
"Lagi nonton apa ,hyung". Tanya Hyuka yang kebetulan satu kamar dengan Mark.
(Hyung adalah cara pengucapan korea untuk kakak laki laki).
"Raina". Jawab Mark cepat.
Mengetahui kalau ini ada hubungannya dengan Raina ,membuat Hyuka beranjak dari tempat tidurnya dan duduk didekat Mark untuk melihat apa yang sedang Mark liat.
Mereka menonton vidio yang tadi Mark sempat ambil dikamar Raina di laptopnya Mark. Mark maupun Hyuka dibuat tambah jatuh karena melihat bakat tersembunyi Raina. Dividio itu membuat mereka tersadar betapa Raina sangat mencintai Revan saat itu ,tentu Revan adalah pria yang berbakat dibidang alat musik tidak heran jika perempuan secantik Raina tidak masuk kedalam hatinya Revan.
"Revan sangat tampan". Ucap kecil Hyuka cemberut.
"Kamu cemburu?". Tanya Mark dengan pengucapan yang berat.
"Tentu saja ,aku sangat iri pada Revan ,dia mengenal Raina lebih dulu dariku ,itu membuat Raina mencintai Revan bukan aku". Jawab Hyuka.
"Raina butuh waktu ,kamu harus berusaha lebih keras lagi untuk meyakinkan hati Raina kalau kamu juga mencintainya". Ujar Mark menepuk laki laki yang satu tahun lebih muda darinya.
"Kalau aku juga mencintainya? Apa maksudnya? Apa ada seseorang yang mencintai Raina?". Tanya Hyuka heran karena merasa janggal akan ucapan tadi Mark kepadanya.
__ADS_1
"Mmmm- Maksudnya ya itulah ,udah malam ,tidurlah". Jawab Mark mengalihkan pembicaraan.
"Okey ,aku akan tidur". Balas Hyuka.
Hyuka membiarkan rasa penasarannya hilang begitu saja karena hari sudah hampir malam. Sedangkan Mark dia berpura pura tertidur karena tidak ingin jika nanti Hyuka menanyakan hal itu lagi kepadanya.
🍁🍁🍁
"Bagaimana actingku tadi malam? Bagus bukan?". Tanya Mark dipagi hari sembari meminum teh di teras rumah Raina bersama Raina.
"Acting? Apa maksudnya?".
"Jadi ,tadi malam itu cuma acting?". Jawab Raina tidak bisa berkata apa apa.
"Iya ,baguskan?".
"Iya bagus". Balas Raina.
'Maafkan aku Raina ,aku tau ini sangat menyakitkan tapi ini harus aku lakukan demi Hyuka'. Batin Mark.
__ADS_1
"Boleh aku minta bantuan kamu?". Lanjut Mark.
"Apa?".
"Do'akan semoga hubunganku dengan wanita yang aku cintai akan baik baik saja". Ucapan dari Mark kini benar benar membuat hati Raina bagaikan di tusuk tusuk oleh kaca ,sangat sakit.
Raina menatap wajah Mark dengan tatapannya yang sedikit memudar karena mehanan air matanya keluar.
"Do'aku tidak akan mempan ,tuhan kita berbeda". Jawab Raina dengan sangat ketus.
"Ya do'akan saja". Paksa Mark.
"Buat apa? Kenapa bukan kamu saja yang mendoakan agar hubungan kalian berdua bahagia? Do'aku tidak perlu". Gerutu Raina.
"Sejak kapan kamu jadi seperti ini?". Tanya Mark.
"Jangan tanya ke aku ,tanya ke diri kamu sendiri,paham?". Jawab Raina dan pergi meninggalkan Mark sendiri di teras.
'Wanita itu adalah kamu ,aku meminta kamu untuk berdoa agar hubungan kita akan baik baik saja ,kamu bukannya tidak mau kamu hanya salah paham ,tapi gapapa ,ini harus aku coba'. Batin Mark menggurutu ketika pundak Raina sudah tidak terlihat lagi.
__ADS_1