Seorang Yang Ingin Bersantai

Seorang Yang Ingin Bersantai
VOLUME 1 CHAPTER 43 PERBAIKAN DUNGEON


__ADS_3

Perasaan terkejut bercampur takut dan panik, tubuh gemetar yang membuat keringat bercucuran. Tatapan mata lebar dengan alis tipisnya yang keangkat seperti tidak percaya namun dia hanya bisa menerima kenyataan, mulutnya mau berbicara namun tidak bisa karena tekana nafsu membunuh yang kuat membuat dia gelagapan.


"Apakah aku pada akhirnya tetap tidak bisa..... mendapatkan sesuatu seperti di dongeng....." Pikir leshy dengan tubuh lemasnya dia bersandar di kursi dan menutup mulutnya rapat-rapat, andi yang melihatnya pun sedikit kasihan karena dia hanya bercanda.


"S-sial apakah aku melewatan? Ya dia memang pembawa bencana namun bukannya itu masa depan? Sekarang dia hanyalah anak-anak yang masih polos...." Pikir andi dengan berkeringat dia panik karena bingung bagaianan cara menenangkan leshy.


"Benar juga bagaimana jika aku menyembuhkan matanya?" Pikir andi, tangan kanan andi menyentuh kepala leshy dan mencengkram. Leshy pun terkejut dan seketika dia sadar bahwa dia tidak bisa melakukan apa-apa, air mata mengalir dari mata leshy dan dia tidak bersuara.


"Kenapa malah menangis" pikir andi yang panik sembari melihat sekelilingnya, dia pun seketika langsung merapal sihir penyembuhan ke pada leshy.


" DIVINE HEALING "


Seketika dari tangan kanan andi secercah cahaya muncul, sebuah cahaya yang sangat terang seperti sebuah berkah dewa muncul untuk menyembuhkan kebutaan leshy. Pupil mata abu-abu kini berubah menjadi hijau delima seperti semula, tatapan leshy tertuju ke andi walau di depan matanya terdapat sebuah cahaya yang sangat terang dia masih mihat sosok hitam itu.


"B-baikalah aku pergi dulu!" Tegas andi dengan gelagapan menatap leshy yang berbubah total, andi terburu-buru pergi dari kereta kuda itu.


*Glicth!!


"T-tunggu!!" Tegas leshy yang mencoba menahan dan menarik pakaian andi namun dia telat, andi menggunakan teleportasi untuk pergi dan menghilangkan dari hadapan leshy.


[\=\=\=\=\=]


Di waktu yang sama, benua iblis, wilayah vampir.


Di sebuah singgasana yang begah dan mewah, suasana suram penuh darah lalu gelap. Sesosok bayangan muncul duduk di singgasana,tatapan mata tajam dengan aura merah darah dari matanya.


Dia menatap ke arah sosok vampire yang bersujud di hadapannya, vampire itu tampak ketakutan dan gemetar dengan keringat nya yang bercucuran.


"Jadi kau bilang sang queen telah lepas daro segelnya lalu engkau belum juga menemukan karena pahlawan menghalangi medan perang!!?"tegasnya dengan melirik ke arah sang vampire di depannya, sosok tersebut pun tersenyum dan memperlihatkan gigi taringnya.

__ADS_1


"B-benar tuan!"ujar sang vampire dengan gelagapan menjawab perkataan sang sosok tersebut, sembari tersenyum sosok itu mengibaskan tangan kanannya.


*Kibas *kibas


Dengan cepat seketika tubuh vampire di hadapannya langsung terpotong-potong menjadi banyak bagian, darah keluar seperti air dan anggota tubuhnya berceceran.


"Aku penasaran dengan sang pahlawan yang di maksud itu~" ujar nya dengan nada rendah, suaranya menjadi suara seorang wanita yang sedang masa puber.


Di saat yang sama sebuah petir menyambar dan memperlihatkan sosok asli itu,


*Jdeer!!!


