Senyum Yg Penuh Luka

Senyum Yg Penuh Luka
chapter 22


__ADS_3

seorang pria berwibawa memasukki kantornya dengan gagahnya melangkah dengan tegas namun mengeluarkan kesan aura dingin yg membuat para karyawan nya bergidik ngeri semua karyawan menyambutnya namun tak ditanggapinya .


ia menuju ruangannya diikuti asisten pribadinya yaitu riki


sesampainya diruangan ia pun langsung menduduki kursi kebesarannya


arka : dimana gadis itu


riki: sudah saya antar diruangannya tuan


raka: apa kau sudah mengajari bagaimana pekerjaannya


riki: sudah tuan


raka: apa kah ada jadwal hari ini


riki : ya ada klien dari kota A ingin mengajukan kerja sama dengan kantor Mr. Arkana.


arka : baiklah suruh saja ia keruangan ku jika ia sampai disini.


tak lama seseorang pun mengetuk pintu


tok


tok


tok


arka : masuk


lowa: permisi presdir ada berkas yg harus anda tanda tangani


arka : kemarikan


kemudian lowa mendekat dan meletakan berkas itu perlahan diatas meja.


lalu ia pun izin pergi


lowa: permisi presdir


arka: tunggu


lowa pun membalikan badan menghadap arka namun dengan pandangan menunduk.


arka: kau tunggulah disitu" ujar arka menunjuk sofa


lowa hanya menurut kemudian ia pun menuju sofa dan duduk disana.


sementara arka menyuruh riki kembali ke ruangannya

__ADS_1


sejam lowa menunggu arka ia memandangi wajah arka dengan sejuta senyuman


(tampan sekali jika ia fokus seperti itu) batin lowa.


arka yg tersadar lowa sedang memandanginya menjadi kikuk.


ia tak tahan melihat wajah cantik lowa namun ia berusaha mengendalikan pikirannya


arka : ekhem "lowa berdehem untuk menghilangkan rasa canggung seketika lowa pun tersadar dari lamunannya.


ia menepuk nepuk jidatnya sendiri


(aduh lowa mengapa kamu bisa seperti itu ingat itu atasanmu sendiri) batin lowa


arka yg melihat lowa memukul mukul jidatnya sendiri menjadi heran.


arka : ada apa denganmu


lowa pun terkejut


lowa: eh eng enggak ko presdir ada nyamuk tadi "ujar lowa kikuk dan rada rada takut.


arka : disini tidak ada nyamuk jangan coba coba berbohong kau.


lowa: mm ti.... tidak presdir saya tidak berbohong


seketika arka menghentikan aktifitasnya dan mendekati lowa


sementara lowa yg ditatap menjadi canggung dan tak nyaman ia hanya menunduk kebawah


tiba tiba suara ketukan membuat lowa terkejut


tok


tok


tok


arka: masuk"ujar arka tanpa mengalihkan pandangannya dari lowa.


riki: tuan ada-) " ucapan riki terhenti saat melihat arka memandangi lowa


riki: ekhem ma.. maaf tuan klien kita yg dari kota A sudah datang.


arka: baiklah suruh ia masuk dan kau"ujar arka menunjuk lowa


arka: kembalilah keruangan mu


lowa mengangguk dan dengan segera ia menuju ruangannya.

__ADS_1


saat didepan pintu ia membungkukan setengah badan memberi tanda permisi lalu kemudian ia pergi.


tanpa sengaja ia melihat pria yg sedang membelakanginya ia pun tak perduli dan segera masuk menuju Ruangannya.


ia pun duduk dikurainya sembari memegangi dadanya.


lowa: ada apa presdir itu memandangi ku huh.....


ujar sembari mengusap dada lalu ia pun melanjutkan pekerjaannya.


hari semakin sore para karyawan pun pulang lowa juga kini sedang membereskan ruangannya karna pekerjaannya telah usai.


ia melangkahkan kakinya keluar kantor dan memesan taxi lowa pun menuju ke kediamannya


sesampainya di apartement terlihat apartement itu masih sepi


lowa: amanda belum pulang


ia pun merebahkan tubuhnya disofa untuk beristirahat sebentar namun tiba tiba ia tertidur


lowa bermimpi ia sedang bermain dipinggir danau ia melihat banyak sekali ikan yg berloncatan ia juga melihat kupu kupu sedang menari nari diatas para ikan yg sedang melompat lompat itu ia juga melihat kotak yg tak sengaja menabrak batu saat ingin melompat ia pun tertawa senang namun tiba tiba seseorang mendorongnya


lowa tercebur di dalam danau ia merinta tinta meminta tolong saat ia melihat ternyata keluarganya yg mendorongnya mereka tertawa senang melihatnya menderita namun lagi lagi ia melihat Alvin yg mengkhawatirkannya.


tiba tiba seseorang melompat ke dalam danau dan menolongnya


"apa kau tidak papa"ujar pria tersebut


saat lowa ingin melihat wajah pria tersebut ia malah terbangun dari tidurnya karna merasa ada yg menepuk nepuk pipinya.


amanda: hey lowa bangun astaga hey


lowa: amanda


amanda: ada apa denganmu kau tak mengganti pakaianmu dan juga mengapa kau tidur disofa


lowa : sekarang jam berapa


amanda : jam 1 malam


lowa: astaga aku tertidur dari sore sampai selarut ini


amanda: hmm pantesan aja kamu triak teriak gk jelas tadi waktu tidur


lowa: benarkah


amanda: iya apa kau mimpikan


lowa: aku bermimpi sedang bermain dipinggir danau besar namun keluarga ku langsung mendorongmu hingga aku tercebur kedalamnya lalu ada yg menolongku entah seperti apa wajahnya karna kau terlebih dahulu membangunkanku

__ADS_1


amanda: sudah la pasti keluargamu itu selalu berbuat keji terhadapmu baiklah sekarang lupakan istirahatlah aku tau kau pasti lelah


lowa: baiklah


__ADS_2