
Setelah shalat maghrib Kasa menelpon Tanya, dia mengajak Tanya untuk mengikuti kegiatan keagamaan di sekolahnya, gadis inipun menerima ajakan darinya,Tanya ingin memperdalam agama, alasan dia mengikutinya bukan karna ia ingin mencari tahu tentang Satria lagi, Tanya akan berhenti mencari tahu tentang Satria, ia mengikuti ini,
karna dia ingin lebih dekat dengan Allah, ia ingin mengantarkan kedua orangtuanya ke syurganya Allah.
“Gimana Tan kamu mau ikut tidak kegiatan ke agamaan di sekolah? “
“Iya aku mau Sa, dengan cara itu mungkin aku bisa memperdalam agama, juga lebih dekat dengan Allah. “ucapnya.
“Ok Tan, semoga ini adalah cara yang terbaik untuk kita dari Tuhan agar lebih giat lagi ibadahnya."
Merekapun mengakhiri pembicaraan di telpon ini, hari ini hari yang penuh makna untuk Tanya, dia menceritakan semuanya pada Bombom.
“Bom, hari ini aku benar-benar senang sekali, aku bersyukur sama Tuhan yang sudah memberikan anugrahnya yang terindah dalam hidupku, dulu aku sempat berpikir nyaman atau tidak di tempat baru ini, tapi nyatanya aku nyaman Bom, ternyata hal baru itu dapat memberikan kita pengalaman baru, suasana baru, pelajaran baru, teman baru, pokoknya semuanya baru dehh. “
Malam ini penuh dengan keberkahan, Tanya curahkan isi hatinya pada orangtuanya , ia meminta izin dan ridho-nya untuk menutup aurat, Tanya mulai menghampiri orangtuanya yang sedang duduk di ruang tamu.
“Ayah, Bunda, selamat malam.“ peluknya dengan cinta.
“Selamat malam juga putri Ayah sama Bunda, tumben kamu belum tidur. “ Ujar Pak Adam.
“Aku belum ngantuk Yah.” Katanya.
“Yasudah kamu duduk disini sama Ayah dan Bunda. “
Tanya, sempat merasa bingung harus mulai darimana! apakah harus langsung ke intinya? Atau pakai basa-basi terlebih dahulu, tapi itu akan memakan waktu yang lama.
"Aaaarrrrrrrgggghhhh.. Tuhan bantu aku. “ gadis ininbenar-benar dilema.
“Dengan Bismillah, aku memutuskan ingin mengenakan hijab, Apakah Bunda sama Ayah mengizinkanku?" tanpa pikir panjang lagi, ia sudah membuat mereka terkejut dengan keputusannya yang tiba-tiba. Dia tidak bisa jika terlalu banyak basa-basi, hal yang baik harus segera terlaksanakan.
“Apa sayang? Berhijab? “ tanya Bu Kinan sembari menatap putrinya.
“Iyah Bun, aku mau mengantar kalian ke dalam syurganya Allah apalagi Ayahkan cinta pertamaku. Aku tidak ingin Ayah masuk neraka karna Tanya terus mengumbar aurat Tanya, Yah, Bun, Tanya mohon tolong izinkan Tanya mengenakan hijab. “ ia memegang tangan keduaorangtuanya.
Hati Tanya terus berdegup kencang, ia takut mereka malah tak mengizinkan untuk mengenakan hijab benar-benar kacau perasaannya. Sampai ia tak berani menatap wajah mereka, sampai mereka memutuskannya.
“Tanya!! Apakah kamu yakin dengan keputusan kamu? Lalu adakah alasan lain yang akan membuat Bunda sama Ayah merasa yakin dengan keputusan kamu, berhijab bukanlah mainan yang bisa tutup, buka, hijab adalah suatu kewajiban yang harus tetap di jaga.
" Sekali lagi apakah kamu sudah mantap dengan keputusan kamu? “
“InsyaAllah, Tanya sudah mantap dengan keputusan yang Tanya buat, Tanya ingin menjemput ridho-nya Allah, menjemput cintanya Allah, sudah banyak dosa yang Tanya lakukan selama ini.” jawabnya.
