
sementara dikamar kini ela dan pria tak dikenalnya tertidur dengan pria tersebut membelakangi ela
tak lama ela terbangun sembari memijat keningnya ia mengingat ngingat apa yg terjadi tadi sore.
ia membulatkan matanya ia melirik pria disampingnya yg tak mengenakan apa apa
ela kemudian melihat badannya yg juga tak mengenal pakaian serta darah terlihat jelas diselangkangnya
ela: apa yg telah aku lakukan "ujarnya dengan mata berkaca kaca
kemudian ela menendang pria tersebut
ela: pergi kau hiksss hiksss pergiiiii" teriaknya histeris sehingga pria yg ia tendang tersebut tersungkur dan terbangun
pria tersebut tak kalah kagetnya dengan ela
pria : apa yg kau lakukan denganku " ujar pra tersebut menyalahkan ela.
ela: kau yg memperkosaku dan sekarang kau yg menyalahkan ku hah" teriak ela
pria tersebut : heh kamu jangan sembarang ngomong ya
ela: sekarang kau pergi pergiiiiiii
tak tega melihat ela menangis pria tersebut memakai pakaian dan celana nya dan keluar dari dalam kamar
sementara ela perlahan turun dari ranjang ia merasakan sakit yh luar biasa dibagiang selangkangnya ia menggigit bibir bawahnya dan memungut pakaiannya yg berserakan dilantai
__ADS_1
ia melihat darah diranjang tersebut ia menangis tersedu sedu ia menuju kamar mandi yg ada dikamar tersebut dan membersihkan dirinya
setelah itu ia keluar dengan pandangan kosong
ia mengambil kunci mobilnya yg berada dilantai juga.
ia pulang menuju rumah.
sesampainya dirumah ia melihat seluruh keluarganya berada diruang tamu
sairah yg melihat kedatangannya langsung berhambur memeluknya
sairah: nak kamu membuat kami semua khawatir
ela tak menggubrisnya ia melihat lowa yg sedang berdiri ditangga ia menatap lowa dengan tatapan penuh kebencian ia ingin melampiaskan semua amarah nya pada diri lowa sementara lowa yg ditatap hanya menunduk diam.
kemudian ela mendekatinya dan menampar nya
seluruh keluarga yg melihatnya terkejut
alfin: KAKA APA YG KAKA LAKUKAN HAH" teriak alfin menggebu gebu
ela: PUAS LO HAH SUDAH PUAS
lowa yg tidak mengerti hanya diam menatap ela kebingungan ia merasakan rasa pedih dipipinya yg mulai mengeluarkan sedikit darah akibat kena goresan kuku ela
natan : ela apa yg kamu lakukan " natan
__ADS_1
ela: pah ka lowa menyuruh seorang pria untuk memperkosaku
semua yg berada diruang tengah terkejut mendengarnya sama halnya dengan ibu lowa ia terduduk lemas
ela: sekarang aku bukan perawan lagi
lowa: tidak pa itu tidak benar aku seharian berada di dalam kamar
natan : apakah itu benar lowa
lowa: tidak pa
sairah : jangan bohong kamu ela" teriak sairha sekuat tenaga karna telah merasakan lemas di sekujur tubuhnya
ela: gk ma ini semua salah nya ka lowa dia yg menyuruh seseorang untuk membuatku mabuk dan akhirnya aku melakukan hubungan seksual dengan pria tersebut
lowa : tidak pa lowa sama sekali tidak menyuruh seseorang untuk melakukan hal itu
alfin: yg dikatakan ka lowa benar pa ka lowa sama sekali gk melakukan hal tersebut
ela: diam kamu fin selama ini aku diam kau selalu saja membelanya sekarang tidak akan aku biarkan
alfin: aku hanya membela ka lowa ka tidak seperti mu yg berhati keras
natan : CUKUP
natan: LOWA PAPA GK NYANGKA KAMU MELAKUKAN HAL INI TERHADAP ADIK KANDUNG MU SENDIRI SEKARANG KAMU IKUT PAPA
__ADS_1
natan mendekati lowa dan menarik rambutnya hingga lowa terseret
alfin yg melihatnya langsung diselimuti api amarah yg membludak