tidak tahu malu wanita itu.
Mark membawaku keruangan yang khusus yang disediakan oleh tempat ini, aku tidak mood sekali setelah melihat kejadian yang baru saja aku saksikan. Sampai aku tidak tahu kalau aku sudah sampai disatu ruangan yang dikhususkan untuk dua orang. Ruangannya seperti sebuah kamar ,tertutup.
Aku sama sekali enggan untuk melihat wajah Mark ,entah. Aku memilih memainkan handphoneku.
"Kamu kenapa hei!".Dia menggenggam tanganku. Aku menjawabnya dengan menggeleng.
"Apa aku melakukan kesalahan?".
"Jawab aku Raina... Kenapa?".Katanya lagi.
__ADS_1
"Apa kamu ga ngerasa kalo kamu ngelakuin kesalahan?".Jawabku.
"Aku?? Engga deh perasaan ,coba bilang kenapa".
"Kamu fikirr....".
_Tok... Tok.. Tok..._
Pelayan itu memotong perkataanku dengan datang diwaktu yang tidak tepat. Dia membawa dua minuman dan dua roti untuk kami.
"Kamu gamau melanjutkan perkataan kamu?".Tanya Mark setelah pelayan itu pergi.
"Aku mau makan".Jawabku tanpa menatap wajahnya.
"Raina ... Jangan seperti ini".Lagi lagi dia menggenggam tanganku ,sambil menatapku dengan tatapan yang sangat ,sangat ,sangat apa ya.
"Gabaik Mark ,kamu melakukan itu ke wanita".Jawabku.
"Melakukan apa? Aku ga ngelakuin yang aneh aneh kan?".
"Wanita yang tadi meminta tanda tangan kamu didadanya ,kenapa kamu mau aja?".Gerutuku.
"Diakan cuma fansku ,aku gamungkin berlaku kasar kepada fansku sendiri".Jawabnya.
"Ah.. Bodo amat ,terserah aku ga perduli".
__ADS_1
"Hei ,hei ,kamu kenapa? Cemburu kah?".Dia menjawabku dengan senyam senyum.
"Kata siapa? Aku cuma ga suka kamu terlalu berlebihan ,jika meminta tanda tangan dibukunya ,atau di kertas ya tidak apa apa ,tapi itu di dadanya Mark".
"Ohh aku mengerti ,okey baiklah ,jika nanti ada yang meminta tanda tangan aku akan memintanya sewajarnya aja".
"Yaudah jangan marah lagi ,aku minta maaf".Aku tersenyum lalu mengangguk.
_Cup_.
Apa apaan ini ,Mark mencium pipiku secara tiba tiba ,ya ampun ,ada apa dengan Mark sampai sampai dia melakukan itu kepadaku. Aku diam seribu bahasa ,aku yakin wajahku sudah memerah sekarang.
"Lihat ,wajahmu memerah lagi".Dia tertawa geli.
"Kenapa kamu mencium pipiku?!".Jawabku dengan sewot.
"Jawabannya simple ,karena aku mulai mencintai kamu".
Enak banget gitu ngomong kaya gitu ,dengan entengnya dia bilang "Karena aku mulai mencintaimu". Tapi ,kenapa aku senang mendengar bahwa dia mencintaiku? Apa aku juga sudah mulai mencintainya ,lagi pula sudah hampir 2 tahun kan aku hidup tanpa jatuh cinta dengan pria.
"Jangan bercanda Mark".Jawabku dengan tertawa fake.
"Terserah kamu aja".Jawabnya lagi.
Setelah menghabiskan semuanya ,kami kembali, Mark yang membayarnya ,heheh,bukannya matre ,tadi aku minta agar bayar sendiri sendiri tapi Mark memaksa kalau dia yang akan membayarnya ,yasudah gapapa.
__ADS_1