Senja Yang Kunanti

Senja Yang Kunanti
Bab3. Orang yang Sama atau Bukan


__ADS_3

°°°


Kubiarkan hp dicass sampai penuh tanpa menghidupkan nya terlebih dahulu.


Menunggu hp dicass Aku lebih baik Membersihkan tempat tidur dan ruangan kamarku. setelah itu, seluruh ruangan Rumah ini Aku bersihkan, kulihat Ibu sedang mencuci baju.


Rumah ini cukup sederhana cuma terdiri dari 2 kamar, 1 WC, Ruang tengah, dan Dapur.


Dihalaman rumah ku cukup banyak berbagai macam bunga karna aku dan ibu suka menanam bunga.


Disini lah tempat favorit ku duduk diteras, sambil memandang bunga-bunga bermekaran.


30 mnt Aku duduk-duduk sambil Mencabut Rumput yang mulai tumbuh dihalaman dekat Pot bunga akhirnya aku berdiri menuju kekamar untuk Mengambil handuk dan Pakaian, Aku ingin Mandi gerah rasanya walaupun sinar Matahari tidak terlalu panas tapi keringatku Bercucuran. Aku Menuju WC karna tempat mandi dan WC menjadi satu tidak luas cuma berukuran 3×3 M.


Selesai mandi Aku teringat dengan hp yang ku Cass, kuhidupkan hp yang dayanya masih 50% datanya kunyalakan banyak notifikasi dari sosial media ku, karna aku pengguna Aplikasi WhatsApp, Facebook, Instagram. walaupun Aku tidak terlalu banyak teman dan Pengikut biasalah karna aku tidak Memposting kehidupan di sosmed selain Membagikan atau mengeshare Dakwah dan berbagai macam tentang Islami.


Tapi kali ini ada Notifikasi dari Wa ku entahlah dari siapa Nomor baru dan biasanya beginian malas diladenin palingan Orang minta save Nomor nya, dan Aku membuka IG ternyata ada juga yang ngedm, dan GK pengen ambil Pusing itu siapa dan gak pengen tau juga. Setelah membuka semua notifikasi dari hp lebih baik bantuin pekerjaan Ibu, karna hampir satu jam Aku berkutat dengan hp.


Kulihat Ibu sedang menyiapkan Makanan diatas Meja untuk kusantap berdua dengan ibu, karna ayah seharian diladang dan diladang juga ada Pondok tempat istirahat dan disana sudah lengkap alat dan bahan untuk Memasak jadi Ayah pulang selalu sore.


Ibu" Na ayo makan sayang."


Nana" iya Buu, ibu masak apa?"


Ibu" Masak sayur Sop dan sambal Terasi kesukaanmu pastinya Sayang."


Nana" wahh, lezatnya Bu,, maaf yah Bu Nana gak bantu Ibu."


Ibu" Gak papahh.. putri ibu tersayang, kalau udah Nikah gak boleh malas malasan yaah."


Nana" Siap Komandan. tapi, mau Nikah sama siapa Calon aja gak punya."


Ibu" Kalau Jodoh mana ada yang tau mau besok atau nanti kalau Takdir sudah saatnya pasti akan terselenggara."

__ADS_1


Nana" iya sih Buu,, Ayo makan Buu Nana udah laper nih..."


Ibu" iya iya makan sudah putri ibu.."


°°°


Tidak terasa Jam terus berputar, Azan zhuhur sedang Berkumandang.


'Saatnya Sholat' Bergegas mengambil wudhu dan menunaikan sholat.


Selesai menunaikan ibadah sholat Aku Membuka hp, kulihat Daya hp udah pull.


Kembali kubuka chat yang dari tadi ku anggurin...


"Assalamualaikum"


"Ini No WAnya Angina Putri kan??"


Dan aku beralih ke aplikasi IG dan ada juga yang ngeChat disana .


"Assalamualaikum"


(Ucapnya , dan foto frofilnya hanya foto muslim saja terpampang disana Seperti nya dia laki-laki sepertinya).


Dan Aku tidak ingin Membalas pesan mereka entah dia Orang yang sama atau bukan Aku tidak perduli karna kebanyakan orang ngeChat cuma iseng-iseng doang dan aku tidak terlalu percaya dengan Sosial media orang orangnya cuma basa basi mending diabaikan itulah pikiranku untuk saat ini.


Jam jam seperti ini yang ku lakukan hanya membaca Novel di Aplikasi kesukaan ku, Novel tentang cinta muslim dan berbagai macam lainnya karena Aku ini orangnya bucinan yah begitulah 😄


Setelah lelah membaca novel Aku terlelap kealam mimpi!!!


°°°


Berjam jam aku tertidur dari kasur ternyaman yang ku miliki ini walaupun tak terlalu Mewah hanya Sederhana Muat dua Orang bila bersempit sempitan, tapi bila Sendiri leluasa berbolak balik seperti ini.

__ADS_1


Kurenggangkan otot otot yang kaku lalu Aku bangkit tak lupa Aku menoleh ke Jam yang terpampang di dinding Kamar dan sekarang Pukul 15:45, kucari keberadaan ibu dimana ternyata ibu berada di belakang Rumah, oh iya dibelakang Rumahku juga memiliki tanaman tapi tanaman sayur sayuran dan Rempah seperti Tomat,Cabe,bayam, kangkung,kunyit, serai, dll. Walaupun tidak luas tapi cukup untuk kebutuhan kami sehari hari walaupun didekat Rumah ada warung yang menjual hal serupa tapi kami hanya membeli yang tidak ada yang ditanam lumayan buat ngirit dan membuang kebosanan dirumah bila Pekerjaan didalam Rumah sudah selesai...


Kusapa ibu yang terlalu asik dengan menanam bibit baru didalam polibet


Ibu hanya tersenyum kepadaku, mungkin ibu lelah dari tadi .


"maaf kan anakmu ini Bu terlalu pemalas"ucapku lalu membantu kegiatan ibu.


"Yaudah sini bantu ibu nih masukan tanah dalam polibet".


"Baiklah ibuku yang rajin, baik, Soleha".ucapku sambil cengengesan.


"Muji itu yang ikhlas jangan kayak ngeledek dong,, kan ibu jadi bingung antara seneng atau kesel"sambil menjitak kepalaku ...


"Aduhh sakit Bu, kalau Anak ibu ini geger otak gimana?"


"Gak mungkinlah kan ibu jitaknya pake


perasaan".


"Kan aku yang ngerasain nya sakit apa enggak Bu." sambil mengerucutkan bibirku...


"Iya-iya putri ibu yang cantik buanggeeet ibumu ini minta maaf."(sambil mencium pipiku dengan gemes).


°°°


Tidak terasa menjelang sore dan Ayah sudah pulang dari kebun.


Berbagai kegiatan ku lakukan mulai dari bermasak bersama ibu dan kegiatan lainnya, Aku bergegas Mandi seusai bergantian bersama kedua orang tua ku.


###


Bagi yang mampir di novel saya Mohon votenya yah dan Komen biar yang Nulis nih makin Semangat Terimakasih semua🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2