Seorang Yang Ingin Bersantai

Seorang Yang Ingin Bersantai
VOLUME 1 CHAPTER 33 LEMBAH NAGA


__ADS_3

Di sebuah lembah yang sangat besar dan dalam, lembah ini berada di daerah benua half-human/beastman.


Banyak mitos/gosip mengatakan bahwa lembah ini memiliki reruntuhan dan dungeon yang sangat sulit di taklukkan, dengan penjaga atau monster yang kuat.


Di atas lembah, seorang manusia berdiri tegak menatap ke bawah dengan tatapan tajam. Pedang-katana di tangan kanannya serta 5belati di pinggulnya, dia memakai pakaian serba hitam.


Orang Tersebut adalah Andi, dia meminum sebuah potion yang berisi cairan berwarna-warni.


"rasanya hambar....." pikir nya sembari membuang botol ke dalam lembah, dia pun mereganggan tanganya ke atas sebagai pemanasan.


"mungkin aku harus memberi nya rasa...." pikir Andi sembari memejamkan matanya, Andi menjatuhkan dirinya dari atas lembah.


Semakin jatuh ke dalam lembah, cahaya matahari semakin tipis menerangi lembah bagian dalam.


"aktifkan skill's night vision" pikir Andi, seketika dia dapat melihat dalam gelap namun matanya bersinar di kegelapan itu adalah kekurangan skils ini.


Setelah dasar dari lembah tersebut terlihat, Andi jatuh dengan kepala yang berada di bawah.


"ops..."ucap Andi seketika sebelum kepalanya menyentuh tanah dia dengan gesit memutar badannya, sekarang sudah bagus untuk mendarah di karenakan kaki Andi yang terkena tanah duluan.


BOOOM!!!..


Andi mendarat dengan aman, tanah di sekitar tempat mendarat andi menjadi retak dan membekas.


"tempat ini aneh..." gumamnya, di mata Andi terlihat sebuah aura-aura ungu yang sangat kental menyelimuti dasar lembah ini.


Andi berjalan perlahan, dia berjalan ke depan karena hanya itu satu-satunya jalan yang dia lihat. setelah beberapa saat dia berjalan akhirnya Andi sampai di sebuah persimpangan, ada 3jalur di sini yaitu jalur lurus,jalur kanan dan jalur ke kiri.


"jika aku mengikuti aura ungu ini" pikir Andi sembari melihat ke aura ungu tersebut yang lurus ke depan,


"aku harus memilih jalur ini..." andi pun berjalan lurus mengikuti aura itu.


Andi berjalan lurus kedepan dengan rasa penasaran nya, setelah beberapa saat dia akhirnya sampai di depan sebuah pintu yang sangat besar.


Pintu yang terbuat dari platinum yang bergambar seekor naga yang sedang tidur di atas harta yang sangat banyak, pintu tersendiri segel dengan sihir tingkat atas.


"mungkin ini sihir kuno?" pikirnya sembari menyentuhkan telapak tangannya ke pintu tersebut,


"dan mungkin sedikit rumit tetapi siapa tau kalau belum di coba..." pikir Andi sembari memejamkan matanya.


Andi pun memasukan mananya ke dalam pola sihir di pintu tersebut, dia mencoba membuka segel dengan paksa dari dalam.


Mana Andi mulai mengambil alih mana yang menyegel pintu tersebut, setelah menghabiskan waktu lumayan lama Andi pun selesai mengganti mana asing tersebut dengan mana nya.


Dengan penuh keringat Andi menarik tangannya dari pintu, dia mengelap keringatnya.

__ADS_1


"ini lumayan juga untuk latihan...." pikirnya sembari mengelap keringatnya, dia pun merenggangkan tanganya ke atas.


"baiklah mari kita buka" ucapnya sembari tersenyum menatap tajam ke arah pintu tersebut, Andi membuka pintu itu dengan mendorong masuk ke dalam.


Pintu tua tersebut terbuka, di saat Andi mendorong pintu itu seketika sebuah cahaya keluar dari pintu itu dan membuat pintu tua yang tadi terlihat usang menjadi mengkilap seperti baru.


"apakah ini efek nya??" pikir Andi sembari menatap ke pintu tersebut, dia pun merasakan angin kencang dari dalam ruangan tersebut.


SWOOOS~


Di dalam ruangan yang gelap tadi seketika obor-obor dari setiap sisi di ruangan tersebut menyala dengan sendirinya, api berwarna biru menerangi ruangan yang besar ini.


Di tengah ruangan terdapat sebuah fosil naga yang sangat besar di atas banyaknya harta,emas,artifak, di atas fosil naga yang memutari hartanya terdapat sebuah balok kotak berwarna hitam pekat melayang.


