
"Assalamualaikum"
"Apa kabar?'
"Masih ingat gak sama kakak."
"Aku kak Reh Na, maaf yah setelah kejadian dulu kita tidak pernah bertemu lagi kakak memang salah Na, dalam waktu dekat kakak akan menemuimu kakak harap kamu jangan menghindari Kakak."
Kak Reh, apakah ini memang kak Reh astagfirullah seketika aku teringat lagi dengannya .
Apa dia ingin menemui ku untuk apa lagi bukannya aku tidak memaafkannya tetapi ketika aku bertemu dengannya aku jadi teringat kembali masa lalu itu ...
Apa aku harus membalas atau mengabaikan untuk apa dia ngedm aku segala?
Berpikir positif mungkin kak Rehan hanya ingin minta maaf Na.
Sudah lah diabaikan saja aku lagi tidak ingin punya urusan dengannya , seketika hati ini rasa nya ingin menangis tapi kucoba tepis semua perasaan yang menyesakkan dada ini.
Kulihat jam ternyata sudah jam 11 kucoba untuk menutup mata ini dan berbaring dikasur agar perasaan lebih tenang.
'''Sesungguhnya aku tak benar benar membencimu, hanya saja rasa cinta kita dulu hadir dengan kesalahan .
Jalannya saja sudah salah tidak mungkin kita mendapatkan cinta berkah itu
bila jalan yang ditempuh salah.'''
__ADS_1
Terlelap dengan semua pikiran .
°°°
POV Irham
Ditengah perjalanan menuju desa aku sebenarnya kelelahan tapi aku mencoba untuk menyemangati diri ini.
"Ayo semangat untuk menjemput ibu dari anak anak ku."
"Ibu dari anak anak ku." Kata kata yang membuat aku tersenyum dan mengulang ngulangnya dalam hati.
Kruk kruk krukkk. Suara perutku .
Astaga akupun teringat tadi aku tidak sempat sarapan setelah berangkat dari rumah.
Kulihat ada tempat makan dan kuparkirkan mobil dipinggir jalan dan melangkah masuk kedalam.
Aku masuk kewarung makan yang sederhana namun banyak pengunjung datang disini.
Tak ambil pusing kupanggil pelayan yang lagi menatapku juga.
Mbak, saya pesan nasi campur saja dan jus jeruk nya...
Iyaa , ada lagi yang dipesan atau ini aja tuan. Ucapnya sopan dan tersenyum manis kepadaku.
__ADS_1
Itu saja mbak . Ucapku.
"Silahkan ditunggu tuan , pesanannya akan segera datang."
Baik. Ucapku sambil berhenti melihatnya karna dia seperti gadis genit membuat aku tak nyaman.
Saya akan menyiapkannya dengan cepat tanpa menunggu mengantri tenang saja karna pelanggannya tampan menjadi saya semangat. sambil berlalu dengan berlenggak lenggok.
Ku ambil hp yang dari tadi hanya didalam kantong, dari kemaren aku tak punya kesempatan untuk memegang hp sebenarnya aku teringat dengan pertanyaan Nana yang menanyai keseriusanku tetapi tak kubalas aku hanya ingin membalas nya dengan bicara langsung saja.
Aku tak pandai merangkai kata sehingga aku tak mampu membalasnya tapi aku ingin bicara langsung dan dapat jawaban langsung darimu aku ingin mengenalmu perlahan.
ku chat Lala bahwa aku akan menginap dua hari dirumahnya.
Dan ku masukan kembali hp ke kantong celanaku.
pesanan ku tadi pun datang
Banyak pengunjung pada menatapku heran karna mereka dari tadi menunggu pesanan belum datang datang, sedangkan aku baru datang tapi pesanan cepat datang umpatan umpatan pun keluar dari hati mereka.
Untung ganteng kalau gak gue ambil tuh pesanan!!.."
Karna aku orangnya tidak memperhatikan sekitar dan menyantap makanan dengan tenang membuat mereka percuma saja mengumpat .
Makan dengan lahap Tampa memperhatikan orang orang yang masih pada meperhatikan, ada yang kagum ada yang entahlah pikiran orang orang pasti berbeda beda .
__ADS_1
Setelah selesai makan aku pun berangkat lagi karna aku buru buru rencana aku harus sampe sebelum malam.
***