Semuanya Akan Menjadi Satu

Semuanya Akan Menjadi Satu
Episode 18.


__ADS_3

 


Setelah sampai di suatu Mall ... Mark membawaku ke toko perhiasan perempuan. 'Apa dia akan membelikan sesuatu?',aku membatin. Percaya diri sekali aku heheh.


Dia sedang berbicara kepada mbak mbak yang ada ditoko ini ,sedangkan aku? Aku sedang melihat kalung kalung yang dipajang. Tiba tiba aku terhenti setelah melihat kalung berliontin bulan sabit itu. Aku memerhatikannya dengan sangat dalam ,berusaha melihat berapa harganya ,dan 'Astaga ,harganya kenapa bisa semahal ini,jika dinominalkan kerupiah harganya sekitar 6 jt' lagi lagi batinku menggerutu. Mark menghampiriku secara tiba tiba membuatku ku terkejut.


 


"Sedang apa?".Tanya.


"Tidak ,hanya liat liat saja".Jawabku sambil terus terusan menatap kalung itu. Tapi sungguh ,kalung itu sangat cantik.


"Kamu kenapa membawaku kesini?".Tanyaku lagi.


"Membelikan ini kepada ibuku ,besok dia ulang tahun ,aku ingin memberikannya hadiah hari ini".Jawabnya sambil menunjukan kotak perhiasan kepadaku. Aku mengangguk mengerti.


 


•••


•••


•••


 

__ADS_1


Seperti yang dibilang Mark ,dia membelikan perhiasan untuk mamahnya karena besok hari ulang tahun mamahnya ,tapi dia meminta untuk memberikannya hari ini.


Sejujurnya ,aku sangat antusias, aku tidak tahu rumahnya Mark ,aku ingin kenal dengan orang tuanya.


 


Setelah beberapa jam ,sepertinya beberapa jam ,lama banget soalnya. Akhirnya sampai dirumahnya Mark. Rumahnya sangat bagus, entah ketika aku sampai dirumahnya perasaan antusiasku berubah menjadi degdegan. Tetapi Mark terus menggenggam tanganku sampai didepan mamahnya.


 


"Selamat ulang tahun ibu untuk besok".Ucap Mark sambil memberikan ibunya kotak perhiasan yang tadi.


"Duduklah ,bawa wanita ini juga kedalam apa kamu tega membiarkan wanita ini berdiri terus?".Ibunya Mark tersenyum kepadaku,dia sangat ramah.


 


 


"Apa ini kekasih kamu?".Tanya ibunya Mark sambil menggenggam tanganku.


"Tidak ,dia wanita yang aku cintai ,dia manajerku sekaligus ketua manajer grupku".Jawab Mark sambil tersenyum kearahku.


"Siapa nama kamu nak?".Tanya ayahnya Mark.


"Aku Raina". Jawabku gugup.

__ADS_1


"Sepertinya kamu bukan dari negara ini".Ibunya Mark mengecek wajahku.


"Iya aku bukan dari Korea ,aku dari Indonesia".Jawabku.


"Oiya?? Bahkan saya lebih terkejut mengetahui kamu dari Indonesia".Ayahnya Mark terkejut.


"Tapi ibuku asli Korea sedangkan ayahku ayahnya asli Afganistan".Aku mencoba menjelaskannya lebih mudah agar mereka mengerti.


"Ohh baru itu saya percaya".Ayahnya Mark melepaskan nafasnya dengan berat.


"Kamu tau Mark seorang idol ,dia baru mengajak wanitanya kesini untuk pertama kalinya". Ibunya Mark menggodaku.


"Terima kasih sudah melahirkan seorang anak yang sangat baik ,ibu".Kataku dengan secara tiba tiba.


"Ah ,sama sama Raina ,Mark sangat baik ya sama kamu? Syukur deh kalo dia baik sama orang lain".


"Yasudah ,jika kamu memang mencintai Raina ,kenapa kita tidak ke gereja saja sama sama hari minggu? Minggu besok adalah hari yang baik bukan?".Ayahnya Marknya berceletuk.


Aku diam, saling tatap tatapan dengan Mark ,keringatku juga tiba tiba mengalir sangat banyak. Ini yang aku takutkan ,bagaimana jika orang tuanya Mark tidak menyukaiku karena berbeda keyakinan.


"Ada yang aku ingin beritahu ayah ,ibu , Raina beragama islam ,aku tau ini bermasalah ,tapi aku harap ayah dan ibu juga bisa menerima perbedaan ini".Baru pertama kalinya aku mendengar Mark berintonasi sangat serius. Orang tua Mark saling tatap tatapan ,lalu ibunya Mark seolah olah memberi kode kalau tidak apa apa kepada ayahnya Mark.


"It's okey Mark, jika kamu merasa lebih bahagia bersama Raina ,itu bukan masalah yang besar ,ibu selalu dukung kalian ko".Jawaban mengejutkan untukku keluar dari mulut ibunya Mark.


"Iya ,kami akan selalu dukung apapun keputusan kamu ,tapi satu pesan ayah ,jika kamu sudah serius sama satu perempuan perjuangkan jangan pernah main main".Ayahnya Mark menatap Mark.

__ADS_1


Apakah ini acara pertunangan? Aku tidak pernah mengira Mark seserius itu kepadaku ,dia bahkan tidak ragu untuk bilang kalau dia mencintaiku didepan orang tuanya dan tidak malu memberitahukan agamaku didepan orang tuanya.


Mark memang tidak pandai merangkai kata indah dan romantis ,dia mempunyai caranya sendiri untuk menunjukan dan membuktikan kalau dia benar benar mencintaiku. Caranya yang membuktikan kalau dia benar benar mencintaiku mampu membuatku jatuh, ya jatuh lebih dalam lagi.


__ADS_2