
Hari sudah mulai hampir malam , aku dan Mark berpamitan untuk kembali ke Seoul kepada orang tuanya Mark. Kami sudah makan bersama ,dengan supir juga.
Kini, aku dan Mark sudah ada dimobil ,menuju ke Seoul.
"Apa kamu tidak ingin memfotoku yang tampan ini?".Ucapnya dengan penuh percaya diri.
"Apa? Apa kamu bilang? Tampan? Percaya diri sekali kamu".Kataku sambil tertawa.
"Yasudah ,jika masih tidak percaya aku tampan ,coba ingat dengan wanita yang memi nta tanda tanganku didadanya".Aku yakin dia sedang menggodaku.
"Ayo cepat foto aku ,jangan lewatkan kesempatan ini".Dia memaksaku , aku ga ngerti lagi apa yang ada dipikirannya sampai dia memaksaku untuk memfotonya seperti ini.
Karena aku pengalah orangnya ,akhirnya aku memfotonya . Aku sangat lemah jika melihat Mark memakai baju hitam ,itu sangat membuatku tambah jatuh.
"Sudah?".Tanya lagi.
"Iya sudah, mau liat?".Aku memberikan handphoneku kepadanya.
"Ah sama saja ,mau difoto seperti apapun juga aku akan tetap tampan".Katanya sambil memain mainkan fotonya.
'Gue kerauk mukanya enak kali ya'.Hatiku membatin saking kesalnya. Alhasil aku hanya mengacak ngacak rambutnya.
"Acak acak saja ,aku sangat suka".Katanya.
__ADS_1
Mark adalah pria yang suka rambutnya diacak acak ,aneh sekali bukan? Kebanyakan pria yang sebal setelah rambutnya diacak acak sedangkan pria tampan ini? Dia malah suka rambutnya diacak acak.
"Mark terima kasih sudah menerimaku dengan apa adanya".Kataku sambil menatap wajahnya.
"Aku yang berterima kasih denganmu ,sudah berhasil membuaku jatuh cinta".Jawabnya ,dia masih sibuk melihat foto foto yang ada digaleriku.
"Semoga tidak ada masalah yang timbul setelahnya".Sejujurnya ,dibalik senang dan bahagia aku juga takut ,takut orang orang tidak menyukai setelah tau hubunganku dengan Mark.
"Jika ada masalah kita lewati sama sama".Jawabnya.
Aku memilih tidak menjawabnya lagi ,dia masih sibuk melihat semua foto yang ada galeri handphoneku. Sangat sibuk sampai sampai aku tidak dianggap.
"Apa ini foto kamu dengan Revan dulu?".Dia menunjukan fotoku dengan Revan sewaktu SMA.
"Terlihat saling mencintainya ya".Katanya lagi.
"Entahlah ,aku rasa ,aku mungkin bisa melupakan orangnya tapi tidak kenangannya".Seketika aku terbayang moment bahagia ketika Revan sedang memainkan biola didepanku dengan syahdu.
"Ya tidak apa apa ,perlahan kenangan itu akan dipenuhi dengan kenangan bahagia kita''.Jawabnya.
"Iya terima kasih".Jawab singkatku.
Setelah itu ,Mark masih memegang handphoneku ,tapi tiba tiba ,ada nada dering yang menandakan ada yang menelepon.
"Siapa?".Tanyaku pada Mark.
__ADS_1
"Selingkuhan kamu".Jawabnya ,aku bertanya seolah olah tidak mengerti apa yang bicarakan.
"Hyuka".Katanya lagi,dia mengembalikan handphoneku kepadaku.Dan akupun menerima telepon dari Hyuka.
"Raina kamu dimana kenapa tidak ada sejak pagi?".Hyuka menggerutu ditelepon ,Mark menyuruhku untuk mengaktifkan speakernya agar dia juga bisa dengar.
"Dia bersamaku ,apa kamu lupa ,besok ulang tahun ibuku ,aku tadi ke mall dan sekalian mengajak Raina kerumahku untuk memberikan hadianya untuk ibuku".Celetuk Mark.
"Kenapa kamu ga ajak aku?".
"Kamu tadi masih tidur ,males banget ngebangunin kamu".Jawab Mark dengan nada judes.
"Apa aku boleh menyusul?".Tanya Hyuka.
"Gaperlu ,kami udah dijalan pulang".Lagi lagi Mark memotong aku ketika aku ingin menjawab Hyuka.
"Yasudah ,Raina hati hati ,jangan dekat dekat dengan Mark dia bisa menggigit kamu".Kata Hyuka lagi.
"Iya Hyuka ,dari tadi dia sudah menggigitku heheh ,tapi bohong ... Sampai bertemu lagi".Jawabku.
"Okey ,sampai bertemu nanti".Hyuka mematikan teleponnya.
Lihatlah sekarang ,wajah Mark lagi lagi sangat imut.
"Jangan cemburu lagi elah".Kataku.
__ADS_1
"Dia adik laki laki yang paling menyebalkan".Jawabnya.
"Jangan seperti itu ,tidak boleh egois seperti ini ,dia hanya ingin berteman".Kataku sambil menggenggam tangannya. Lalu dia menoleh dan terssenyum sangat manis.