“MasayaAllah, nak kamu sudah menyentuh hati Ayah, InsyaAllah Ayah mengizinkan kamu dengan rasa syukur Ayah sama Allah, kini putri Ayah yang kecil sudah menjadi seorang putri yang dewasa. “ Dengan keputusan yang Pak Adam berikan, Tanya sangat bahagia dan bersyukur. Giliran Bu Kinan yang belum memutuskan, tiba-tiba Bu Kinan beranjak dari tempat duduknya lalu pergi ke kamarnya.
“Bunda! “ panggilnya dengan sedih. “Ayah, apakah mungkin Bunda tidak mengizinkanku untuk berhijab?“ Tanya takut jika Bu Kinan, tidak memberi izin.
Tidak lama Bu Kinan keluar dari kamar, sambil membawa sesuatu yang ada di kaper back, Bu Kinan menyuruh Tanya untuk membuka dan mengambil barang yang ada di kaperback itu, lalu ia mengambil barang itu dan ternyata isi kaperback itu adalah kerudung berwarna biru, jadi inilah alasan Bu Kinan beranjak dari tempat duduknya sejenak, Bu Kinan ingin memberikan hadiah yang tak akan pernah ia lupakan.
“Bunda, Apakah hijab ini pertanda Bunda menyetujui keputusanku? “
Bu Kinan mengedipkan matanya, pertanda dia menyetujuinya, Tanya langsung memeluk orangtuanya dan mencium kedua tangannya, lalu membasuh kakinya.
“Nak, jadilah anak yang sholeha yang bisa menyelamatkan Ayah dan Bunda dari panasnya api neraka, jagalah kehormatanmu.“ Mereka memeluk dan mencium gadis ini. Air mata yang menetas dari matanya, membuat Tanya percaya akan ridho-nya Allah yang di berikan pada dirinya melalui mereka.
“InsyaAllah, Yah, Bun, Tanya akan menjadi anak yang berbakti kepada Ayah sama Bunda, begitupun pada Allah. “
Untuk pertamakalinya gadis tomboy ini mengenakan hijab kesekolah, semua teman-teman tercengang saat melihat perubahannya secara drastis, termasuk Kasa dia cukup terkejut. Kasa terus memperhatikan semua penampilannya, ia tak percaya gadis aneh ini bisa berubah secepat kilat dengan cara memutar-mutar tubuhnya sambil berkata.
“MasyaAllah, ini beneran kamu Tanya sahabat aku? Perasaan aku,Tanya itu anak yang tomboy, sekarang pake hijab kok bisa ya, aku masih enggak percaya tau!!“
“iiiiiihhhhhh.. Kasa hentikan memutar badanku, aku pusing tahu. “
“Aku hentikan, tapi beneran loh aku masih kayak mimpi liat kamu pake hijab. “ ujar Kasa.
“Siang bolong ko masih mimpi ini itu beneran nyata, aku Tanya temanmu yang aneh. “ dia mencubit pipi sahabatnya itu dengan kencang, biar Kasa bangun dari mimpi tidur berdirinya.
“Tanyaaaaaa... Sakittt.. “
Dua gadis ini terus tertawa, hingga akhirnya di rusak kebahagiaan mereka oleh Lintang dan Helma, suasana menjadi membosankan, amat sangat garing harus mendengar celotehan yang unfaedah yang di lakukan mereka.
__ADS_1
“Aduh, ada dua gadis cupu yang lagi bahagia kayaknya.”Ujar Lintang dengan sinis.
“Alhamdulillah, kami bahagia tanpa harus saling menyakiti, aku hanya bisa menyarankan saja sama kalian, stop membully segera hentikan semua yang akan merusak masa depan kalian kelak, karna semua yang kamu lakukan ini akan berimbas pada dirimu sendiri, mulai dari sekarang mending lakukan hal yang baik aja, biar kalian berduapun mendapatkan hasil yang baik pula dalam hidup kalian. “ Ujar Tanya.
