
Mayra kembali terheran-heran apa yang di lakukan dua sahabat tersebut.
Sesampainya di ujung jalan pondok II,ternyata Bagas masih saja mendekatinya.Bahkan ketika ia naik bus kota jurusan Sudirman ,Bagas pun kembali untuk menyusul dan duduk di sampingnya!
"Nggak keberatan kan kalau aku duduk di sini?" tanya Bagas langsung menghenyakan pantatnya di samping nya pantat di samping nya.
Tak ada pilihan lain.Mayra pun cuma tersenyum.
"Sebenarnya Abang itu mau kemana sih?" tanya Mayra tak dapat menyembunyikan keheranannya.
"Nggak mau kemana-mana sih.cuma ingin bareng aja sama Mayra" sahut Bagas terus terang.
Mayra terkejut.Sepasang mata kelinci nya yang indah sempat membelalak.sarat keheranan.tapih entah kenapa mendadak gadis manis itu menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Kenapa ?kok geleng-geleng kepala? keberatan ya kalau bareng aku?" Pancing Bagas ingin tahu.
"Nggak kok bang" sahut Mayra sambil menggeleng.
"Tapi kok may kayak keberatan"
"Bukan keberatan kok bang.cuma heran saja..."
"Heran kenapa memangnya?"
"Ngak ada kok bang"
"May,...?Kalau aku ingin mengenal Mayra lebih jauh,boleh nggak?"
"Maksud Abang gimana?"
"Ya, pakoknya aku ingin kenal lebih dekat lagi sama Mayra"
"Lho bukannya kita saling mengenal ?dan ini lagi dekat juga!"
"Bukan itu May,maksud aku lebih dekat lagi lebih tau tentang Mayra gitu"
__ADS_1
Mayra hanya tersenyum.sekarang baru dia tahu maksud pemuda di sampingnya.sejak tadi atau hari-hari sebelumnya dia memang sudah curiga melihat sikap kedua orang tetangganya itu.Baru sekarang dia mendapat kepastian dari mulut orangnya.walau kata-kata yang di ucapkan terdengar samar,namun Mayra tahu sebenarnya dalam kesamaran kata-kata itu tersimpan maksud dan tujuan yang jelas.Apalagi kalau bukan menginginkan nya.
"keberatan ya kalau aku mengenal Mayra lebih jauh lagi?" lanjut Bagas.
"Nggak apa-apa sih kalau cuma sebatas temen."
"Memangnya Mayra sudah punya pacar?" Bagas kebat-kebit tak karuan.Bakal runyam semua rencananya kalau sebenarnya Mayra sudah punya pacar!
Mayra tak menyahut.Mendadak ia menundukkan kepalanya dalam-dalam.Selintas bayangan lelaki berjas putih muncul di benaknya mengusik hatinya membuat Mayra sangat gelisah sekali.
"Lho,kok jadi diam?Bener ya May sudah punya pacar?"
Mayra menoleh sekilas kesamping.Matanya sejenak menatap wajah tampan berambut gondrong di sampingnya seksama.Entah mengapa mendadak Mayra gelisah sekali.Dalam pandangan mata pemuda di sampingnya itu Mayra seperti menemukan api cinta.
Mayra mendesis.kepalanya di geleng-geleng resah.
Bagas lega sekali melihat gelengan kepala gadis manis itu.Diam-diam dalam batok kepala pemuda itu kembali di penuhi berbagai macam siasat untuk mendekati Mayra.
...----------------...
Bagas terheran-heran ketika melihat Mayra bergegas turun sewaktu melihat angkutan yang mereka tumpangi berhenti di depan Restoran mewah di jalan Sudirman.
"Mayra kan kerja disini bang" jawab nya singkat.
sewaktu Mayra bergegas turun ,Bagas pun ikut -ikutan turun dari angkutan.
"Lho bang Bagas kok ikut turun sih?" tanya Mayra keheranan.
"Memang aku sengaja ngaterin Mayra kok" sahutnya terus terang.
Mendengar keterusterangan Bagas ,Mayra hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Bang Bagas,ini ada-ada saja.kayak kurang kerjaan saja?buat apa sih pakai ngaterin Mayra segala?" desis gadis manis itu keheranan.
"Ya,tentu demi may dong" seringai Bagas gembira.
__ADS_1
Lagi-lagi Mayra hanya geleng-geleng kepala.
"May masuk dulu ya bang" pamit Mayra lalu bergegas melangkah pergi.
"Eh sebentar may!" Bagas kembali menjajari langkah gadis itu.
Tak urung Mayra menghentikan langkahnya lagi.
"Ada apa lagi,bang?"
"ehmmm,nggak. Nggak ada apa-apa.cuma ingin tanya.Bolehkan kalau sewaktu-waktu aku menjemput Mayra?"
"Mayyy,gw kangen luuu"
belum sempat menjawab tiba-tiba sebuah suara teriakan menghampiri mereka.
"Amira,jangan teriak-teriak dong!masih pagi juga"
"ehemmm ada yang nganterin ni" Amira mulai menggoda.
"apaan sih,bang kenalin ni Amira"
"Bagas" Bagas menjulurkan tangan nya kearah Amira.
"Amira"
"Teman kerja Mayra ya?"
"Iya bang"
Lumayan juga ni cowok.ehh gw mikirin apa sih!kan gw mau jadi iparnya may.
"yaudah ya bang,kita masuk dulu,ayoo mir"
kembali melanjutkan langkahnya.
__ADS_1
yes tidak lama lagi aku pasti akan menaklukkan hati kamu Mayra sayang.