
Siang itu di studio rumah Andra, anak-anak start band yang terdiri dari enam personel tengah latihan.
Mereka membawakan salah satu lagu milik Justin Bieber yang berjudul Lonely.
*Every body knows my name now
But something bout it still feels strange.
like lookin in a mirror,tryna steody yourself...
and seein' somebody else
And everything is not the same now...
it feels like all our lives have changed*....
Belum sampai pertengahan lagu Mayra masuk ke ruangan dan memberi tanda dengan lambaian tangan mengisyaratkan pada mereka agar berhenti.
Serempak Andra,Kevin,Ardan,Rian,Nauval dan Faril mengehentikan permainan dan mengarahkan pandangan ke Mayra.
"Ngapain kemari may?" Andra menegur sang adik.
"Tuh! Pacar kalian udah pada nunggu di depan" Mayra menuju keluar studio.
"Ajak ngobrol dulu aja may,kita masih pada latihan" ujar Kevin yang belum punya pacar malas menyudahi latihan.
"Enak aja lu ngomong,cewek gw keburu pulang kalau nungguin kita selesai latihan" Nauval mengeplak kepala Kevin dengan topi yang di kenakan nya.
Mayra tersenyum sambil buru-buru pergi sementara Andra, Nauval,Kevin,Faril,Rian dan Ardan buru-buru menanggalkan alat musik mereka masing-masing.
"Vin,ajak adek gw aja buat temen latihan loe" Andra menggoda.
"Makanya,punya pacar biar bisa gabung sama kita-kita yang mau pacaran" Rian ikut meledek.
"Dengerin tu Vin" timpal Rian.
Kevin meninju lengan Rian sebelum anak itu berlalu bersama yang lain.
Dering telpon berbunyi saat Mayra tengah asyik membaca novel di sofa.
"May,angkat !" Teriak Andra dari teras depan terdengar memerintahkan nya.
Dengan tidak bersemangat Mayra menutup novel nya beranjak ke arah meja telepon untuk menjawab.
"Assalamualaikum" Mayra menggucap salam.
__ADS_1
"Waalaikum salam" jawab si penelepon
"Siapa ya?" Tanya Mayra
"Mayra nya ada?" Tanya balik si penelpon
"aku sendiri,ini siapa ya?" Tanya Mayra lagi
"Ini Mayra?suara loe lain banget sekarang,agak dewasaan" seperti sudah kenal lama si penelepon mengomentari.
"Ini siapa sih" Mayra penasaran dengan si penelepon yang sok akrab.
"Ini gw Diana, sahabat loe waktu SMA PELITA"
Mayra menepuk jidatnya karena baru nyadar.
"Ya ampun, sorry gw nggak ngeh sama suara loe,main dong kemari,gw kangen nih"
"Emang loe nggak kemana-mana hari ini?"
"Gw standby dua puluh empat jam di rumah hari ini"
"Ya udah gw kesana sekarang ya?"
"Gw tunggu,awas nggak dateng!" Mayra yang tak sabar pura-pura mengancam.
Hampir setengah jam lewat,Diana sahabat karibnya semasa SMA belum juga datang,Mayra yang sudah tak sabar melongok ke teras.
Disana sudah ada personil start band yang mau berangkat, kecuali Kevin yang duduk anteng membaca majalah di teras.
"Pada mau jalan?" Mayra melirik ke arah mereka.
"Biasa nganterin ayang window shopping sambil nonton juga" Rian merangkul pacarnya.
"Tuh anak nggak di ajak?" Mayra menunjukkan dengan matanya ke arah Kevin.
"Kevin mau ikutan kalo ada temennya,Elo mau ikut nggak may?" Faril balik bertanya.
"Ogah ah, temen aku nanti mau kemari" Mayra menggeleng cepat.
"Cewek atau cowok?" Rian ingin tahu.
"Ceweklah"
Mendengar jawaban Mayra,Andra melirik simpul ke arah Kevin.
__ADS_1
"Loe nggak ikut pergi kan Vin?"
Kevin mengangguki pertanyaan Andra sambil matanya tetap konsen ke majalah yang di bacanya.
"Ya udah may, Kevin kan nggak ikut.nanti kamu kenalin Kevin ya, sama temen mu itu" Andra ngasih amanat ke adiknya.
"Tenang aja,yang udah-udah kan juga aku kenalin temen-temen kampus aku.kak Kevin nya aja yang diem nggak mau deketin mereka,sampai mereka nya keburu di lirik orang" Mayra nyindir sikap Kevin yang selama ini cool sama lawan jenis.padahal dia sendiri juga begitu kalau ada orang asing yang mendekati nya.
Kevin tersenyum kecut sebaliknya para personel start band lainnya menertawakan nya.
"Kita pergi dulu ya Vin," Andra menepuk bahu Kevin sebelum beranjak ke mobil.
Kevin mengisyaratkan dan sempat memperhatikan sekilas mobil toyota Ralze yang mereka tumpangi melaju pergi.
Tinggal mereka berdua di teras,Mayra menoleh ke arah Kevin.
"Mau ikutan main PS nggak Kak?" Tawar Mayra.
Kevin menggguk , meletakkan majalah Ditangannya dan beranjak mengikuti langkah Mayra masuk ke dalam rumah.
*****
Mobil Toyota Ralze yang di naiki anak-anak start band berhenti di halaman parkir sebuah Plaza.
Kelima personel start band itu turun dari mobil bersama pacar mereka masing-masing.setelah itu mereka semua masuk ke dalam Plaza.
"Sore kita balik biar Kevin nggak kelamaan nunggu" ujar Nauval mengingat kan.
"Gw setuju, biasanya kalau kelamaan di tinggal tuh anak balik ke kos-an" Ardan mengangguki.
"Tapih kita harus belanja banyak keperluan,jadi bakalan lama deh keknya" imbuh Vella pacar Nauval.
"Hiya,aku juga mau beli make-up dulu" tambah Lily pacar Ardan.
"Ah,ribet deh kalian jadi cewek" sahut Rian .
"Namanya juga orang belanja, gimana sih yang" Winda pacar Rian agak sebel.
"Pakoknya sore kita balik nanti" imbuh Faril
"Trus kita gak jadi nonton dong" Ujar Vella lagi.
"Sayang,kita belanja aja ya... kapan-kapan kita nonton ya" jawab Nauval lembut.
"Yaudah kalian shopping aja ,jangan lama-lama ya" Ardan menggigit kan.
__ADS_1
"Iya, iya kita janji deh nggak bakal lama-lama di dalam" Lia pacar Faril mengisyaratkan pada gadis yang lain untuk mengiyakan dengan anggukan.
"Bagus deh,kalau kalian mau ngerti" para personel start band tersenyum senang dengan sikap pengertian yang di tunjukkan pacar masing-masing.