Seorang Yang Ingin Bersantai

Seorang Yang Ingin Bersantai
VOLUME 1 CHAPTER 19 CEMAS


__ADS_3

[INFO STATS]


[NAME : AKAMARU YAGAMI]


[JOB : HERO][LVL:1]


[TITLE : MANUSIA DUNIA LAIN, PAHLAWAN]


[Hp : 100/100 , MP:1000/1000]


[STR : 7 , DEX: 5 ]


[ INT : 4 , AGI : 5]


[LUC : 10 , KOSONG]


[STATS SPECIAL/SKILLS: ]


[500% EXP GAIN , MATA DEWA (SSR) ]


[\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=]


FoundKingDom.....


Aula Latihan.....


Di sana Akamaru sedang berlatih, dia pust-up,sit-up,berlari, mengangkat beban, dll. Dengan di temani instruksi-instruksi dari pelatihnya, akamaru adalah seorang pria Sekolah Menengah Kejuruan.


Badan tegak tinggi, rambut hitam mata hitam, kulit putih dengan wajah polos. Akamaru di latih dengan keras oleh ksatria kerajaan dan masih membutuhkan waktu yang cukup untuk membuatnya bertarung dengan monster.


Semua kerajaan memberi dukungan penuh ke pada Akamaru, itu membuat Akamaru semakin bisa berkembang dengan bantuan-bantuan dari kerajaan.


"aku harus bisa menjadi pahlawan!!" pikir akamaru, dia dengan semangat pust-up. keringat yang bercucuran karena dia seorang yang jarang olahraga, Akamaru yang sudah mencapai batasnya pun tiduran di tanah.


"huft-huft-huft" Akamaru bernafas tidak beraturan dan masih belum terbiasa, pelatihan yang melihat itu pun langsung menghampiri Akamaru.


" baiklah cukup untuk hari ini..."ucap nya, Akamaru pun tersenyum dan kemudian dia di gendong oleh pelatih di pundak. Akamaru di taruh ke kamarnya sendiri dan di biarkan beristirahat.


"sungguh melelahkan.....huft " pikir akamaru sembari rebahan menatap langit-langit di kamarnya, tak lama Seorang wanita memasuki kamarnya.


Suara pintu....

__ADS_1


Akamaru melihat seorang wanita pelayan dengan pakaian minim di depan pintu, wanita itu tampak tersenyum.


"permisi tuan, saya di sini untuk membawa anda ke pemandian" ucap wanita itu dengan senyum lembut dan ramah, Akamaru pun menghela nafasnya.


" benar juga... ini isekai... ayo menikmati di isekai ini..." pikir akamaru kemudian dia pun tersenyum lalu berdiri, wanita tadi langsung mengambil Akamaru dan menuntunnya ke pemandian.


Sesampainya di sana, pemandian yang sangat luas hanya ada tuan putri yang sedang mandi menunggu Akamaru.


"hehehe..ini menarik!!" pikir akamaru sembari tersenyum tipis, kemudian mereka pun mandi.


[\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=]


Desa Inje.....


Mansion Andi.....


Ruang Bawah Tanah.....


Di sana Andi bersama arakai, Andi menepati janji untuk menyembuhkan semua orang yang terkena efek dragon blood.


"Kai, apa kamu ingin memperkuat skill dan menyelamatkan mereka?" ucap Andi sembari menatap ke arah tabung-tabung yang berisi manusia, kai pun terdiam dan tak lama dia menjawab.


"caranya adalah dengan mengambil semua efek dragon blood di teman-teman dan warga yang terkena di depan mu ini" mendengar ucapan Andi, KAI pun berpikir sejenak.


"aku bisa menyelamatkan mereka dan bertambah kuat, bukanya ini bagus!! " pikir kai, dia tersenyum dan kemudian berkata ke pada Andi.


"baiklah papa!" ucap KAI, Andi pun tersenyum dan seketika langsung melakukan tugasnya.


Andi berjalan ke depan dan membuka inventornya, mengeluarkan obat untuk menetralisir dragon blood.


"baiklah ayo!!" pikir Andi kemudian tak lama semua obat keluar dan langsung melayang menuju ke atas tabung dan tepat di selang tabung, semua obat terpasang dan Andi pun dengan sihir memasang sebuah kabel di bagian bawah tabung ke semua tabung dan di kumpulkan menuju Andi sendiri.


