Seorang Yang Ingin Bersantai

Seorang Yang Ingin Bersantai
VOLUME 1 CHAPTER 42 ALASAN KU MEMBUNUH MU!!


__ADS_3

Andi yang berada di atas atap rumah mulai mengikuti kereta kuda leshy yang melanjutkan pergi ke istana, melompat dari bangunan satu ke bangunan lainya seperti layaknya assassin's.


Dengan skills Stealth, andi menghilangkan hawa kehadiarannya serta mana nya.


"Beberapa orang bisa menyadari mana seseorang maka dari itu aku juga menyembunyikan mana ku!" Pikir andi dengan terburu-buru melompat ke bangunan di depannya, kereta kuda leshy berjalan semakin cepat dengan sang dokar tampak berkeringat dan memacu kuda-kuda itu dengan sanga kuat.


"Nona ada apa!? Apakah orang itu mengejar kita!!?" Ujar sang dokar sembari memacu kuda, leshy yang melihat dari luar jendela menyadari ada sebuah keanehan. Di mata leshy andi tampak seperti sebuah bayangan gelap yang melompat ke bangunan datu ke bangunan lainya demi mengejar mereka, dengan perasaan panik leshy menyuruh sang dokar untuk melaju lebih kencang.


Kuda-kuda di pacu dengan sangat kuat, sang dokar memegangi tali kuda dengan erat dan mencoba mempercepat gerak laju sang kuda.


*Pak!! *Pak!! *Pak!!


Suara pacuan dari sang dokar, para kuda mulai meringkik sangat keras sampai-sampai warga yang melihat hal tersebut bingung lalu meneriaki mereka.


"Kalau naik kuda yang benar!!"


"Hati-hati!!!"


"Woee!!!"


Wajah menggerut sampai-sampai kedua alis nya yang tipis menyentuh satu sama lain, tatapan yang tajam layaknya seorang elang yang siap menerkam mangsa nya. Perasaan nya geram dan kesal mihat sosok bayangan hitam melompat-lompat mengejarnya, pupil mata leshy semakin menyipit dan bersinar hijau.


"Siapa kau sebenarnya!!?" Ucap leshy dengan menggenggam kayu pegangan sampai remuk, dia memaksa mengalirkan seluruh mana ke matanya sehingga membuat pengelihatan nya meningkat pesat namun juga memiliki efek samping.


Darah mengalir dari mata leshy yang di aliri mana, mata hijau itu bersinar dan mengkilap dengan darah yabg mengalir di bawah kelopak matanya. leshy tidak peduli kalau dia akan buta atau hal lainya, dia hanya ingin melihat sosok di balik kabut hitam tersebut yang mengejarnya terus-menerus.


Mana mengalir deras dan terus memusat ke mata leshy, darah berwarna merah berubah menjadi biru akibat tekanan mana yang besar di matanya. Darah leshy menjadi di aliri mana sehingga mengubah warnanya, di saat situasi genting tersebut leshy akhirnya melihat samar-samar sosok di balik bayangan hitam yang mengejarnya.

__ADS_1


Di mata leshy yang sedikit buta akhirnya dia melihat samar-samar sosok tersebut, seorang pemuda(17th) berlari melompati bangunan-bangunan untuk mengejar nya. Pakaiam serba hitam dengan sebuah masker yang menutupi wajahnya, rambut hitam pekat yang berkibar karena angin, tatapan tajam mengarah ke arahnya.


"kenapa setelah aku melihatnya, aku malah tertarik dengan nya...sungguh meresahkan!!...." Pikir leshy yang menatap andi dengan keadaan setengah buta, mana di tubuh nya menitip dan berhenti mengalir. Mata leshy menjadi buta permanen karena memaksa menjadi tabung untuk seluruh mana di tubuhnya, pupil mata nya melebar dan menjadi abu-abu dengan darah yang masih mengalir dari bawah kelopak matanya.


Bersandar di kursi dengan keadaan lega dan menatap kekosongan di matanya, terdengar suara ringkikkan kuda dan sang dokar yang mengendalikan kuda-kuda tersebut.


