
Selesai melakukan sholat, aku berdoa kepada yang maha kuasa.
" jika memang Nana jodohku maka permudahkan jalanku menujunya yaallah dan jikalau memang bukan maka akan kuikuti segala takdir yang telah kau garis kan untukku aamiin ya robbal allamin."
Selesai berdoa kulipat kembali sejadah dan menaruh di tempat semula .
Sholat didalam ruang kerja inilah yang kulakukan ketika aku enggan melakukan sholat di masjid karna memakan waktu lumayan bila menuju masjid.
Karna tidak terlalu banyak kerjaan aku ingin mencari makanan karna sekarang waktu makan siang membuat perut keroncongan.
Kini aku memilih warung makan didepan tokoku walaupun aku tidak pernah kesini tapi setiap hari orang orang selalu ngantri untuk makan disini membuat aku penasaran apakah disini makanannya benar benar lezat.
Aku berdiri ikut mengantri juga, sambil melihat lihat menu apa yang tersedia disini.
Ada soto, bakso, dan sate.
Setelah lama mengantri akhirnya aku masuk juga diwarung ini, ternyata tempat nya sangat higienis .
Memesan bakso adalah pilihanku akhirnya karna makanan berkuah membuat lebih semangat entah mengapa makanan berkuah lebih kuminati walaupun soto juga kesukaan ku tetapi itu bisa besok besok pikirku.
Makan bakso dengan banyak sambal membuat bakso berlipat lipat lebih nikmat lagi dan minumannya cukup teh es .
Tampa melihat disisi lain aku terus menikmati hidangan ini.
Tiba tiba ada yang menyapa..
"Hey Broo apa kabar lama nih gak ikut nongkrong sibuk banget yaa sekarang?"
"Ehh". Mencari sumber suara dan melihat ternyata Edo.
"Eh iyaa do, kabar baik ini do. iya lama gak nongkrong soalnya lagi sibuk sibuknya sekarang do.."
"Dibawa santai kawan pekerjaan itu nikmati masa muda itu ham." Duduk berhadapan denganku dan memanggil pelayan disini.
"Mbak saya satenya dengan es tehnya aja."
__ADS_1
" ham, nanti malam nongkrong Yo ditempat duluu mumpung malam Minggu ini.."
"Ehhmm,iyaa do aku usahakan nanti malam klau jadi nanti saya chat do. "
"Sempat Sempati ham mumpung kita jarang ketemu entar yang lain juga nongkrong ko kita semua sama sama sibuk tapi masih bisa nongkrong sambil silahturahmi juga."
"Insya Allah do."
"Yaa saya tunggu loh ham."
"Iya do". Menyendok lagi kuah bakso yang sempat tertunda untuk dinikmati.
Setelah dengan berbagai perbincangan aku dan Edo selesai mnyantap hidangan masing masing.
Dan segera membayar makanan keluar dengan masih berbarengan dengan Edo.
" Wah ini toko lu bro gede yaa sekarang?"
"Iyaa Alhamdulillah do bisa usaha kecil kecil dulu ini masih banyak yang harus direnovasi do."
"Alhamdulillah ham, ini mah udah lumayan pengunjung pun gak berenti datang." Sambil menatap kedalam toko.
Lain kali aja ham aku ada urusan juga dikantor pekerjaan numpuk maklum kerja sama orang beginilah." Sambil menampakan senyum kecut yang terlihat.
"Oh Iya do."
"Iyaa kalau begitu aku pamit, jangan lupa nanti malam."
"Lo pulang kerumah orang tua lu kan."
"Iyaa entar aku pulang sore do kesana."
"Iyaa entar gue jemput Lo mau gak?"
"Gak usah do nanti bawa mobil sendiri aja."
__ADS_1
"Rumah Kitakan dekatan disana ham kenapa gak bareng aja?"
"Liat nanti yaa do soalnya aku gak betahan kamu kan tau." Ucapku kepadanya.
"Iyaa iyaa, kalau gitu aku duluan ya aku buru buru ini waktu mendesak soalnya." Sambil berjalan menuju parkiran mobilnya.
"Eh iya do."
"Sampai jumpa nanti."
"Okee bro."
Karna aku tidak memakai mobil aku hanya cukup menyebrang untuk menuju toko.
Iya toko ini memang ramai karna sebelum aku mendirikan toko aku sudah mengamati tempat ini terlebih dahulu , karna membangun usaha ditempat ramai dan melihat kondisi nya membuat kita paham yang dibutuh kan didaerah itu apa dan kita juga harus memahami minat seseorang dalam produk yang kita tawarkan.
Berjalan menyusuri sisi sisi toko yang tidak dihampiri pengunjung membuat aku penasaran mengapa ini tidak terjual laris, dan mengecek berbagai macam produk membuat aku paham apa yang menjadi penyebabnya.
Kemudian aku menuju kedalam ruangan ku dan membuat cara agar kosmetik itu cepat terjual tentunya memakai cara jitu yaitu promo yang menguntungkan penjual dan pembeli tentunya.
Setelah selesai membuat triknya aku pun memberikan kepada salah satu karyawan saya.
Dan dia pun mulai menyusun kosmetik dan menaruh sesuai yang dipromokan masing masing.
Tampa aba aba ternyata banyak juga peminat yang berkerumunan disitu.
Tidak banyak yang harus dilakukan sekarang membuat aku ada kesempatan menyentuh hp yang dari tadi ku anggurin.
Ternyata Nana belum membalas , entah dia lihat atau belum membuat aku selalu menanti nanti setiap balasan darinya.
Apa kah ini yang dinamakan mengagumi seseorang, jujur aku belum pernah yang namanya pacaran membuat aku tidak tau yang namanya Cinta.
Bukan karna apa hanya saja aku tidak tertarik dan aku juga tau akan hukum tentang Pacaran itu.
Entah mengapa ketika aku mengingat Nana membuat Hatiku sedikit Bergetar, padahal banyak wanita yang mendekati tak satupun yang seperti dia, bertemu dia pun cuma berapa kali itu pun melihatnya dari jauh saja.
__ADS_1
***
Hay semua karna akhir akhir ini saya sibuk diuruskan dunia nyata saya membuat saya tidak upload episode berhari-hari, tapi insya Allah kali ini setiap hari saya akan upload 1 episode setiap hari nya doain ya biar halunya saya bisa membuat cerita ini lebih seru lagi terima kasih atas kunjungan kalian dinovel saya jangan lupa like nya yaa😅🙏🙏🙏