
Setelah Andi pergi meninggalkan Fany dengan Beta, Andi pergi ke gudang bawah tanah mansion yang belum dia jelajahi.
"jadi ini ruang bawah tanah..." Andi berjalan turun ke tangga sembari mengaktifkan sihir di matanya, sihir yang membuatnya bisa melihat dalam gelap (night visione).
Setelah berjalan ke bawah Andi akhirnya sampai, dia melihat ruang bawah tahan berisi tempat-tempat kosong seperti sel-sel penjara.
"apakah ini untuk menyiksa? aneh sekali..." andi pun hanya melihat besi-besi lurus karatan yang menacap berurutan seperti sel-sel penjara, Andi yang melihat tempat ini sangat mubazir.
"bukanya lebih baik untuk tempat penelitian sihir atau skill dan potion milik ku pribadi?" Andi pun seketika mengeluarkan pet Golem miliknya, Sembari mengecek tas pet.
"baiklah keluarlah Hasan!" ucap Andi kemudian Hasan/Golem batu berukuran sedang setinggi orang dewasa dan berbentuk manusia (cowo) muncul, Hasan langsung bertekuk lutut di hadapan Andi.
"baiklah Hasan bersihkan tempat ini" ucap Andi sembari menyuruh Hasan membersihkan tempat, Hasan dengan sergap bergegas membersihkan.
"jika hanya dia mungkin kurang..... baiklah!!" Andi pun menteleport salah satu pelayanya ke ruang bawah tanah, dengan sebuah lingkaran sihir bercahaya di depan nya seketika muncul salah satu pelayan wanita yang sedang memegang sebuah sapu.
"eehh???" seorang pelayan wanita ras elf, dia bingung dia di mana karena gelap. elf tersebut kebingungan karena seketika dia berada di tempat yang gelap.
"hmmm!!" Andi pun membagi sihir pengelihatan malam ke pelayan tersebut,seketika sang pelayan pun terkejut melihat Andi di sana.
"ah...tuan!!" ucapnya sembari langsung bertekuk lutut di hadapan Andi, Andi pun langsung mengeluarkan sebuah peralatan pembersih.
"pakai ini dan bantu Hasan untuk membersihkan" ucap Andi kemudian pelayan tadi pun berdiri, pelayan tadi mengambil alat pembersih yang di berikan oleh Andi.
"baiklah tuan!" ucap nya, Andi pun langsung berbalik.
"okey bagus aku kembali dulu" ucap Andi kemudian dia pun menghilang, pelayan tadi langsung berdiri dan mulai membersihkan bersama Hasan.
Andi pergi ke hutan sebelah barat kota zakly, jarak nya lumayan jauh sekitar 2km. Di hutan tersebut terdapat sebuah tambang emas dan sebuah dungeon monster yang belum di bersihkan.
"jika di dekat desa ku ada sebuah dungeon bukanya itu adalah sumber pendapatan?" Andi terbang dengan cepat ke tempat tersebut, sesampainya di hutan Andi di sambut dengan sekumpulan bandit yang sedang bersantay di pinggir sebuah kereta kuda yang habis di rampas.
Ada sekitar 5mayat manusia, 3orang pelayan dan 2orang suami istri sepertinya mereka adalah bangsawan atau pedagang. salah satu dari kumpuln bandit terdapat gadis dengan pakaian bagus dan mewah yang di rantai dan akan di jual.
"woow..... mumpung sedang lega bagaimana kalau membunuh mereka?" Andi pun seketika mengeluarkan sebuah panah, panah dengan tampilan seperti paduan antara hitam dan putih.
{Panah Pembunuh Dewa}
__ADS_1
{Unsur: Gelap dan Cahaya}
{ Menambahkan 100%luka ke cahaya}
{menambahkan 120% luka ke gelap}
{Str+100% Agi+250% CD+300%}
{Critical damage+ 240%, Critical rate 100%}
{Dex+250% Exp+200% Dodge+300%}
{Dodge absolute+200%, Atk+200%}
"waah ini sih bukanya berlebihan ya? " Andi menatap panahnya kemudian dia pun bimbang, suara jeritan terdengar dari arah para bandit.