"apa itu?" pikir Andi sembari melihat ke sebuah balok kotak tersebut, aura ungu tadi berasa dari balok tersebut yang tampak mengambil energi dari lembah ini.


"ada berbagai macam perangkap di ruangan ini " pikir Andi sembari melihat dengan skills nya sebagai seorang Sage, dia melihat banyak lingkaran sihir jebakan di sekitar ruangan ini.


Ada berbagai macam lingkaran sihir di ruangan ini, seperti di atas harta dan di depan Andi.


"jika aku melangkah satu langkah lagi maka aku akan mengaktifkan jebakan di depan ku ini..." pikir Andi sembari melihat ke arah lingkaran sihir yang di samarkan dengan lantai tersebut, lingkaran sihir itu bertipe sebuah lingkaran teleportasi.


"hmm..."Andi duduk sila di depan lingkaran sihir tersebut sembari mengecek nya,


Andi pun berdiri dia tersenyum melihat lingkaran tersebut, dengan penuh semangat dia pun maju menginjak lingkaran sihir tersebut.


"mari kita lihat seperti apa ujian nya itu" ucap Andi dengan senyum lebar, seketika lingkaran sihir tadi aktif dan langsung mengeluarkan cahaya terang.


Andi pun ter-teleportasi ke sebuah tempat, tempat seperti sebuah arena melingkar yang sangat luas dan besar serta banyak sekali penonton yang melihat dari semua ras.


Tempat itu adalah Colosseum, Andi berada di tengah-tengah Colosseum sembari menunggu lawan nya datang masuk.


[DING!!!]


[SELAMAT DATANG DI UJIAN SANG NAGA]


[KALAHKAN SEMUA PETARUNG DAN JADILAH PEMENANG LALU KALAHKAN SANG NAGA]


"hmm....mungkin ini akan menjadi tempat yang bagus untuk latihan bukan?" pikir Andi sembari Tersenyum, dia pun sangat bersemangat untuk menyelesaikan semua ujian ini.


Andi pun menggenggam katananya, dia duduk menunggu penantang datang dan bertarung di Colosseum.


Pintu di ujung terbuka, pintu besi itu membawa seorang petarung dari ras Giant.


Petarung itu sangat besar sebesar rumah dan sepertinya penggila bertarung, Andi pun tersenyum dan langsung berdiri.

__ADS_1


[NAME: GUARGAN]


[RAS: GIANT][UMUR:200TH]


[MP:200/200][HP:50.000/50.000]


[TITLE: PETARUNG KUAT,BERSERKKER]


[STR: 70 , AGI:20]


[DEX : 200,VIT:50]


[INT: 20, CRT:20]


[SKILS: SERANGAN BERTUBI(S),TINJU API(S),BERSERK(SSR),]


"wow tidak ku sangka musuh akan lumayan lemah...." pikir Andi sembari tersenyum menatap musuh nya yang lumayan jauh, semua orang bersorak.


Andi pun memasang kuda-kuda nya, tangan kanannya bersiap mencabut katana nya dari sarung nya.


Ketika sang Giant tersebut berlari ke arah Andi, Andi pun tau bahwa pertarungan sudah di mulai.


*Hooooo!!! *Horaaa!!


Seruan orang-orang itu yang melihat, mereka menunggu sebuah petarungan terjadi dan ingin mihat siapa yang menang.


Andi pun menekan tanah di bawah kakinya sampai membuat sebuah lubang, di saat sang musuh sedang berlari Andi pun melesat dengan sangat cepat.


SWOOOS!!!....


Seperti terbang namun dia hanya melompat melesat ke arah musuh, di saat sudah sampai di depan Giant tersebut Andi menarik katananya.


Katana di tarik dengan cepat dan elegan, pedang itu menembus leher sang Giant seperti memotong sebuah tahu dengan pisau.


Tebasan horizontal memotong leher sang giatn itu, Andi pun seketika berada di belakang dan Giant sembari berdiri memasukkan katana nya ke dalam sarung katana.


Seketika setelah katana di taruh ke sarung nya, sang Giant kehilangan kepalanya dan tersungkur di tanah.


Semua orang yang melihat hal tersebut terdiam dan bingung dengan apa yang mereka lihat, mereka hanya melihat Andi secara tiba-tiba berada di belakang sang Giant dan seketika kepala sang Giant melayang.


"heeh~ ini lemah sekali..." ucap Andi sembari tersenyum melirik ke belakang, seketika semua orang yang terdiam tadi bersorak.


*hooooo!!! *hebat!!! *woooaah!!!


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2