"Nona sebentar lagi kita sampai di istan-"ujar sang dojar namun seketika uacapanya di potong oleh leshy, dia dengan nada rendah dan sedikit tegas.


"Pelankan kuda-kuda itu segera!!"


Sang dokar yang bingung dengan perasaan leshy pun menuruti perintah nya, kereta kuda itu semakin pelan dan sedikit santai.


"Apa yang mereka lakukan? Tiba-tiba mempercepat dan Tiba-tiba memperlambatnya" pikir andi yang berhenti di atas sebuah bangunan tinggi dengan sebuah lonceng besar di atas bangunan tersebut, mata tajam menatap ke arah kereta kuda dengan mengalirkan mana ke matanya.


"Apa yang anak itu lakukan? Sampai mana di tubuhnya sangat tipis.."pikir andi sembari melihat di dalam kereta kuda sebuah tubuh dengan mana yang sangat tipis, perasaan tidak enak muncul di benak Andi yang seketika membuat dirinya langsung menuju ke arah leshy.


*Bossst!!


Kaki kanan andi menapak ke tanah dengan lapisan mana di kakinya supaya tidak menimbulkan suata atau bekas, dengan cepat andi mengejar kereta kuda yang berjalan lambat tersebut.


Sembari berjalan andi akan menggunakan sihir teleportasi, dia menjentikkan jari tangan kanannya sembari menatap ke atap kereta kuda itu.


*Tak!


Sebuah glicht seperti di dalam game muncul dan memengaruhi andi, tubuh andi mengalami glicht dan langsung memghilang dengan sebuah bunyi khas glicht.


*Glicht

__ADS_1


Di atas kereta kuda seketika muncul glicht yang bersamaan dengan kaki andi yang menatap di atap, setelah seluruh badannya berada di atas atap dia seketika memasuki kereta kuda melewati lubang di jendela.


"Jadi kau sudah datang"ucap leshy ke arah andi yang memasuki kereta kuda nya, tatapan tajam dengan pupil mata yang membesar namun berwarna abu-abu, alisnya tipis namun menungkik tajam seperti sayap elang dengan wajah dingin.


Andi yang mendengar hal tersebut pun lumayan terkejut di karenakan skills stealth miliknya di sadari,


"Apa kau tau aku akan kesini?" Ujar andi sembari menunjuk ke dirinya sendiri.


"Ya aku tau itu engkau dan engkau juga yang mengejar ku dari tadi..."


Andi yang mendengar hal tersebut pun langsung bertanya tentang perihal mata leshy,


"Apa kau memaksa mengetahui diri ku dengan tumbal balik mata mu itu?" Ujar andi dengan tatapan tajam menatap leshy.


Leshy menutup matanya kemudian dia mengambil nafas dalam-dalam, pikiranya banyak sekali pertanyaan-pertanyaan namun dia pendam.


"Ya!, Itu benar namun aku tidak menyesal"ujar leshy sembari kedua tangannya melengkup ke paha, dia tersenyum ke arah andi walau tidak bisa melihat wujudnya lagi.


Pupil mata andi mengecil dengan tatapan tajam ke arah leshy, kedua alisnya turun sampai bersentuhan satu sama lain. Dia bingung di hadapannya sekarang adalah seorang yang akan mebawa bencana karena cerita utama di dalam game, andi pun mengeluarkan sebuah belati dari inventory.


"Apa kau tidak bertanya alasan apa aku mengikuti mu?"


Seketika leshy pun mengangkat kepalanya ke atas dengan mulut terbuka sedikit, dia penasaran dengan alasan andi selama ini.


"Apa kau akan takut jika aku bilang" andi menutup matanya kemudian dia mengambil nafas dalam-dalam, dia membuka matanya yang berwarna merah dan mengeluarkan nafsu membunuh yang kuat.


"alasanku untuk membunuh mu!"

__ADS_1


BERSAMBUNG....


ALLO!!! para pembaca budiman, maaf nih Hiatus nya rada lama ya :v


__ADS_2