
Di Sebuah Kerajaan Besar Bernama FoundKingDom......
Seorang pahlawan dari bumi di panggil, di sebuah ruangan di kerajaan. para pendeta dan saint berkumpul untuk melakukan ritual pemanggilan, mereka berdoa dan seketika sebuah cahaya muncul dari atas mereka.
Seorang Pemuda dengan pakaian sekolah di Jepang, Nama dia adalah Akamaru Yagami.
Seorang pemuda biasa di Jepang yang di panggil ke dunia lain sebagai pahlawan.
[INFO STATS]
[NAME : AKAMARU YAGAMI]
[JOB : HERO][LVL:1]
[TITLE : MANUSIA DUNIA LAIN, PAHLAWAN]
[Hp : 100/100 , MP:1000/1000]
[STR : 7 , DEX: 5 ]
[ INT : 4 , AGI : 5]
[LUC : 10 , KOSONG]
[STATS SPECIAL/SKILLS: ]
[500% EXP GAIN , MATA DEWA (SSR) ]
Kembali Ke Desa Inje....
Kabar mengenai pahlawan yang di panggil oleh kerajaan sebelah telah menyebar dan sampai di telinga Andi, Andi yang senang karena mengetahui ada manusia bumi di dunia Toram pun langsung ingin mendatanginya.
Andi sedang mengajar Fany dan Arakai, Sembari melihat perkembangan mereka.
[NAME : FANY]
[JOB : SWORD SHADOW][LVL : 30]
[TITLE : ANAK ASUH ANDI, SETIA, ]
[HP: 347/347, MP: 150/150]
[STR : 30+18 , DEX: 45+10]
[INT : 20 , AGI : 40+16]
[LUC : 20 , KOSONG]
[SKILLS:]
[TEBASAN ANGIN (B), SHADOW STEP (A)]
[HAWA MEMBUNUH (A+), STEALTH (B+)]
[PEDANG GANDA (B), TEBASAN METEOR (C)]
__ADS_1
[NAME : ARAKAI]
[JOB : SWORDMAN,]
[TITLE : DRAGON WARRIOR, ANAK ASUH ANDI, SETIA][LVL:10]
[HP: 250/250 , MP 1000/1000]
[STR : 15 , DEX : 10]
[INT : 30 , AGI : 20]
[LUC : 100 , KOSONG]
[SKILLS:]
[DRAGON BLOOD (D-), TEBASAN ANGIN (D)]
[MEMASAK (SS), PENGELIHATAN (A+)]
[QUICK STEPS (C+)]
Note\ tingkat di samping skill adalah tingkatan penguasaan skill.
"lumayan-lumayan mereka berkembang dengan cepat...." Andi duduk sembari melihat mereka berdua berlatih pedang, tanpa di duga Andi mendapatkan sebuah ide unik.
"benar!! bagaiman jika mereka ku suruh menyelesaikan misi pembasmian?? biar berkembang...." Andi seketika berdiri, dia pun memanggil kedua anaknya.
"kalian kemari" ucap Andi kemudian mereka pun langsung berjalan ke Andi, mereka berdua bingung ada apa.
BEBERAPA SAAT KEMUDIAN........
Mereka berdua di kirim oleh Andi ke sebuah hutan yang sangat jauh, hutan ini terdapat sebuah desa orc dengan tingkat kesulitannya (AAA) karena terdapat banyak kandidat kuat.
King Orc,Orc Mage, Orc Warrior, Orc Jendral dan selain king Orc mereka ada banyak sekali sekitar 10-20 dari mereka.
Desa orc ini terdapat di daerah iblis, Desa Orc yang di pimpin oleh King Orc(s) dan beberapa orc kuat lainya yang melindungi desa.
"seharusnya mereka bisa meratakan desa monster itu dengan mudah.... aku saja bisa hanya dengan satu gerakan jari...." Andi mengawasi anak-anak dari langit dan seperti seorang yang sedang menonton film di sebuah layar mengapung.
Fany dan Arakai, mereka sedang mengintai desa orc tersebut sembari membuat sebuah rencana. mereka sangat kaget setelah di bawah ke tempat ini dah di suruh membersihkan sebuah desa orc yang kuat bahkan bisa meratakan satu atau dua kota.
"kak....bagaiman jika kita membagi menjadi dua group?" ucap arakai sembari menatap Fany, Fany pun langsung menyetujuinya.