“Aalah..!! jangan sosoan ceramahin kita deh lu pada, hidup-hidup kita yang jalani bukan kalian. “Lintang tidak menerima semua perkataan yang di ucapkan Tanya ataupun Kasa dan terus mencaci mereka berdua. Dari pada Tanya harus mendengar semua perkataan mereka yang menyakitkan itu, lebih baik ia dan Kasa pergi untuk menghindari perdebatan.
“Dasar so suci lu pada. “ Teriak Lintang .
Perjalanan dalam hidup yang penuh duka ini, Tanya percaya akan ada dua hal yang akan membuat dirinya lebih kuat lagi, diantara dua hal itu ialah, kejutan yang akan Allah berikan pada dirinya, dan yang kedua ialah kesabaran untuk menjalankan semua perjalanan baru pada kehidupan selanjutnya.
Sabar akan menjadikan hidupmu lebih kuat lagi, bahkan Allah akan lebih menyayangimu, jika Allah sudah sayang padamu semua perkara dalam hidup akan lebih mudah.
Jika kamu menyayangi ciptaan yang Tuhan berikan padamu,
Maka jagalah ciptaan itu sendiri dengan kebaikan, agar kelak kamupun bisa mendapatkan kebaikan itu sendiri,
dan jika kamu ingin mendapatkan akhir cerita yang penuh makna,
Maka kamu harus terus menciptakan kebahagiaan untuk orang lain.
_Tanya
Siang ini, Tanya dan Kasa pergi untuk menemui semua teman-teman yang mengikuti keagaamaan, mereka berkumpul di mushollah sekolah untuk membahas acara yang akan di selenggarakan, dengan tema“Menciptakan Generasi Muda yang berakhlak. “ itulah tema tahun ini, semua panitia di bagi kelompok, Tanya satu kelompok dengan Satria dan Kasa. Laki-laki yang pernah ia kagumi dan hampir saja ia gila karna dirinya, karna sering memikirkannya setiap saat, padahal ia belum pernah mengenalnya.
“Satria, kamu Ibu satu kelompokkan dengan anggota baru kita yaitu Tanya dan Kasa. “ Bu Maryampun membagi kelompok, dan untungnya ia satu kelompok dengan Kasa juga.
Disinilah gadis berkerudung itu bisa kenal dengan Satria, mungkin ini adalah salah satu cara Tuhan untuk bisa kenal dia lebih dalam lagi, agar ia tak salah berharap, Tanya tidak ingin mengurangi rasa cintanya pada sang pemilik hati. Gadis ini senang ketika Satria mulai melihatnya , ketika Satria mulai berbicara pada dirinya, lalu mengajarinya tentang agama. Begitu banyak yang bisa ia pelajari dari pria ini soal islam.
Pertemuan di bubarkan, semua akan di bahas kembali esok hari, semua akan memakan waktu yang cukup lama, apalagi nanti yang mengisi acara itu sendiri Satria, dia benar-benar laki-laki yang luar biasa. Tanya pun pulang kerumah lebih cepat, ia tidak sabar ingin bertemu dengan Bombom.
“Assalamu'alaikum Bunda, aku pulang. “
“Wa'alaikumsalam.” Jawab Bu Kinan.
Saat masuk kedalam rumah gadis itu langsung berlari ke kamar, karna rindu Bombom, Bu Kinan yang melihat Tanya berlari, ia langsung memanggil putrinya agar cepat turun ke bawah untuk makan.
“Iya Bunda insyaAllah. “
Terlalu asyik bicara dengan Bombom, ia lupa jika Bu Kinan menyuruhnya segera turun.
“Bombom, aku tinggal dulu ya , Bunda pasti sudah menungguku di bawah nanti kita berbincang lagi, intinya aku sudah nyaman tinggal disini!!“
Setelah Tanya turun ke bawah, keduaorangtuanya sudah menunggu cukup lama.
“Tanya, kenapa kamu lama? Ayah sama Bunda sudah menunggumu sedari tadi, lihat wajah Ayahmu sudah pucat karna lapar. “ Ujar Bu Kinan.
