Separuh Sayap Yang Hilang

Separuh Sayap Yang Hilang
8. Meminta dan memberi maaf


__ADS_3

Meminta maaf terlebih dahulu, tak akan pernah membuat harga dirimu jatuh.


Sore hari ini Tanya sedang santai di halaman rumahnya, Tiba-tiba Bu Kinan,memanggil dirinya , katanya ada tamu yang ingin bertemu dengan dirinya.


“Tanyaa!! “ teriak Bu Kinan.


“Iya, Bunda! “ Sahutnya, sembari menghampiri Bu Kinan. “Kenapa Bun? “tanyanya.


“Di depan ada tamu, katanya dia teman kamu!“ jawab Bu Kinan.


“Cewek apa cowok Bun? “ tanyanya lagi“Cowok.”


“Siapa ya kira-kira pria itu? Atau jangan-jangan Bara! Kalau beneran Bara,Aahhh.... Nggak mungkin...nggak mungkin dia tahu alamat Rumahku. “ gadis ini masih beridiri melamun, sampai Bu Kinan, menyuruhnya kembali untuk menemui pria itu.


“Tanya, ayo temuin dia.“


“Iya Bun. “Sahutnya.


Gadis ini menghela nafas, ia masih sedikit trauma dengan kejadian kemarin, setelah ia bertemu dengan pria itu, ternyata memang benar apa yang dia pikirkan, yang ingin bertemu dengan dirinya adalah Bara.


“Bara! Ngapain kamu kesini? Dan kenapa bisa kamu tahu alamat Rumahku? “ Gadis ini terus memberikan pertanyaan pada Bara, sampai Bara bingung yang mana terlebih dahulu ia jawab.


“Tan, kamu tenang dulu, kalau kamu semakin banyak memberi pertanyaan sama aku, aku semakin bingung mana yang harus aku jawab terlebih dahulu. “ Ia terlihat bingung dan menunjukan wajahnya yang pucat.


“Tumben pake kamu, kan biasanya lu, gue, aahhh... Intinya kamu ngapain kesini ? Udah itu aja yang harus kamu jawab. “Tanya berusaha untuk bersikap baik kepada Bara.


“Baiklah, gue bakal jawab, kenapa gue kesini? Eeehhh.. Maksudnya aku, aku kesini mau minta maaf sama kamu. “


“Mau minta maaf! “ Tanya sempat ragu.


“Iya, aku mau minta maaf dengan semua kesalahan yang pernah aku lakuin sama kamu, aku benar-benar ingin berubah, tolong kamu maafin aku ya Tan. “ Bara memohon agar Tanya memaafkan semua kesalahannya.


Tanya gadis yang baik, ia pun memaafkan semua kesalahannya , dan dia menyuruh Bara untuk berjanji agar menjaga hati para wanita, jangan sering mengganggu para gadis dengan rayuannya.


“Bara, dari dulu aku sudah memaafkan kamu, tapi, kamu juga harus meminta maaf sama Allah, dan kamu harus berjanji agar tidak mengganggu para gadis lagi.”


“Iya, gue janji nggak bakal gangguin mereka lagi, dan makasih lu udah maafin gue, maaf pake gue, lu lagi. “


“Iya nggak masalah, proses. “Tanya memberikan senyumnya.


Perjuangan Bara untuk meminta maaf pada Tanya, tidak sia-sia, dia sangat senang akhirnya mendapat maaf dari gadis cantik ini. Tanya senang Bara sudah mau berubah, sisanya tinggal dia dan Allah.


*Maafkanlah mereka yang pernah bersalah padamu,


Karna, maaf darimu akan berharga untuk mereka .


_Tanya*


Kata maaf tidak perlu di lakukan untuk orang yang sudah melakukan kesalahan saja, kata maaf pun bisa di gunakan untuk mereka yang tidak bersalah, sebab maaf itu harus lebih sering di katakan, karna kita sebagai manusia tidak tahu kapan kita pernah menggores luka pada hati siapaun yang pernah bersama kita, lupa adalah sifat manusia yang sulit untuk di hindari.


