
alfin : HENTIKAN PAAAAA" teriak nya menggebu gebu
alfin : KA LOWA TIDAK ADA SALAHNYA SAMA SEKALI
ela: kalau kamu tidak percaya pun ini buktinya
ela memberikan hasil rekaman percakapan lowa tadi siang dengan seseorang
namun bukan lowa tapi ia menyuruh temannya untuk mengatakan itu dan menggunakan filter agar tampak terlihat siang hari padahal ia meminta temannya saat ia pulang dari club ia merencanakan nya hingga tersusun rapi
ia mengedit suaranya agar terdengar sama dengan suara lowa
ela: apa kamu belum puas hah"bentak lowa
alfin yg sedari tadi membela langsung membungkam mulutnya banyak tanda tanya dan rasa tidak percaya namun ia sudah melihat jelas
namun ada kebodohan diantara mereka semua yaitu mereka tak melihat siapa wajahnya
alfin: tidak mungkin
ela: ini dia
alfin: tapi ia membelakangi
ela: tidak mungkin aku harus merekam didepannya
alfin : aku tidak menyangka
lowa: alfin jangan percaya Alfin kumohon itu bohong
alfin diam ia meneteskan air matanya kali ini ia tidak mempercayai lowa ia berlari menuju kamarnya
lowa : alfiiiiiiin" teriak lowa
__ADS_1
sementara ibu dan adik adik lowa hanya menonton nya saja mereka bingun apa yg harus mereka lakukan.
lowa: papa sakit pa hiksss hiksss papa tolong percaya pada lowa ini bukan lowa yg melakukannya
natan: bohong kamu sudah jelas jelas adikmu mengatakan nya kalau kamu yg menyuruh orang dan mempunyai buktinya masih mau mengelak kamu ha" teriak natan sembari menyeret lowa
lowa: tidak pa lowa tidak melakukan itu
sesampainya didepan pintu natan melempar lowa keteras.
natan: pergi kau dari sini jangan anggap aku sebagai orang tua mu lagi dan jangan coba coba menampakan diri disini ingat itu
kemudian natan menutup pintunya
lowa: papa jangan usir lowa dari sini pa papa mama tolong lowa ma hikssss hiksss hiksssss mamaaaaaa" teriaknya
lowa kemudian menuju gerbang dengan jalan gontai dan isak tangis piluh ia terus berjalan
dan gerbang pun terbuka lebar untuknya
lowa: selat tinggal semuanya" kata lowa ditanggung tengah isaknya
lowa menelusuri jalan raya yg sudah mulai sepi dengan berjalan gontai
ia menangis sepanjang jalan ia bingun harus bagaimana sedangkan uang tabungan berada dikamar nya.
akhirnya lowa pun memutuskan untuk pergi kerumah amanda untuk sementara
sesampainya dirumah amanda lowa mengetuk pintunya
tom
tok
__ADS_1
tok
tok
tok
tok
amanda: sebentar
kemudian amanda pun membuka pintunya dan betapa terkejutnya ia saat melihat pemandangan didepannya
amanda: lowa yaampun aku senang banget lo kesini kebetulan aku lagi gk punya teman mama papa aku keluar kota
lowa tak menggubrisnya ia hanya diam sembari terisak
amada: lo kenapa
lowa kemudian memeluk amanda dan menangis dipelukan amanda
amanda yg masih terkejut ia pun menuntuk lowa untuk duduk disofa
amanda: sudahlah lowa tenang kan dirimu dulu katakan apa yg terjadi
kemudian lowa menceritakan dari awal hingga dimana dirinya dilempar keluar oleh ayahnya
amanda: ya ampun lowa jika gw jadi lo gw bakalan balas dendam tu kemereka apalagi ke ela adik lo yg sok suci itu
lowa: sekarang apa yg harus aku lakukan uang tabung ku berada didalam kamar
amanda: sudahlah jangan pikirkan hal itu sementara li tinggal disini sama gw dan gw juga ada baju baju lama gw yg gk gw pakek lo bisa memakainya nanti
lowa: tapi buku kampus ku kaya apa
__ADS_1
amanda: jangan pikirkan hal itu gw punya buku kampus gw yg lama lo tenang aja
lowa: terimakasih ya amanda gw janji gw bakal balikin jika gw udah sukses gw akan balas kebaikan lo