"kyaaa!!! tolong!!" teriak Gadis terebut sembari di *****-***** para bandit dan mau di perkosa, Andi pun menghela nafas.
"yodahlah tak apa seklain mencoba damage senjata di dunia ini" Andi pun menarik senar panah dan seketika sebuah anak panah cahaya setengah kegelapan muncul, Andi membidik salah satu bandit.
"PANAH KEMATIAN " Seketika anak panah di lepaskan dan melesat lebih cepat dari cahaya, anak panah yang tadinya 1 secara tiba-tiba menjadi 7 dan auto aim(mengenai) para bandit tepat di kepala mereka.
TERBELAH!!
MENGENAI... MENGENAI!!!
"KUAARG"
"Hehehe aarrg!"
"aarg"
Para bandit seketika mati di tempat dengan kepala yang hilang akibat di hantam anak panah Andi, anak panah tadi tetap melesat ke depan dan tidak berhenti.
Gadis tadi pun terkejut dan langsung terjatuh lemas sembari tersender di pohon, Andi pun langsung memasukan panahnya ke inventory dan mendatangi Gadis tersebut.
"baiklah aku hanya ingin ke dungeon" Andi berdiri di depan gadis tadi, gadis tersebut yang lemas menggangkat kepalanya ke atas dan melihat wajah Andi.
__ADS_1
"tampan....apakah dia penyelamatan ku??" Gadis tersebut matanya remang-remang dan seketika pingsan, Andi pun melihat pakaian gadis tersebut compang-camping dan robek.
"cih.....aku akan membawanya ke mansion dan ku tinggal di sana" Andi pun langsung menggendong gadis tadi ke pundaknya dan langsung teleportasi ke mansion, setelah sampai Andi menyuruh salah seorang pelayan nya untuk merawat wanita tadi.
"rawat dia, kalau dia sudah sadar layani dia" ucap Andi kemudian keluar kamar, Pelayan yang di suruh merawat tadi membungkuk ke arah Andi.
"baik tuan" ucapnya, Andi langsung teleportasi ke hutan tadi dan mengambil barang jarahan. setelah selesai Andi pergi ke dungeon yang sudah menyerang desa-desa sekitar, setelah sampai di sebuah desa hancur Andi sedikit terkejut.
"desa ini bahkan tidak ada mayatnya dan hanya ada sisa bangunan yang hancur " Andi berkeliling dan akhirnya dia sadar sesuatu, setelah lama berkeliling dan mengamati.
"luka cakar di tembok, bekas darah yang ada di mana-mana, sesuatu yang terbakar, bekas sayatan senjata tajam dan pukulan senjata tumpul" Andi pun langsung terkejut.
"bukan hanya kumpulan goblin akan tetapi ini lebih mengerikan daripada itu untuk warga desa ini, itu adalah kumpulan monster dungeon yang keluar dan menyerang lalu menyeret semua manusia ke dungeon karena ada bekas seretan di tanah "
Andi pun langsung mengikuti bekas sereta tersebut, setelah beberapa saat kemudian Andi sampai di mulut dungeon.
"sudah saatnya membantai jendral.... membantai monster maksud aku...." Andi pun mengeluarkan dua pedang dan langsung memasuki dungeon sendiri.
[DUNGEON MONSTER]
[SENDIRI?]
[GAS]
[PLAYER : SATOUkazuma]
[SOLO]
Setelah memasuki dungeon andi memakai sihir pengelihatan malamnya dan skill Stealth dari skill assasint nya, Setelah berjalan cukup lama di dungeon Andi akhirnya sampai di sebuah pusat dungeon.
BERSAMBUNG........
Yo akhir-akhir ini gw jaranf update karena sibuk dengan berbagai banyak hal, yaa kalau ada waktu nanti gw update tenang aja.
nih novel bakalan gw garap sampai tamat (gak janji) , kalau ada waktu di update kalau sibuk Hiatus dulu.
:v gabut gw tulis Paling enggak 100-200 kata awoakowkwow kadang gabut juga, malah curhat.
__ADS_1
Terimakasih sudah membaca silahkan komen dan tinggalkan jejak like yaa.
a a a a a a a. A