Malam ini Tanya tidur sangat nyenyak, sampai dia lupa ada tugas yang belum dia kerjakan, akhirnya setelah shalat subuh, ia melanjutkannya kembali, sampai lupa juga dia tidak pergi sarapan dengan cepat.


Keduaorangtuanya yang sudah menunggu mereka penasaran! kenapa dirinya belum turun juga dari kamar?


“Yah, coba Ayah tengok ke kamar Tanya, kenapa dia belum turun juga? Bunda jadi khwatir sama dia.” Ia menyuruh Suaminya untuk pergi ke kamar Tanya.


Tok.. Tok... Tok.. ( suara ketuk pintu)


“Tanya, apakah kamu di dalam? Ini Ayah, kalau kamu ada di dalam, bolehkan Ayah masuk? “

__ADS_1


“Iya Yah, silahkan masuk, pintunya enggak Tanya kunci ko. “jawab gadis itu dengan santai.


Saat Pak Adam masuk ke kamar, ia melihat putrinya yang masih mengutak-atik laptopnya.


“Sayang, kamu lagi ngapain? Kenapa kamu belum turun juga ? Ayah sama Bunda sudah nunggu kamu sedari tadi, ayolah nak kita sarapan dulu.” Pak Adam mengelus kepala putrinya.


“Sebentar Yah,Tanya turun soalnya tugasnya tinggal sedikit lagi, nanggung!!“ ia masih bersikeras untuk menyelesaikan tugasnya hari ini.


“Nak, Ayah tahu kamu sedang sibuk-sibuknya di kampus, tapi kamu juga harus tahu, kamu jangan terlalu memporsil tenaga kamu, otak kamu, Ayah takut kesehatan kamu malah menurun.“


Bu Kinan pun datang ke kamar Tanya, ia mencoba merayu putrinya juga.


“Sayang, apa yang di katakan Ayah kamu itu benar? Kamu jangan terlalu keras dan memaksakan otak kamu, kan otak kamu juga butuh istirahat, percuma kamu bersikeras untuk menyelesaikan segalanya, namun asupan kamu malah terabaikan, nanti yang ada kamu sakit, dan semua tugas kamupun bakal terbengkalai, kamu mau! “


Tanya pun meminta maaf, ia sadar dengan apa yang di lakukannya, gadis berusia 19 tahun ini, akhirnya mau sarapan juga, setelah sarapan ia menyelesaikan tugasnya kembali, kemudian tugas selesai, perut pun kenyang.


“Iya Yah, Bun, Tanya pergi sarapan, maafin Tanya ya sudah membuat kalian khawatir.”


“Nah gitu dong, kami seperti ini karna sayang sama kamu, jadi, kamu jangan pernah membuat kami cemas lagi ya. “Kecup Bu Kinan pada Tanya.


“Siap Bun. “ Peluknya.


Tanya, pergi ke kampus di antar Pak Adam, tadinya dia mau naik taxi sendiri, berhubung sudah siang ia harus mengejar waktu, jadi Ayahnya lah yang mengantarkan.


“Assalamu'alaikum Yah. “setelah sampai di kampus, ia memberikan salam pada Pak Adam.


“Wa'alaikumsalam, semangat ya belajarnya. “ Pak Adam, memberi semangat pada putrinya itu.


Dia melambaikan tangan, lalu pergi ke kelas, disana banyak sekali anak-anak yang sudah kumpul di dalam kelas, sedang mempersiapkan materi hari ini, kata anak-anak hari ini itu, akan di adakan kuis.


“Tan, kamu sudah tahu belum! “ujar Retno.


“Hari ini bakal ada kuis, terus yang mau kasih pemateri hari ini adalah Dosen baru, kabarnya Dosen baru ini tegas dan di displin, tapi gue lupa namanya! “Ujar Retno.


“Dasar pelupa, tapi, thanks banget kamu udah kasih kabar ini.”


Dosen baru itu masuk kelas, seluruh Siswa terbirit-birit merapihkan semua buku-buku nya, juga merapikan duduk mereka, yang tadinya ada yang menghadap ke belakang, pokoknya amburadul dah.


