
Sudah sekitar 2hari 1malam berlalu sejak mereka memulai perjalanan, Andi tampak hanya melihat-lihat sekitarnya.
"hmmm tampaknya akan aman untuk beberapa hari kedepan lagipula masih butuh sekitar 2bulan untuk sampai di kota" Andi pun kembali duduk di atas kereta kuda.
"kami semakin dengan dengan aura iblis waktu itu " suara perut Andi berbunyi.
Krrrruuuuaakk!!!
"wah kayaknya aku lapar" gumam nya kemudian Andi pun mengambil sesuatu dari inventor, Andi mengambil sebuah daging kambing bakar.
"tuan sepertinya hari mulai malam, kita harus beristirahat di daerah depan sana yang ada sungainnya" ucap kapten party tersebut kemudian pria tua tadi pun setuju.
"baiklah, kau sunggu dapat di andalkan daripada dia" ucap pria tua tersebut sembari menunjuk ke atas nya.
"hehehe" sambil berkeringat pemimpin party hanya tertawa kecil,
"apakah dia tidak tau jika pria itu kuat?? sialan sekali pria tua ini!!" pikir nya.
Setelah mereka berhenti untuk bermalam di sebuah lahan pinggir sungai, seperti biasa mendirikan api unggun dan mulai berkumpul.
Mereka semua sedang berbincang-bincang, Andi yang meninggalkan clone nya di sana dan hanya diam. Andi pergi ke suatu bukit yang sudah dia intai sejak lama.
"baiklah saatnya melakukan duel yang hebat" Andi terbang dengan sangat cepat menuju ke bukit tersebut, sesampainya dia di sana Andi langsung memasuki bukit lewat bekas tambang.
Setelah memasuki ke dalam tambang Andi di sebut dengan beberapa Ghoul dari mayat manusia.
grrooowwrr!!!
grrooowwrrn!!!!!
"wow ada banyak sekali.... sekitar 34 yah" Andi pun tersenyum dan kemudian dia mengeluarkan pedang di punggungnya, Andi memegang dua pedang di kedua tanganya.
"saatnya berburu!" ucap nya dengan menatap tajam ke depan dan seketika melesat dengan senyum di wajahnya.
SLICE!!! SLICE!! SLICE!! SLICE!!! SLICE!!
Andi yang melesat dengan cepat menebas semua Ghoul di depannya dan lanjut berjalan, semua Ghoul tadi seketika hancur menjadi berkeping-keping.
Di Tempat kemah.
"tuan saya ingin menanyakan sesuatu" ucap ketua party tersebut sembari menatap ke perapian.
"apa??" jawab pria tua tersebut.
"dariman Anda mendapatkan dia?" ucapnya
"ohh maksudnya dia kah" sembari meminum teh.
__ADS_1
"dia adalah orang yang di kirim dari teman ku untuk menjaga pengiriman"
"begitukah...."
"ya lagi pula pria itu kerja nya hanya diam dan diam saja kan" ucap pria tua tersebut sembari merasa bahwa Andi tidak berguna.
"hmmm..." pemimpin party tersebut penasaran dengan siapa dan seberapa kuat Andi itu, pemimpin tersebut langsung menggelangkan kepala.
"haais, lagi pula jika dia kuat dia akan melindungi kita saat serangan monster" pikir di ketua party tersebut sembari tersenyum.
Secara tiba-tiba seorang di serang oleh monster dari belakang,
"grrrrg!!"
"graaaaaaaagg!!!"
SLICEE!!
Sekawanan orc dan goblin menyerang mereka dari balik hutan.
"AAAARRRGG!!!!" salah seorang pengemudi terserang di bagian lengan kanan nya, semua orang yang mendengar pun langsung menoleh.
"serangan mon-" tegas ketua party namun seketika clone Andi melesat dengan sangat cepat dan menebas menggunakan pedang yang di pakaikan kepadanya oleh Andi karena dia kira bakalan aman.
SWWOOOSS!!!....... SLICEE!!!!!
Semua orang yang melihat hal tersebut tersebut dan tidak percaya apa yang mereka lihat sekarang.
"sa-satu tebasan dua pedang bahkan jika pedang terebut adalah pedang dewa Masih tidak mungkin membuat sebuah jurang dan kawah dalam serta menghancurkan gunung dan hutan dalam sekejap" ketua party tampak terkejut dan melongo.
