Senyum Yg Penuh Luka

Senyum Yg Penuh Luka
chapter 18


__ADS_3

seusai misi mereka berhasil mereka pun segera menuju mobil amanda.


lowa sangat senang mendapatkan barang barangnya


kemudian mereka pun kembali seberapa kerumah amanda untuk menaruh koper dan tas lowa.


lowa: ini buku lo terimakasih banyak ya


amanda: ok sama sama yok berangkat


lowa: ayoo


kemudian mereka pun menuju kampus sembari tertawa memikirkan hal tadi.


dirumah natan alfin tidak keluar kamar sama sekali.


hingga membuat sairah dan yg lainnya cemas.


sairah : nak keluar dong mama kawatir sama kamu


alfin: gk ma alfin gk mau masuk sekolah hari ini


sairah: loh kenapa


alfin:........


tidak ada sahutan lagi sehingga sairah pun menjadi kesal.


sairah menuju meja makan dengan wajah khawatir


natan: apakah dia masih tidak mau ma


sairah: dia bilang hari ini tidak mau masuk sekolah PA


natan: loh mau jadi apa anak ini bentar ma biar papa yg maksa

__ADS_1


kemudian natan menuju kamar alfin dan menggedor gedor pintu kamarnya


natan: alfin buka pintunya papa mau bicara sama kamu.


alfin: untuk apa bicara dengan papa kejam seperti anda


natan : brengsek dasar anak kurangajar buka pintunya" teriak natan hingga terdengar diruang makan.


sairah yg mendengar nya mulai panik ia pun menghampiri suaminya.


sairha : pa sudahlah biarkan


natan: biarkan bagaimana ma anak seperti dia tak pantas dibiarkan


sairha: maafkan dia pa sudah ya


kemudian sairha menuntun natan memuju meja makan dengan natan yg nafas memburu.


sementara di kampus lowa sedang mengerjakan tugasnya bersama teman temannya.


amanda: lowa ayok ke toko bunga


lowa : ok


kemudian amanda pun mengantarkan lowa ke toko bunga.


sesampainya disana amanda pun langsung melesat pulang sementara lowa ia memulai pekerjaannya


semua karyawan ditoko bunga dipanggil bu Lina di ruangannya mereka semua pun menuju ruangan bu Lina


lina: sudah 2 bulan toko ibu masih berkembang baik dan penghasilannya banyak ini gaji kalian semua


para karyawan yg mendengarnya merasa senang mereka pun menerima gajian mereka satu persatu.


terakhir lowa yg mngambilnya

__ADS_1


lina: nak hasil kerja kamu bagus jadi ibu beri lebih dan juga bonus.


lowa: terimakasih banyak bu


lina: sama sama nak


kemudian lowa dan yg lainnya diperbolehkan pulang karna bu Lina ada urusan penting.


lowa pulang dengan perasaan senang tabungannya kini penuh


lowa menuju rumah amanda dan langsung masuk kedalam


amanda: loh ko udah pulang wa


lowa: iya tadi bu Lina ada urusan.


amanda: Ooow


amanda: sebaiknya kamu bersihkan badan lalu makan malam


lowa: terimakasih ini aku ada gajian aku akan membagikannya untukmu


amanda: gk usah wa ini uang milik kamu dan kamu lebih membutuhkannya dariku sebaiknya uang ini kamu tabung buat keperluan mu untuk hal yg lain serahkan pada lu aku mmiliki banyak uang dibank jika aku memerlukannya aku tinggal gesek saja


lowa: terimakasih ya man kau seperti ibu kandung saja sedangkan ibu kandung ku saja tidak seperti mu


ujar lowa yg mulai meneteskan air mata


amanda : setelah wisuda nanti kita pi dah kekota lain aku akan menjadi pengganti alfin yg selalu setia disampingmu untuk teman teman yg lain biarkan mereka punya kehidupan masing masing


amanda : dan juga untuk menjauh keluarga laknat mu itu


lowa mengangguk dan kemudian berhamburan kepelukan amanda.


kini mereka menjadi sahabat selamanya

__ADS_1


__ADS_2