Seorang wanita vampire yang duduk di singgasana, tatapan tajam seperti penguasa tirani yang kejam. Senyuman yang lebar dan tipis sembari menjilati darah di tangan kanannya, pupil matanya besar dengan warna merah darah serta rambutnya yang pendek dengan warna merah seperti sebuah bunga mawar. Di bawah kakinya ada mayat dari raja vampire sebelumnya, dia membunuh sang raja vampire tersebut dan mengambil tahta yang kosong.


[\=\=\=\=\=\=]


Golem wanita yang cantik dan sama seperti manusia, pupil mata kecil berwarna ungu serta rambut panjang ungunya yang di kepal tupai berujung dua ke bawah. Alisnya yang tebal menungkik sampai keduanya hampir bersentuhan, andi membuat nya dengan wajah dingin.


"Baiklah nolian apa yang baru~" ujar andi sembari mengambil kotak itu, dia melihat di layar cctv nya dan menaruh kotak hitam itu di pangkuannya.


Andi menatap ke arah kotak tersebut sembari tangan kananya memegang atas kota itu, tangan kiri andi membuka kunci di dalam kotak itu lalu dia membukanya.


Seketika dari dalam kota muncul sebuah ruangan untuk dungeon, andi mendapatkan sebuah lantai baru untuk dungeon miliknya yang di kembangkan oleh golem.


"jadi engkau mau membuat dungeon ini semakin besar?" ujar andi sembari menoleh ke arah nolian dengan kening yang berkerut menatap tajam ke nolian, nolian terkejut dengan muka andi yang tampak tidak suka dan langsung dengan cepat dia meminta maaf.


"maaf kan saya tuan!!" ujar nolian dengan membungkuk ke arah andi.


"haah~" andi menghela nafasnya dan berpaling dari nolian sembari menjelaskan maksudnya,

__ADS_1


"jangan kau tambah lantai dungeon ini, biarkan saja begini lagian belum ada yang sampai di lantai 20! ngapain repot-repot nambah lantai"


Nolian seketika membuka matanya lebar-lebar, dia terkejut dengan perkataan andi dan mulai berpikir di otak nya. Dengan mesin canggih nolian akhirnya mendapatkan pemikiran bagus untuk menempatkan ruangan itu, dia berdiri tegak dan menyampaikan pikirannya ke andi.


"tuan,bagaiamana jika kita membuat sebuah ROOM rahasia atau semacamnya!?"ujar Nolian dengan tatapan mata lebar dan penuh percaya diri, andi yang mendengar saran itu langsung tertarik.


"seperti itu sesuatu yang menarik...."ucap pelan andi sembari memijat dagunya dan menatap tajam ke arah kotak hitam di telapak tangan kirinya.


Keesokan harinya......


Dungeon milik andi mulai ramai para petualang-petualang dari berbagai benua untuk menyelesaikan nya, dikarenakan dungeon besar sangat jarang muncul itu menjadi menyebab dungeon andi sangat ramai.


Sekarang andi telah merenovasi dungeon dengan menambahkan beberapa ruangan rahasia buat orang-orang yang beruntung atau hoki aja, ada juga para bangsawan yang datang dengan pasukan mereka untuk menyelesaikan nya.


Bahkan kerajaan beast pun ikut untuk menyelesaikan dungeon ini dan mengambil kristal serta material lainya, di sekeliling dungeon ini ada banyak sekali perkemahan yang muncul dan semakin bertambah.


"haais~" dengan mengelus kepalanya andi menatap para orang-orang yang berkemah di sekitar dungeon miliknya,


"apakah aku harus membuat dungeon break? sialan!"


BERSAMBUNG......


HALLO maaf nih kadang hi4tus :D saya malas nulis tetapi alur cerita nya ada di otak cuma masalahnya malas nulis aja, biasalah derita author pemalas :D


Btw makasih udah baca semua dan untuk yang nungguin update thanks :D


B y e k a w a n k a w a n s i l a h k a n m e n u n g g u u p d a t e s e l a n j u n y a ! ! !


:D chhiis~

__ADS_1


__ADS_2