"a..apa apa tadi itu!!"
"apakah dia dewa!!!"
"astaga mengerikannya!!"
Semua orang yang menyaksikan hal tersebut hanya bisa diam dan kaku, bahkan para petualang hanya bisa melihat dan menatap clone Andi.
"jadi ini kekuatan aslinya!!".pikir ketua party tersebut dengan berkeringat.
"a..apa....itu tadi..." ucap pria tua tersebut yang terkejut dan tidak tau harus bagaimana lagi, pria tua itu mengingat bahwa dia sudah banyak menghina Andi, takut akan di bunuh dia langsung seketika terdiam dan akan meminta maaf.
Sementara itu Andi yang sedang bertemu dengan sesok campuran wanita yang seperginya sedang terkurung.
beberapa saat lalu.....
"wow di tempat seperti ini ada sebuah kastil kah..." pikir Andi sembari berjalan memasuki kastil tersebut, setelah masuk Andi di sambut dengan beberapa iblis.
__ADS_1
"aaaarrrg!!! apa apaan ini!!!" tegas salah satu iblis pria dengan tampang seperti manusia tetapi memiliki sayap hitam.
"jangan brisik kita di suruh menjaga penjara buat vampir itu" ucap iblis wanita yang sedang bermain rubik.
"benar tuh diam bisa gak" ucap salah satu iblis yang menggunakan kacamat sedang membaca buku.
"apakah mereka yang membuat masalah??" Andi pun maju dan menutup pintu, Andi dari awal menggunakan skill assasint dan tidak di sadari.
"hallo apakah kalian orang orang yang harus ku bunuh??" ucap Andi sembari tersenyum mengeluarkan pedang dari sarungnya, para iblis tersebut langsung menoleh dan terkejut.
"apaa!!!" mereka seketika langsung berkeringat dan bingung, Andi yang menatap mereka dengan pedang di masing-masing tanganya itu tersenyum.
"apa yang kau tertawakan manusia rendahan!!" tegas salah seorang iblis pemarah tadi dengan mengeluarkan tekanan intimidasi.
"wah wah keknya ada yang mau ngajak byone". Andi pun seketika mendapatkan ide bagus untuk bermain-main dengan mereka.
"heheheh"
"sialan kau mati bangs*t!!!!" tegas iblis pemarah tersebut sembari melesat cepat ke arah Andi dan akan mencabik-cabik nya.
SWOOSS!!!........
"hmmm? akan ku lihat berapa damage nya ". Andi pun hanya diam dan menatap layar statusnya, iblis tadi tampak senang dan semakin cepat.
"apakah kau takut haah!!!! sesali ini di kehidupan mu selanjutnya sialan!!!" dengan cepat iblis itu langsung menyerang Andi membabi buta.
SLICE!!...SLICE..SLICE....SLICE...SLICE...SLICE...SLICE....SLOCE....SLICE....SLICE.....
Andi hanya menatap ke layar statusnya, iblis yang menyerang tersebut tampak sangat bahagia membunuh Andi akan tetapi.
"hahahaha... mati!!! mati!!!!" sambil menyerang dia merasakan ada yang aneh, Andi yang daritadi menatap layar pun mulai bosan.
"kenapa.....kenapa ....kenapa!!!!" Andi mulai depresi karena melihat statusnya, kemudian Andi pun menggenggam denganerat pedangnya.
"kenapa tidak ada damage sekecil pun haaaah!!!!!!" teriak Andi dengan sangat keras membangkitkan skill pasif teriakan perang, Andi seketika langsung menyerang iblis terebut.
"kau lemah!!" dengan cepat Andi memotong iblis tadi menjadi dua bagian, iblis yang sudah di potong tersebut serasa baru saja angin lewat tetapi yang lewat bukan angin melainkan tebasan pedang.
SLICEE!!........BRUAK!!
Tubuh terbelah menjadi dua dan seketika Andi langsung membunuh semua nya dengan sangat cepat.
SWOOOSS!!!....SLICE..SLICE!!!
BRUAK....BRUAK....
3Iblis di bunuh dengan sangat cepat dan Andi pun mendapatkan kunci untuk memasuki sebuah ruangan.
__ADS_1
BERSAMBUNG......