“Iya maaf, Yah, Bun, tadi aku terlalu asyik bicara sama Bombom, lain kali aku tidak melakukannya lagi. “
“yasudah, kita tunggu apalagi mari kita santap masakan istriku tercinta yang lezat ini.“ keluarga ini selalu menjaga kebersamaannya, mereka mencoba membuat tradisi, siapapun yang masih belum makan, mereka harus menunggu biar bisa makan bersama, kecuali diantara mereka ada kesibukan yang tak memungkinkan untuk di tunggu.
Hari ini Tanya ceritakan semua kejadian di sekolah dari duka sampai suka, Bu Kinan selalu memberinya semangat ketika ia dalam keadaan terpuruk, mengajari tentang banyak hal dalam menghadapi orang-orang yang suka mencela.
“Tanya, jika ada seseorang yang suka mencelamu, hanya satu yang harus kamu lakukan, yaitu”Dengarkan lalu hentikan. “
Tanya tidak memahami apa maksud Bu Kinan, dengarkan lalu hentikan? Ia pun meminta penjelasan dari Bu Kinan.
“Maksudnya Bun, Tanya belum mengerti. “
“Maksud Bunda dengarkan saja apa yang mereka katakan, siapa tau di dalam celaan itu terdapat kata yang akan membuat diri kita sadar yang akan membuat diri kita untuk tidak melakukan hal yang sama. Hentikan berarti kita sebagai manusia yang beriman segera hentikan semua yang tidak berhak di lakukan oleh orang itu, sebelum orang itu merajalela mencela semua yang mereka tidak senangi, sebelum banyak korban yang tersakiti, jadi salah satu di antara kita harus ada yang berani menghentikannya. “
Tanya sangat bersyukur, memiliki Ibu yang selalu memberi pencerahan dari setiap masalah yang ia hadapi.
“InsyaAllah Bunda, sekarang aku memahami semua yang Bunda maksud, olong do’akan Tanya biar bisa kayak Bunda. “peluknya dengan erat sambil membisikan."Bunda lebih cantik jika berhijab. “
Bu Kinan terkejut dengan apa yang di bisikan Tanya, setelah semuanya selesai ia kembali ke kamar melanjutkan semua tugas di sekolah untuk persiapan acara nanti yang akan di selenggarakan satu minggu lagi.
Ada nomor baru yang menelpon Tanya, di tengah malam ia seorang pria.
“Assalamu'alaikum, maaf ini dengan siapa? “ tanyanya melalui telpon.
__ADS_1
“Wa'alaikumsalam ini saya Satria, Apakah kamu masih ingat saya? “ ternyata orang di balik telpon ini adalah Satria,Tanya tidak menyangka dia akan menelpon, walaupun hanya sekedar membahas tugas, tapi ia sudah senang.
“Satria!! Iya aku ingat kok, kalau boleh tau ada apa malam-malam telpon ?”
“Maaf ya mengganggu waktunya, saya hanya ingin bertanya soal tugas di sekolah tadi, apakah kamu sudah menemukan ide soal dekor buat acara yang akan di selenggarakan nanti?”tanyanya.
“Alhamdulillah sudah, gimana nanti kita bahasnya besok? Biar lebih jelas. “
“ Baiklah, nanti kita besok bahas lagi, sekali lagi maaf sudah mengganggu waktunya.” Ujarnya lagi dengan ramah saat di telpon.
Kamipun mengakhiri pembicaraan di telpon, tangan Tanya masih terasa dingin dan gemetar.
“AstagfiraAllah, yaAllah tenangkan hati ini yang sedang tak karuan, aku harus bisa menahan rasa ini. “
“Mataku sudah kantuk, namun sulit untuk di pejamkan, walahh kunaha iyeu teh rasa ko bisa jadi kieu, apa iyeu anu di sebut jatuh cinta? ( kenapa ini rasa bisa jadi begini, apakah ini yang di katakan jatuh cinta?) “
Allahu akbar...Allahu akbar....Allahu akbar...
Adzan subuh di kumandangkan, Tanya tertidur hanya satu jam saja, ngantuk masih terasa saat di meja makan ia terus menguap, sehingga Bu Kinan terus memperhatikan dirinya.
“Tanya, sedari tadi Bunda perhatikan kamu terus menguap, emang semalem kamu tidak tidur? “
“Iya Bun, semaleman aku tidak bisa tidur satu jam saja aku tidur, jadi beginilah akibatnya.“Jawabnya.
