Senyum Yg Penuh Luka

Senyum Yg Penuh Luka
chapter 11


__ADS_3

keesokan harinya setelah membuat sarapan lowa langsung menuju kampus meninggalkan sarapannya takut terlambat telat jika harus menunggu makannya dikamar


ia menuju kelasnya dan langsung ikut bergabung ditemani temannya.


lowa: hay


"hay"ujar teman teman lowa serempak


lowa: bahas apa ni


siska: lagi bahas kamu


lowa: hah... tentang apa


siska: hehe canda


bayu: mau mau nya kamu percaya dia kan tukang halu" celetuk bayu


siska: paan sih namanya juga bercanda


lowa: tu kan setiap aku datang pasti kalian kelahi


amanda: tau ni mereka


bima: kumenangiiiiiiiiis


amanda: ini lagi yg satu mala nyanyi drama indosiar


sentak membuat teman yg lainnya tertawa


lowa: sudahlah bentar lagi pelajarannya dimulai


lowa dan teman temannya kembali ke kursinya masing masing tak lama mereka semua pun memulai pelajarannya

__ADS_1


hari mulai sore semua anak kampus pun kembali kerumah lowa tak langsung pulang ia langsung menuju toko bunga untuk bekerja


lowa: selamat sore semuanya


karyawan: sore lowa ini seragam baru untukmu


lowa: ok terimakasih


kemudian lowa langsung menuju ruang ganti untuk mengganti pakaiannya lowa pun mengambil keranjang kecil dan gunting besar untuk memotong bunga bunga tersebut.


lowa: waaah besar sekali taman ini bunga apa ya yg harus kurangkai


lowa melihat segerombolan bunga tulip berwarna pink campur merah sementara disebelah kiri berwarna kuning


lowa pun menghampiri bunga tulip berwarna kuning dan mulai mengguntingnya dengan lembut.


setelah itu ia mengambil bunga Kamboja berwarna putih dan pink.


sesudah menurutnya cukup ia menuju ruang rangkaian dan mulai menyusun nya di plastik dan kertas kusus untuk bunga


lowa membuat karangan bunga yg cukup besar khas untuk acara pengantaran


dan setelah dua rangkaian selesai lowa membawanya menuju rak


lowa: mm maaf nona ini hasil rangkaian saya tolong disusun didepan


karyawan: waah indah sekali nona lowa baiklah aku akan menyusunnya


kemudian karyawan tersebut menyusun toko bunga tersebut


lowa: nona bolehkan saya bertanya


karyawan: jangan panggil aku nona, lowa panggil aku karina

__ADS_1


lowa: oow ok mm karina toko ini tutup nya jam berapa


karina : toko ini tutup nya sekitar jam 2 malam dan buka jam 8 pagi.


lowa: Ooow


karina: ada apa


lowa: tak ada apa apa ko baiklah kalau begitu aku akan kembali bekerja.


kemudian lowa menuju ruangannya ia kembali merangkai bunga nya


lowa:bisa bisa aku jadi manusia beruang aku tak bisa istirahat tentunya


lowa: tak apa demi biaya kuliyah aku rela berkorban jika telah tiba waktuny wisuda nanti aku ingin menjadi dokter bedah


lowa merangkak bunga nya lebih indah agar berpenghasilan banyak.


semenjak ada lowa toko bunga milik Lina semakin banyak pengunjung bahkan lebih banyak yg mencari bunga tulip kuning milik lowa karna selalu dihias pita kecil bahkan disemprot berwarna biru buatan yg seperti alami lautan


jam menunjukan pukul 2 pagi dan lowa pun bergegas untuk pulang.


sesampainya dirumah lowa mengetuk pintu dan dibukakan oleh pelayan


pelayan: maaf nona tadi tuan jonatan marah marah mencari anda


lowa: benarkah


pelayan tersebut mengangguk sementara lowa langsung masuk dan ternyata telah disambut oleh natan yg duduk diruang tamu


natan: dari mana kamu hah jual diri


lowa: maaf pa aku tadi habis bekerja

__ADS_1


natan: halaah palingan kerja di club ya kan"ucap natan menyayat hati


__ADS_2