Senyum Yg Penuh Luka

Senyum Yg Penuh Luka
chapter 2


__ADS_3

sesampainya dikamar lowa alfin dan lowa pun duduk dipinggiran ranjang.


alfin: kak jangan sedih ya maafin mereka semua ya ka.


lowa: gk papa ko dek kaka udah maafin mereka semua.


tak lama kemudian pelayan pun masuk dengan membawa nampan berisi makanan dan minuman.


pelayan: ini tuan dan nona.


lowa: makasih ya bik.


pelayan : sama sama nona.


kemudian pelayan pun meninggalkan lowa dan alfin yg kini sedang makan.


alfin: kak gimana kuliahnya.


lowa: alhamdulillah lancar kamu sendiri bagaimana sekolahnya.


alfin: lancar juga ko kak.


lowa kuliah sudah memasuki S4 sementara ela s3


dan gibran s1.


sedangkan alfin,bella dan kejora masih sekolah.


jika alfin ia duduk dibangku klas 3 SMA sementara bella duduk dibangku klas 2 SMA dan kejora klas 3 SMP.


KEESOKAN HARINYA.......


lowa: selamat pagi semua.


alfin:pagi kak.


sementara yg lain tak menggubrisnya hanya sibuk dengan makanannya saja.

__ADS_1


sairah : enak banget hidupnya bangun nya siang terus bangun bangun makan dasar gk ada tata tertib.


ela: tau tu kayak nyonya aja dirumah ini.


kejora: iya dah.


alfin: kalian gk boleh ngomong kayak gitu sama kaka yg lebih tua.


ela:kau ini selalu aja bela dia.


bella :iyadah kak alfin.


lowa:maaf kan lowa ma baiklah besok lowa akan bangun pagi untuk menyiapkan sarapan.


natan: baguslah kalau sadar diri ingat kau itu yg lebih tua tau gk


lowa: iya pah.


saat lowa ingin duduk tiba tiba gibran pun berdiri dari hadapan semuanya.


ela dan bela: aku juga"ujar bela dan ela serempak lalu keluar rumah.


kejora: ini semua gara gara kak lowa tau gk.


kemudian kejora menghampiri kaka kakanya dan ikut bergabung.


sairah: puas kamu"bentak sairah lalu pergi untuk acara arisan.


natan: anak gk bisa diuntung"ujar natan dangan nada penuh penekanan.


lalu pergi begitu saja dan kini tinggallah lowa dan alfin.


lowa menangis piluh hatinya sangat sedih ia merasa dikucilkan oleh keluarganya dan hanya alfin yg bisa membantunya.


alfin pun berdiri menghampiri lowa lalu mengelus ngelus pundak lowa.


alfin: yg sabar ya kak.

__ADS_1


lowa hanya mengangguk lalu kemudian ia pun mengantar alfin kesekolahannya.


dan ia pun menuju kampus.


dikampus ia melihat gibran dan ela dikantin sedang memakai cemilan sembari tertawa.


lowa: Hai


ela: duh tiba tiba selera makanku jadi gk enak.


gibran bukannya menjawab pembicaraan ela ia malah membentak lowa.


gibran: heh lo jangan disini coba belum puas ya udah hilangin selera makanku tadi pagi sekarang lo disini lagi bener bener mood makan gw jadi hilang tau gk"bentak gibran..


lowa: iya iya kaka minta maaf ya udah deh kaka pergi dulu.


ela: udah telat ayok bran"ujar ela sembari menarik tangan gibran.


lowa berusaha menahan tangis menahan rasa malu sekarang ia sudah menjadi tontonan teman teman kampusnya.


lowa, gibran dan ela memang tak satu kelas namun mereka satu kampus.


gibran mengambil klas ilmuan jika lowa klas kedokteran dan jika ela ia mengambil klas keperawatan.


lowa : Hai teman teman.


Siska: Hai lowa.


amanda: Hai lowa


Bima:Hai gadis cantik.


lowa:dih modus


ucapan lowa membuat teman temannya tertawa semua satu klas sangat menyukai sikap lowa yg peramah dan lembut itu.


lowa banyak teman temannya namun aneh nya ia dikucilkan keluarga.

__ADS_1


__ADS_2