Senyum Yg Penuh Luka

Senyum Yg Penuh Luka
chapter 25


__ADS_3

mereka sekarang sedang membahasa soal kerja samanya


sementara lowa, riki, dan alfin hanya diam menyimak obrolan atasan mereka.


arka : baiklah kita akhiri sampai disini saja


natan: trriamaksih tuan senang bekerja sama dengan anda "ujar natan menjabat tangan arka


namun arka hanya menyambut dengan expresi dingin dan terkesan tegas.


kemudian natan pamit lowa menyaksikan kepergian ayah dan adiknya itu dan berusaha menahan tangis agar tidak diketahui arka dan riki


lowa:( semoga mereka hidup bahagia)batin lowa.


lowa menatap arka yg sedang memakan makanannya ia terus menatap arka tanpa berkedip ada rasa ingin memiliki nya.


saat arka ingin meminum jus matanya melirik kearah lowa hingga tatapan mereka pun bertemu.


arka: kenapa kau menatapku seperti itu dihh


lowa: eh m maaf tuan


arka: saya tau saya ini tampan tapi biasa aja klo natap jangan kaya orang kegatelan


lowa:( ****** beruntung kau boss ku kalau buka udah ku begem tu mulut biar diem)batin lowa


seusai itu mereka menuju kantor lowa masih berada disamping arka.


sementara riki disamping lowa.


semua karyawan tak heran menjaga riki dan arka jika urusan lowa mereka berani saja menatapnya bahkan dengan tatapan sinis penuh kebencian


namun jika karyawan laki laki malah beringin ingin mendekati lowa dan mengajaknya untuk pacaran

__ADS_1


lowa satu lift dengan arka dan riki lowa masih ditengah antara mereka.


hingga lowa menjadi gugup.


lowa:( ya Tuhan selamat kan nyawa hambamu ini yg tengah berada diantara pria pria salju ini )batin lowa


pintu lift terbuka arka melangkahkan kakinya lebat menuju ruangannya dengan diikuti riki sementara lowa menuju ruangannya yg berada disebelah ruangananya riki.


lowa mendudukan badannya sembari memgusap wajahmu dengan kasar.


lowa: ingin sekali aku berjumpa mereka.


lowa mengingat dimana saat ia masih tinggal dengan keluarganya ia yg selalu dipojokan dan disingkirkan.


jam menunjukan pukul 5:30 lowa pun bergegas untuk pulang karna di apartement tidak ada siapa siapa sementara amanda masih berada di mall bekerja.


sesampainya di apartement lowa merebahkan badannya disofa sebentar.


kemudian itu lowa bergegas menyiapkan makan malam untuknya dan amanda.


setelah itu ia menuju sofa untuk menonton TV sembari menunggu amanda pulang.


jam menunjukan pukul 12 malam.


namun amanda tak kunjung pulang. membuat lowa khawatir.


tok


tok


tok


amanda : lowa

__ADS_1


tok


tok


tok


lowa mendengar suara ketika pi tu serta namanya dipanggil ia pun bergegas membuka pintu.


ceklek


lowa: amanda ko kamu pulang semalam ini


amanda: kan mall tutupnya malam ini aja masih belum tutup mallnya masih ramai orang.


lowa: Ooow ya udah masuk bersihkan badanmu kita makan malam tu makanannya udah dingin besok aku masak jam 1 malam aja


amanda: hehe mau gimana lagi aku pulangnya jam segini wa


kemudian lowa kembali memanasi makanannya sementara amanda membersihkan diri.


dimeja makan hanya ada keheningan kemudian amanda pun memulai pembicaraan


amanda: mama papa aku kangen aku katanya aku disuruh pulang untuk beberapa hari aku menginap disana.


lowa: loh pekerjaanmu terus kaya apa


amanda: tenang aja kan aku udah lama kerja dosa jadi aku bisa ambil cuti kamu gk papa kan aku tinggal selama satu minggu wa


lowa: sebenarnya aku pengen ikut cma aku ada kerjaan jadi gk bisa ikut terus aku jga ikut merasakan rasa rindu orang tuamu jadi ya udah kamu pulang aja kemama papa kamu aku gk papa kok disini.


amanda: baiklah kamu jaga diri baik baik ya selama aku tinggal


lowa : iya kamu tenang aja

__ADS_1


__ADS_2