
Seperti biasa, dimalam hari ,aku sangat ingin keluar ke teras, aku rasa ,jika menghirup udara malam bisa mengurangi rasa sakit yang ada dihatiku maupun dilenganku.
Aku menarik nafasku dalam dalam ,tidak kerasa ,air mata jatuh dari mataku ,aku benar benar sangat terpuruk sekarang ,aku tidak bisa menyalahkan siapapun ,aku hanya berusaha untuk menyembunyikan rasa sakitku.
"Ya Allah ,bisakah engkau mengurangi rasa sakitku sedikit saja? Kenapa rasanya sangat sakit".Ucapku pelan.
"Kenapa kamu menyembunyikan ini sendirian?".Suara laki laki itu langsung memelukku dari belakang.
__ADS_1
"Menangislah ,aku akan selalu ada untuk kamu".Bisikknya ,aku langsung membalikkan badanku. Hyuka! Hyuka yang sudah memelukku dari belakang.
"Kenapa seolah olah aku yang paling bersalah Hyuka".Ucapku sambil menangis.
"Sabar Raina,semua beban ,semua tekanan ,dan semua omongan mungkin sebenarnya mengganggu dibenakmu adalah rintangan untuk sesuatu yang indah dimasa depan... Aku tau kamu diam dan berusaha menahan itu semua sendiri ,tapi kamu ingin aku merasakan semua beban yang ada dibenakmu juga".Dia memelukku.
"Aku ga ingin merepotkan orang sekitarku Hyuka ,aku ga ingin orang yang ada disekitarku juga kena imbas dari masalah ini".Jawabku.
"Aku akan selalu ada untuk kamu ,dia melepaskan pelukannya dan menggenggam tanganku.
__ADS_1
"Aku tau mungkin ini gila ,tapi ini nyata Raina ,aku mencintai kamu ,aku sangat sangat mencintaimu ,aku ga mau liat kamu dalam masalah seperti ini ,karena aku ga tega liat wanita yang aku cinta disakiti oleh orang lain". Hyuka menyatakan perasaannya kepada Raina.
Sebenarnya ,sudah dari tadi Mark melihat kejadian itu ,dan tetap diam karena ingin melihat kelanjutannya.
"Aku mencintai kamu sebagai wanita bukan sebagi manajerku".Lanjut Hyuka.
"Tapi...".
"Suutt... Aku tidak ingin jawaban kamu sekarang ,aku ga ingin pikiran kamu tambah terbebani hanya karena aku memaksa kamu untuk menerimaku ,aku mengatakan ini karena aku ingin kamu percaya kalau akan selalu ada aku untuk kamu".Hyuka memotong perkataan Raina.
__ADS_1
Seketika badan Mark lemas setelah melihat kenyataan kalau dugaannya selama ini benar, teman sekamarnya sendiri ternyata juga mencintai wanita yang sama.
"Apa yang harus aku lakukan? Hyuka juga mencintai Raina ,bagaimana jika Hyuka tau kalau sebenarnya aku dan Raina sudah menjalin hubungan sebelum dia mengatakan perasaannya". Ucap Mark pelan.