
seusai membersihkan kamar mandi kejora lowa pun menuju kamar alfin.
tok
tok
tok
alfin: siapa
lowa: ini kk dek
alfin: oow ka lowa masuk ka pintunya gk dikunci ko ka
kemudian lowa masuk denganembawa benda untuk membersihkan kamar mandi.
alfin: loh kk mau ngapain.
lowa: kaka mau membersihkan kamar mandi mu
alfin :jangan ka biar pelayan aka yg membersihkannya kan kaka bukan pelayan dirumaha ini.
lowa : tapi ini perintah mama dek kaka gk bisa nolak.
alfin: loh tetep gk bisa ka kaka juga anak mama seharusnya mama gk ngelakuin ini smaa kaka.
alfin: kaka duduklah disini"ujar alfin menepuk nepuk pingiran ranjang disebelahnya.
lowa: jangan dek kaka kotor habis membersihkan kamar mandi yg lain juga tadi.
alfin : wah bener bener keterlaluan mama
sekarang kaka jujur apakah kaka membersihkan kamar mandi suatu adik adik kaka sebelum aku.
lowa hanya mengangguk.
__ADS_1
alfin : apa yg membuat kaka dihukum mama sampai seberat itu.
kemudian lowa menceritakannya dari awal hingga akhir tanpa ada yg terlewat satu pun
kemudian alfin meninggalkan lowa yg berada dikamarnya liwa yg melihatnya bukannya mengejar ia malah tetap menuju kamar mandi untuk mbersihkan nya
alfin: MAMA!!! MAMA!!! "teriakan alfin menggelegar satu ruangan kini tatapannya memerah mengkilat rahangnya mengerat semua urat urat tangannya terlihat dengan jelas hingga suatu saudara dan mama papanya datang menemuinya.
sairha: ada apa nak kamu teriak teriak.
alfin: CUKUP MA KA LOWA ITU BUKAN PEMBANTU DIA ITU ANAK KANDUNG MAMA BUKAN SEHARUSNYA MAMA PERLAKUKAN DIA SEPERTI ITU.
NATAN: ALFIN BERANI BERANINYA YA KAMU BENTAK MAMA
alfin: pa seharusnya papa tanya dulu apa masalahnya ka lowa itu gk salah.
ela: gk salah giman sih fin sudah jelas jelas ka lowa yg buat pipku memar begini.
alfin: TAPI YG NAMPAR ITU BUKAN KA LOWA
alfin dapat bogem mentah dari gibran.
alfin tak tinggal diam ia pun membalas.
akhirnya mereka saling tinju meninju satu sama lain.
mama sairah yg kawatir kii pun langsung menghentikan aksi mereka.
sairah: cukup ini semua gara gara anak sialan itu kalian jadi berantem.
alfin: aku gk mau tau ma jika mma masih berbuat tak adil kepada ka lowa aku akan angkat kaki dengan ka lowa dari sini ma.
gibran: gk akan bisa kau keluar dari sini
alfin: apa hak lo hah
__ADS_1
gibran: ya berhak la gw kaka lo
alfin : hmm kaka gk dianggap bagiku" ujar alfin sinis.
gibran: kurang ajar
gibran pun kembali menghantam wajah alfin sama halnya dengan alfin.
Natan pun menjadi marah seketika ia pun langsung mencekram kerah baju gibran dan alfin.
Natan : sudh hentikan jika kalian masih terus kelahi papa akan hukum kalian berdua.
kata Natan penuh amarah karna tak sanggup melihat kedua wajah putranya
Natan :LOWAAAAAAA" teriak Natan mampu menembus pendengaran lowa yg berada dikamar mandi
lowa pun bergegas menuju sumber suara yg memanggilnya.
lowa: iya pa
plakk...
natan: PERGI KAMU DARI SINI
lowa: TAPI APA SALAH LOWA PA" ujar lowa sembari memegangi pipinya dan menangis.
alfin: APA YG PAPA LAKUIN" ujar alfin memberontak
kemudian Natan menarik pergelangan tangan lowa dan menyeretnya keluar.
lowa: papa papa jangan lakuin ini ke lowa papa papa kumohon papa pa plis hikssss hikssss hikssss papa papa" teriak lowa histeris.
sementara adik adik lowa yg lainnya tersenyum puas namun tidak dengan alfin.
ia pun kemudian menghampiri papanya yg menarik tangan kakaknya.
__ADS_1