
Hari sudah berganti ,sekarang tepatnya jam 3 pagi ,aku terbangun ,untuk melakukan solat tahajudku ,waktu di New York pun aku sering melakukan itu ,papahku yang memintanya ,apa yang bisa aku langgar ketika papahku yang sudah meminta.
Aku sudah selesai solat ,aku berfikir ,apa yang selanjutnya aku lakukan ,oiya ,baru saja pikiran ini terlintas dalam benakku ,di Indonesia sekarang sudah jam 5 pagi bukan?. Biasanya papah dan mamahku sedang melakukan solat subuh berjam'ah,rasanya ini waktu yang tepat untuk memberi kabar dengan mereka setidaknya dengan cara Vidio Call saja.
Aku memutuskan untuk melakukan vidio call dengan mereka ,dan syukurlah ,mereka mengangkatnya.
"Assalamualaikum ,pah mah".Aku mengawali pembicaraan kami.
"Waalaikumsalam ,nak ,bagaimana? Kamu betah tinggal di Korea?".Kata papah.
"Betah ko pah ,disini orangnya baik baik".Jawabku.
"Pah ,mah ,maaf ya ,seharusnya aku hari ini sudah ada di Indonesia".Aku menahan air mataku jatuh didepan mereka.
"Gapapa sayang ,papah sama mamah ma'lumi itu ko ,ini juga buat masa depan kamu kan? Apapun itu papah sama mamah akan dukung kamu ko".
"Yaudah ya pah mah ,Raina matiin dulu ,Raina ngantuk ,nanti pagi Raina telepon lagi".Aku sengaja bilang itu karena aku tidak kuat lagi untuk menahan air mataku..
__ADS_1
"Iya Raina ,jaga diri kamu baik baik".Langsung aku matikan.
Aku menangis kejar dikamarku ,aku sangat rindu mereka ,sudah lama aku tidak pulang untuk waktu yang lama. Aku menangis didalam sunyinya malam ,tetapi ,ternyata malam sedang tidak sunyi ada seseorang yang membuka pintu kamarku.
"Raina... Kenapa kamu menangis?".Suara itu ,sepertinya aku tahu,aku langsung menaikan kepalaku dari lipatan kedua tanganku lalu menengok kearah sumber suara itu.
"Mark, sedang apa kamu?".Aku kaget sekaligus malu ,apa suara tangisanku membuat tidurnya terganggu? Sampai sampai dia terbangun,tetapi sebentar ,sepertinya dia sedang mengambil air ,dia memegang satu gelas yang sudah diisikan air putih.
"Air minumku habis ,kenapa kamu seperti ini?Apa ada yang membuat kamu terluka?".Dia berjalan mendekat ke aku.
~Aku diam~.
"Kamu tau bukan aku baru saja wisuda? Aku berencana untuk pulang ke Indonesia setelah aku wisuda ,tetap kenyataannnya ,guru pembimbingku memberi tahu jika aku harus berkerja di perusahaan ini".
"Aku sangat merindukan orang tuaku ,Mark,sudah hampir satu tahun setengah aku tidak pulang ke Indonesia,aku sangat ingin bertemu dengan keluarga keluargaku dalam waktu yang lama".Aku menangis lagi.
"Aku mengerti itu ,kamu merindukan orang tuamu bukan?? Itu hal yang wajar ,Raina,meskipun begitu kamu enggan untuk menunjukan air matamu didepan orang tua kamu ,kamu adalah wanita yang kuat ,bersabarlah ,pasti akan ada waktu untuk bertemu dengan orang tuamu".Mark memelukku ,akupun menangis dibahunya.Terisak isak ,sampai membasahi bajunya Mark ,aku merasa tidak enak telah melakukan itu kepada Mark ,aku harus tau kalau ada batasan antara aku dan Mark ,maka dari itu aku melepaskan pelukanku dalam tubuhnya Mark.
__ADS_1
"Terima kasih sudah mendengar ceritaku,tidurlah ,ini sudah hampir pagi".Aku mengatakan itu sambil mengelap air mataku.
"Iya sama sama ,tapi berjanjilah ,aku ga mau jika harus melihat air matamu jatuh dari mata kamu seperti ini lagi". Aku mengangguk.
"Janji?".Kata Mark sambil menunjukan satu jarinya yaitu kelingking seolah olah memaksaku untuk berjanji ,senyumannya sangat membuatku tenang.
"Iya janji".Ucapku sambil mengaitkan jari kelingkingku dengan jari kelingkingnya Mark.
"Kamu juga tidurlah ,jangan menangis lagi aku gamau denger kamu nangis lagi".Dia bahkan berkata lagi meskipun dia hampir keluar dari kamarku.
"Iya Markk".Ucapku berdiri dan mendekatinya.
"Oiya ,satu hal lagi ,nasi gorengmu sangat enak ,masaklah makanan itu lagi aku akan sangat suka jika kamu memasak itu terus terusan".Aku menggeleng kecil sambil tersenyum kepadanya.
"Okeyy sepertinya kamu ingin sekali aku kembali tidur ,baiklah aku akan tidur ,sampai bertemu besok Raina ,semoga hari hari kita berdua selalu bahagia".Dia menaruh tangannya kebahuku.
"Amin ... Yasudah ,tidur sana ,kalau seperti ini terus kapan kamu tidurnya? Hooahhh ,aku sangat mengantuk".Aku berpura pura menguap agar Mark cepat kekamarnya. Dia tersenyum lalu melambaikan tangannya dan pergi dari kamarku. Akupun menutup pintu kamarku.
__ADS_1
"Kenapa Mark sangat baik kepadaku? Dia sangat manis dan sangat romantis... Ah ,apa apansih ,dia hanyalah rekan kerjaku ga baik jika aku memikirkan itu kepadanya".Aku berkata sambil menyender ditempat tidurku ,lalu berusaha untuk memejamkan mataku untuk tidur.