Senja Yang Kunanti

Senja Yang Kunanti
Bab6. Tampan baangeeeeeettttt sumpahhhhhhh


__ADS_3

POV Irham


Hari semangkin Sore kulihat jam dipergelangan tanganku 05.30 , kurenggangkan otot-otot yang mulai kaku.


Dari tadi aku terus berkutat diatas meja , mengecek berbagai macam kosmetik yang mulai habis dan memesannya lagi.


Selesai melakukan pekerjaan aku bersiap siap untuk pulang, kulangkah kaki dari ruangan ini dan menuju ke depan. lumayan banyak orang yang berkunjung di setiap sisi dalam ruangan ini terpenuhi.


Langkah demi langkah berjalan setiap berpapasan dengan Pengunjung aku selalu tersenyum.


Hingga perbincangan gadis gadis remaja di pojok pojok ruangan tertangkap Indra pendengaran ku.


" Tampan ,,, dia pemilik toko ini loh!!"


"Masa sih?"


" Iya aku langganan soalnya disini aku juga suka bertanya sama karyawan disini.."


"Ohhh fans yah ,, banyak yang di tau".


Cekikikan dipojok pun terdengar, aku berlalu dan kusenyumi mereka tampak dari salah satu dari mereka salah tingkah. lagi lagi mereka berbarengan mengucap kan.


"Tampan baangeeeeeettttt sumpahhhhhhh". Sambil menutup mulut mereka dan tiba tiba mereka menunduk , mungkin malu karna mata pengunjung yang lain pada tertuju ke mereka...


Menuju parkiran,,


aku memasuki mobil dan bergegas pulang kerumah.

__ADS_1


06.00 Pas, aku sampai rumah kuparkir mobil diparkiran rumahku aku memang tinggal sendiri sekarang semenjak 2 tahun lalu. Aku ingin belajar mandiri sejak saat itu, walaupun aku pulang seminggu sekali kerumah orang tuaku yang berjarak 6 kilometer dari sini.


Aku tinggal berdua dengan bibi Tini dirumah ini. dia paruh baya dan sebatang kara tidak ada lagi keluarga yang dia miliki aku sudah menganggap dia seperti ibu karna perhatiannya yang bertubi-tubi membuat ku nyaman.


Kulangkah kaki memasuki rumah ini dan bibi Tini membukakan pintu untukku .


" Silahkan masuk Nak Irr". Ucapnya


"Terimakasih Bu Tini, gak usah bukain pintu Bu untuk saya, saya masih bisa melakukannya Bu". Ucapku tidakk enak melihat dia tergopoh-gopoh menuju pintu.


"Tidak papah nak Irr ibu masih bisa".


"Lain kali tidak usah Bu ".ucapku sopan.


"Baiklah nak Irr,, ibu ingin kebelakang lagi". Ucapnya.


"Iyaa nak Irr".dan berlalu menuju dapur.


Aku menuju kamar, didalam kamar aku duduk di sofa kamar sambil menyenderkan punggungku dan merilek kan kepala yang terasa pusing.


setelah beberapa menit duduk aku ingin membersihkan tubuh yang seharian terasa gerah .


Kulangkah kan kaki menuju kamar mandi kunyalakan shower dan mengguyur kan tubuh, kubersihkan seluruh badan dengan peralatan mandi yang kupakai biasanya.


Selesai mandi ku kenakan pakaian harianku setelah itu aku baring kan badan dikasur, teringat akan hp yang masih terletak diatas meja dekat sofa aku bergegas bangun untuk mengecek lagi WA tadi.


siapa tau gadis tadi sudah membalas, atau setidaknya! melihat namun apalah daya kenyataan nya Online pun tidak .

__ADS_1


Kembali kuchat lagi agar dia tau siapa aku...!!


"Na ini kak Irham.")


"Maaf yah kakak minta no mu sama Lala ."


Kukirim walaupun centang satu tak apalah yang penting dia membacanya itu sudah lebih cukup.


Kerongkongan terasa kering Kulangkah kan kaki menuju dapur untuk mengambil minum, kulihat Bu Tini sibuk dengan masakan yang sedang dikerjakannya, kusapa Bu Tini...


"Bu masak apa??"


"Masak sayur nak Irr ,nak Ir mau makan sekarang?"


"Nanti aja Bu, sekarang belum lapar. kalau ibu lapar makan duluan aja, nanti saya cari sendiri kalau lapar."


"Baik nak Irr, jangan lewatin makan malam nak, tadi pagi aja gak sarapan padahal sudah ibu siapkan."


"Iyaa Bu, tadi saya buru-buru".


"Lain kali jangan dilewatkan nak, tidak baik untuk kesehatan."


"Iya Buu." Ucapku sopan dan tersenyum kepada Bu tini.


Aku berlalu masuk kekamar lagi dan kurebah kan badan kekasur empuk milikku ini tanpa sadar aku terlelap dalam kedamaian...


Mohon jangan lupa like nya semua 🥰🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2