
lowa bergegas menuju ruangannya ia meninggalkan arka yg berdiri menatap punggungnya.
"gadis yg menarik " gumamnya.
sesampainya diruangan lowa langsung duduk dikursinya sembari memegang dadanya yg berdentum.
lowa: ada apa dengan pria dingin itu seperti cap playboy saja.
kemudian lowa kembali mengerjakan pekerjaannya
namun pikirannya kembali mengingat sosok ayahnya yg berada di kantor tadi.
lowa: mengapa ayah bisa ada dikantor presdir arka?
apa yg dilakukannya ?
tiba tiba seorang wanita cntik memasuki ruangannya dengan gaya angkuhnya.
.... : hei kamu
lowa pun terperanjat
lowa: eh iya?
.... : kamu mau godain calon pacar aku ya
lowa: maaf mbak maksud mbak nita apa.
yah yang berbicara dengan lowa adalah nita sekretaris pertama arka.
nita: alah gk udah alasan kamu aku tau kok semuanya.
lowa: maaf mbak aku benar benar gk ngerti maksudnya apa.
nita: tadi aku lihat kamu pelukan sama presdir arka ya kan
lowa: kayanya mbak salah paham aku gk a pelukan sama presdir
nita: alah gk udah ngarep kamu aku tau kok kamu berusaha deketin presdir ya kan.
lowa: kagak.
nita: udah deh gk us-)
belum nita melanjutkan perbincangannya tiba tiba ada yg berdehem keras.
.... : ekhem
nita dan lowa pun menoleh kearah sumber suara tersebut.
__ADS_1
lowa dan nita terkejut melihat asisten riki berdiri didepan pintu.
lowa : mm... maaf tuan
riki:lowa kau tidak punya salh apa apa buat apa kau minta maaf seharusnya nita yg minta maaf.
nita: mm maaf tuan
riki : ok aku maafkan sekarang kau keluar dari ruangannya lowa sebelum aku mencincang tubuh jelekmu itu
nita yg mendengarnya bergidik ngeri ia pun segera keluar dari ruangannya lowa.
riki: sekretaris lowa tuan meminta anda untuk ke ruangannya "ujar riki terkesan tegas.
lowa: baiklah.
kemudian lowa menuju ruangan arka dengan diikuti arka
sesampainya didepan ruangan arka lowa mengetuk pintu terlebih dahulu.
tok
tok
tok
arka : masuk
arka: duduklah
ujar arka menunjuk kursi di depannya
arka: baiklah aku memanggilmu karena aku ingin membawamu kerestoran untuk menemaniku bertemu klien direstoran X
lowa: tapi presdir
arka: aku tak suka dibantah
lowa: buka maksud saya bukankan ada asisten riki yg bisa menemani anda
arka: apa kau bosan bekerja
lowa:mm m ti.. tidak tuan
arka : baiklah kembali keruangmu dan jangan lupa apa yg aku bicarakan
lowa: baik presdir
kemudian lowa pun menuju ruangannya dengan cepat bahkan ia esemapt sedikit berlari seperti dikejar setan
__ADS_1
ia duduk dikurainya dengan nafas ngos-ngosan
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
hari telah siang kini lowa satu mobil dengan riki dan arka.
riki yg menyetir sementara lowa duduk dibelakang dan disamping arka.
lowa nampak canggung dikelilingi pria salju
lowa:(mengapa aku harus satu mobil dengan para pria salju ini ya Tuhan) batin lowa
kemudian mobil pun melesat sampai direstoran x
sesampainya disana lowa, riki dan arka memasuki restoran tersebut.
lowa melihat kesana kemari bak orang ilang.
arka: apa yg kau cari
lowa: eh mm anu... itu mm
arka: anu anu apa?
lowa: tidak ada presdir
arka:jika dikantor kau boleh memanggilku presdir tetapi diluar jangan memanggilku dengan sebutan itu.
lowa: baik tuan.
kemudian mereka menuju seorang pria paru baya dan juga seorang pria yg agak muda disampingnya.
lowa berenti sejenak melihat pemandangan di depannya.
ia terperangkap dan sedikit gemetar namun sedikit ada rasa senang.
arka: mengapa kau berdiri disitu duduklah.
lowa yg sedari tdi berdiri memandangi pria tersebut pun langsung terkejut ia pun segera duduk disamping arka.
sejenak pria tersebut memandangi lowa sama halnya dengan pria disampingnya.
__ADS_1
lowa: ( yatuhan aku senang melihat adikku Alvin rasanya aku ingin membawanya) batin lowa senang
alfin:(wajah wanita ini seperti kak lowa ahh tidak tidak buang jauh jauh tentang wanita jahat itu aku tak menyangka ka lowa sejahat itu dan sekarang ka ela hamil tanpa suami karnanya) batinnya