“Tan, gimana ini Dosen dah masuk pula, terus kelihatannya galak, gue semakin takut aja.“Retno ketakutan.


“Dasar kamu Ret!! belum nyebrang udah tenggelam duluan, kamu tidak perlu takut jawab aja semampu kamu.“ sarannya.


Dosen baru itu mulai memperkenalkan diri, dia mengajar disini hanya beberapa hari saja untuk menggantikan Pak Iwan, memang benar kabar yang Tanya dengar, Pak Purnomo sangat displin beliau mampu membuat satu kelas tercengang, diam tanpa sepatah kata, kelas seketika menjadi hening seperti kuburan, seperti air yang membentuk keras ketika dikeluarkan dari pliser, semuanya kaku.


“Assalamu'alaikum semuanya, pasti kalian bertanya-tanya, siapa saya? Nama saya siapa? baiklah saya akan memperkenalkan diri, Nama saya Pak Purnomo, disini saya hanya menggantikan Pak Iwan untuk beberapa hari kedepan, dan saya mendapat amanah dari beliau, jika hari ini akan di adakan kuis, beliau meminta Bapak untuk melakukannya hari ini juga, jadi, Bapak harap kalian semua bisa bekerja sama dengan saya, saat kuis di laksanakan tolong tutup semua buku-buku kalian, saya tidak menyukai orang-orang yang suka mencotek, paham semuanya!! “ Begitu banyak yang di sampaikan Pak Purnomo.


“Paham Pak!!! “ Jawab seluruh Siswa.


Seluruh Siswa sangat fokus mendengarkan semua pertanyaan yang di berikan Pak Purnomo Dosen baru itu, Tanya kelihatan mudah menjawab pertanyaan itu, ketika kuis di akhiri Tanya mendapatkan nilai yang tinggi, semua ketegangan seketika lenyap, mereka saat keluar kampus terus menceritakan perasaan mereka tadi.


“Tan, sumpah, gue bener-bener tegang banget. “ Ucap Retno.


“Iya Ret, akupun merasakan ketegangan itu.“ujarnya kembali sambil berjalan.


Tanya, hari ini akan pergi ketempat Kasa, ia sudah menghubungi sahabatnya itu melalui pesan, Kasapun meluangkan waktu demi sahabatnya, meskipun di antara mereka sudah memiliki teman baru, mereka tetap setia, tetap menjalin silaturahmi, tetap menjaga komunikasi. Mereka janjian di cafe biasa mereka jumpa.


“Assalamu'alaikim, Tan maaf ya aku telat. “ Dia sedikit telat sambil cipika, cipiki.


“Wa'alaikumsalam, iya,tidak apa-apa Sa, santai saja, ohiya, aku sudah pesan makanan kesukaan kamu. “

__ADS_1


“Thank you, kamu memang yang terbaik. “


Tanya dan Kasa, mengobrol tentang keluhan mereka masing-masing soal tugas di kampusnya, soal masalah yang mereka hadapi di kampusnya masing-masing, dari yang sedih sampai yang bisa membuat ketawa, ya seperti Bara yang datang memohon minta maaf, karna bagi Tanya baru kali ini ada pria yang datang ke rumahnya, dalam keadaan wajahnya pucat pasi, ia takut jika Tanya tidak memberi maafnya, Kasapun tertawa.


“Seriusan kamu Tan, cowok itu sampe segitu pucat nya datang kerumah kamu. “


“Iya aku serius Sa, cowok itu benar-benar aneh, dan sekarang dia udah pensiun dari kebiasaannya merayu. “


Tanya gadis manis, yang suka melontarkan kata-kata yang unik, dan siapapun yang di dekatnya, akan ikut merasakan kebahagiaan.


Sejauh apapun jarak kita, jangan pernah putuskan tali silahturahmi.


Tetaplah jaga komunikasi dengan baik, biar hubungan ini tetap terjalin baik juga.