"START!! " Tegas Andi dan kemudian dia memulainya, seketika reaksi dari masing-masing tabung berbeda.


Ada tabung yang di penuhi darah, ada yang bercahaya, ada yang mengeluarkan aura membunuh, ada yang mengeluarkan asap hitam tebal.


"BAIKLAH RESAP !! " Tegas Andi, kemudian semua efek tadi di resap oleh kabel-kabel yang berada di bawah tabung yang mengarah ke Andi menjadi satu kabel.


Andi memegang kabel tersebut dan langsung menahan efek dari dragon blood semua orang, dengan pertahan sihir yang besar Andi tidak merasakan apa-apa dengan efek dragon blood.


"anjay geli seperti beli radiant tapi lawanya kimi " pikir Andi, KAI yang melihat Andi kagum dan senang. setelah semua kekuatan di tahan Andi sudah saat nya Andi melepaskan, Andi menyentuh kepala KAI.

__ADS_1


"kau siap!?" ucap Andi, Andi menatap kai dan kai pun mengangguk. Dengan senyum Andi menyalurkan kekutan tadi ke kai dan dengan rasa sakit kaki menahanya.


"kuaaarrrg!!!" kai tampak kesakitan, Andi yang kasihan mau membantunya tetapi dia tidak bisa karena sibuk mengurus orang-orang di tabung.


"bertahanlah KAI kau pasti bisa!!" pikir Andi, setelah semua selesai dan kekuatan semuanya di salurkan ke kai. Andi menatap ke kai yang masih mencoba menahan kesadarannya.


"kurh!!" kai pun berhasil menangkap semua kekuatan tadi dan membuat kekuatanya naik lvl, KAI langsung pingsan dan di tangkap Andi.


"Sudah ku duga kau pasti bisa bocah!" ucap pelan Andi dengan senyum, Andi pun membawa kai ke kamar tidurnya KAI dan menaruh KAI ke kasur.


Andi pergi ke ruang bawah tanah untuk menyelesaikan sisanya, setelah selesai Andi pun menyuruh warga-warga tadi tinggal di desanya.


Dengan memperkenalkan warga baru ke warga desa, mereka di sambut hangat oleh warga desa dan mereka pun hidup rukun satu sama lain.


Rumah-rumah baru dan ladang sudah ada, bahkan sekarang ada beberapa bedagang kecil sering lewat bahkan singgah.


"desa ini sudah menjadi baik....." ucap Andi sembari menatap ke desanya yang ramai dari dalam ruanganya, desa kecil dulu sekarang sudah menjadi sebuah desa mirip sebuah kota kecil.


" para warga sudah nyaman tinggal di desa, apakah masih ada masalah lain yaa??" Andi berfikir di ruangannya sembari duduk dan menatap kertas-kertas berita, Andi terpaku ke sebuah berita yang dia dapat dari teman nya si pedagang budak.


Dari pedagang budak


...Tuan saya mendapatkan sebuah kabar...


...bahwasanya ada sebuah kota yang hancur karena wabah, kota tersebut berletak di sebelah barat....


Wabah penyakit ini membuat Krisi pangan dan sumber daya di daerah tersebut, saya mendapatkan banyak barang bagus dari sana. mereka menjual anak-anak cantik mereka demi sebuah makana sungguh ironis.


Saya hanya mau menawarkan barang bagus, silahkan datang besok yaa*!!


^^^Dari Pedagang budak^^^


"wabah kah.... tunggu!!! bentar lagi musim dingin dan di daerah barat sudah musim dingin berarti...." Andi seketika mengetahui sesuatu yang serius akan terjadi jika dia tidak mengambil tindakan, dengan grecap saat malam hari itu Andi langsung memanggil Beta.


Mereka merencanakan sesuatu di malam hari tersebut dengan sangat terperinci dan di perhatikan, mereka berniat membuat sebuah saluran iritasi/sapiteng.


BERSAMBUNG......


BTW maaf agak telat update nya,author lagi sibuk akhir-akhir ini karena beberapa Malasah dan tugas juga pastinya.


Jangan lupa komen dan like yaa para pembaca thanks.

__ADS_1


__ADS_2