"baiklah, aku akan memancing mereka dari arah depan. tunggu sampai para mage mereka muncul dan kau bunuh mereka dari belakang..." ucap Fany sembari menunjuk ke peta yang mereka buat.
"baiklah kak.." ucap arakai dengan serius dan setuju, begitulah percakan kecil yang mereka buat.
Setelah menunggu kurang dari 6jam, malam tiba dan waktunya mereka beraksi. Fany dengan dua pedang di tanganya berjalan memasuki desa orc.
"?!!!?" para Orc Warrior yang memiliki badan kekar tinggi dan kuat menjaga pintu masuk desa, para Orc tersebut tersenyum mereka langsung menyerang Fany.
Para Orc melesat ke arah Fany dengan senjata pedang mereka di tangan kanan.
SWOOOS!!!SWOOOS!!!
__ADS_1
Dua orc menyerang secara bersamaan dari Kanan dan kiri dengan serangan vertikal, Fany yang membawa dua pedang pun tersenyum.
Dua pedang di tanganya dia buat untuk menangkis serangan dari dua arah tersebut, hanya perlu mengangkat sedikit tanganya serangan kuat dari dua orc tertangkis.
SLICEE!!!SLICEE!!!
SCTAANG!!!
Para Orc bingung, Fany yang menangkis serangan dua orc tadi pun membuang serangan orc tadi ke depan.
"squeek!!?" para Orc bingung kenapa makhluk yang kecil di depannya sangat kuat, para Orc terpental ke depan Fany.
"mati!!" ucap Fany kemudian dia melesat dengan cepat menyerang dua orc tadi.
SWOOOS!!!........SLICEE!!!SLICEE!!!
Kaki mendarat di tanah dan lanjut berjalan memasuki desa, dua orc tadi kehilangan kepala mereka dan tersungkur di tanah.
Sementara itu....
Andi yang menonton di langit....
"wanjay lumayan kayak nonton anime" sembari meminum cola dan memakan kuaci, Andi memperhatikan anak-anak nya.
Para Orc ternyata sedang sibuk melakukan perkumpulan di pusat desa dengan melihat petarungan antar orc warrior, ini adalah waktu yang tepat untuk menyerang mereka.
"baiklah....ayo!!" Fany pun langsung menghilang di tengah malam, keadaan dan saat yang sangat bagus buat Fany beraksi.
Secara diam-diam Fany membunuh dan menyeret sedikit-demi sedikit orc untuk mengurangi jumlah mereka, dengan melapisi bau mayat orc dengan kotoran mereka dapat menyembunyikan mereka dari insting dan penciuman orc elite.
SWOOOS!!!SLICEE!!!SWOOOS!!!SLICEE!!!SWOOOS!!!SLICEE!!!SWOOOS!!!SLICEE!!!SWOOOS!!!SLICEE!!!
Sudah Sekitar 30 orc di bunuh oleh Fany secara diam-diam, para Orc yang di bunuh adalah orc yang jauh dari tempat Arena. Setelah cukup yakin jumlah telah tepat Fany pun langsung open map(membuka petarungan).
King Orc yang merasa ada yang salah pun langsung mencari tahu hal tersebut, dia memperhatikan semua orc dan langsung menemukan Fany yang memakai skill Stealth.
"squeek!!!" teriak king Orc tersebut sembari berdiri menghantamkan pedangnya ke tanah, seketika skill's Stealth Fany tidak berfungsi.
"a-apa!!?....baiklah!!!" Fany terkejut karena secara tiba-tiba dia ketahuan dan langsung menyerang, Para orc yang melihat Fany langsung menyerang Fany.
"squueek!!!"
"squueek!!!"
"squueek squueek!!!"
"hehehe ini menarik anak-anak" Andi tersenyum senang karena terhibur, arakai yang menunggu di belakang desa pun menunggu aba-aba dari Fany.
Fany di keroyok semua orc di pusat desa orc, king Orc menatap Fany dengan penuh nafsu membunuh. semua orc warrior keluar beserta orc mage.
"banyak sekali....sekitar 200 dari mereka di sini..." Fany berdiri dengan kuda-kuda dan memegang dua pedang kuat yang di berikan Andi kepadanya, di kelilingi monster penuh nafsu membunuh di sekitar Fany tidak membuat dia gemetar atau takut malahan membuat Fany semakin bersemangat.
"bunuh mereka semua!!!" Fany tersenyum di balik pedang yang menutupi separuh wajahnya, para Orc pun langsung menyerang Fany secara bersamaan di berbagai arah.
BERSAMBUNG....
__ADS_1