La... La.. La.. ( Tanya bersenandung) , Bu kinan memperhatikan Putrinya, dari masuk Rumah, hingga menaiki tangga, ia melihat Tanya terus bersenandung, wajahnya yang bahagia, matanya yang bersinar, ia merasa ada sesuatu yang sudah membuat gadisnya bersenandung.


“Yaampun, anak itu menggemaskan bahagia kok sendirian, Bundanya kagak di ajak, setidaknya cerita atuh neng. “Ujarnya dalam hati sembari menatap Tanya di atas.


Beginilah gadis yang bernama Tanya, jika, bahagianya kelewatan ia selalu bersenandung, sampai dia keluar dari kamarpun masih saja bersenandung. Bu Kinan kepo, ia ingin tahu siapa yang sudah membuat putrinya bahagia.


“Ada yang lagi seneng nih! “


“Kasih tahu Bunda dong!!"


“Iya dong Bun, hari ini aku bahagia banget. “ Ujar Tanya.


“Bunda kepo deh! “ dia tertawa.


“Kamu, bilang Bunda kepo, awas ya nanti Bunda tidak akan masak, makanan kesukaan kamu! “


“Bukan begitu Bunda, jangan marah dong gelis,Tanya kasih tahu deh, kenapa aku bahagia? Itu karna Kasa sahabat baikku itu loh Bun, Bunda masih ingetkan! “


“Oh, Kasa, iya Bunda inget. “Ujarnya.


Tanyapun menceritakan semua apa yang terjadi tadi sore pada Bu Kinan, ia senang dengan waktu yang di berikan Kasa, ia rela mendengarkan coletehan Tanya, sampai Tawa tercipta.


“Jadi, seperti itu ceritanya. “ Ujar Bu Kinan sambil merapihkan meja makan.


Bulan bersinar begitu terang, Tanya pergi ke luar, untuk melihat sinar itu lebih jelas, lalu ia duduk di bangku berwarna putih. Bu Kinan yang melihat Tanya, sedang duduk sendirian di luar, kemudian dia menghampirinya dan menemaninya duduk. Merekapun bersendagurau, tertawa bareng, sampai pilu menyapa jiwa, karena kisah yang Bu Kinan ceritakan pada dirinya.


Bu Kinan , memberi kisah tentang dua sayap yang selalu bersama, saat sayap di kepakan mereka akan terbang kemanapun mereka inginkan. Namun cerita yang Bu Kinan berikan membuat dirinya sedih saat ada kata seperti ini.


“Kedua sayap itu bagaikan dua insan, yang saling menyayangi, yang saling melindungi dari panas ataupun badai, tapi jika separuh sayap itu hilang, maka salah satu di antara dua insan itupun harus pergi bersama separuh sayap itu, dan saat itu pula akan terjadi ketidak seimbangan dalam penerbangannya, dalam artian akan terjadi ketidakseimbangan pada kehidupan selanjutnya juga. “


“Berarti sayap yang masih utuh akan merasakan sedih ya Bun, karna separuh sayapnya hilang. “ ujar Tanya.


“Iya, sayap itu sedih, karna salah satu diantaranya harus pergi. “


“Kasihan, apa yang akan terjadi setelahnya Bun? “ tanyanya.


“Sayap itu, harus rela terkurung di dunia, dimana tidak ada lagi yang bisa terbang kemanapun mereka inginkan. “


Kisah tentang dua sayap ini, menyudahi percakapan mereka pada malam ini, karna Pak Adam sudah memanggil mereka.


Tanya masih memikirkan tentang kisah yang Bundanya ceritakan tadi, ia bertanya-tanya seolah kisah ini akan menimpa pada dirinya suatu saat nanti, ia merasa di antara keluarganya akan hilang dari muka bumi ini.


“AstagfiraAllah, jangan sampai aku berpikiran buruk seperti ini, aku harus bersugesti tentang hal yang baik-baik saja, ok, Tanya kamu harus tidur, esokkan harus pergi kuliah lagi.”Katanya dalam hati.


Tetaplah berpikir postif thinking, agar hari-harimu menyenangkan.

__ADS_1


__ADS_2