“Mangkanya lain kali kamu jangan sering bergadang istirahat yang cukup, Ayah enggak mau kamu terlalu sibuk dan cape ya. “Ayah menasehatinya.
“Iya Ayah, Tanya akan berusaha membagi waktu Tanya dengan istirahat. “
Hari ini Tanya pergi kesekolah di antar Pak Adam, karna sopirnya tidak bisa mengantar karna sudah berhenti. Sesudah sampai di sekolah Tanya masih saja merasa mengantuk.
“Jika terus kayak gini, bisa-bisa aku tertidur dikelas .”ia mencari cara untuk menghilangkan ngantuknya itu, dengan membasuh wajahnya, namun ini semua hanya sesaat.
Usai belajar, Tanya harus pergi lagi mengerjakan tugas yang di berikan kemarin bersama Satria dan Kasa, tugas ini di kerjakan dirumah Satria, ia tinggal dengan Ibunya yang bernama Aisyah, karna Ayahnya Satria sudah meninggal sejak dia duduk di bangku SD, sejak itu pula Bu Aisyah merawat Satria sendirian tanpa hadirnya sesosok suami. Pria inipun memperkenalkan kedua sahabatnya pada Ibundanya.
“Assalamu'alaikum, Umi kenalkan ini teman-teman Satria. “
Tanya, juga Kasa mereka memperkenalkan diri pada Ibunya Satria, begitupun Ibunya Satria memperkenalkan diri juga, Bu Aisyah namanya cantik seperti orangnya, dia murah senyum, baik, menyapa kedua gadis ini dengan hangat.
“Umi senang bisa kenal kalian berdua, kirain Umi Satria tidak punya teman, karena dia itu anaknya pemalu. “ Ujarnya Pada Tanya juga Kasa.
Mereka hanya tersenyum dan langsung masuk kedalam rumah, saat obrolan di mulai tanpa sadar Tanya tertidur di atas meja, dimana meja itu sedang di gunakan mereka untuk belajar, mereka tidak berani membangunkannya, karna tidak tega.
“YaAllah Tanya, kamu tidur!!“ Ujar Kasa.
“Sudah Sa jangan di bangunkan, mungkin dia kecapean.“ Satria tidak mengizinkan Kasa membangunkan gadis ini, hingga akhirnya ia terbangun, karna handphonenya berdering.
“Ayah telpon!“ Pak Adam, menelpon putrinya.
"Yaampun.. aku sampai lupa kasih kabar!! "
“Hallo, Assalamualaikum Ayah.“
“Wa'alaikumsalam, Tanya kamu sedang dimana? Kenapa belum pulang? “ tanya Pak Adam dengan rasa khawatir.
“Maaf Yah, aku sedang mengerjakan tugas dirumah temanku ada Kasa juga ko Yah, jadi Ayah tidak perlu khawatir.“ jawab Tanya.
Telpon pun di akhiri, Tanya merasa tidak enak pada mereka, karna dia sudah ketiduran beberapa menit, kemudian iapun meminta maaf pada mereka.
“Maaf ya, Sa, Sat, aku ketiduran ini semua gara-gara semalem aku susah tidur. “
“Iya gapapa ko santai aja, ohiya semua ide kamu bagus Tan, kita suka dengan ide kamu dalam mendekorasi panggungnya. “Ujar Satria, dia menyukai ide yang Tanya berikan padahal mereka baru melihatnya dari gambar saja belum sempat gadis ini jelaskan. Tetapi mereka sudah memahami rencana yang akan di laksanakan, memang mereka the best dehh.
“Alhamdulillah, aku senang dengarnya, kalau kalian suka dengan ide aku, maaf ya kalau ada yang kurang, nanti kalian jujur aja , biar aku perbaiki lagi. “
“InsyaAllah enggak ada yang kurang, semuanya perfect deh. “ ujar Kasa.
*Salah satu kebahagiaan saat memberi pendapat, ialah ketika pendapat itu sendiri telah di hargai dan di terima dengan kejujuran bukan dengan kebohongan .
_Tanya*
__ADS_1