Short Horror Story

Short Horror Story
Bunuh diri di Sekolah & Topeng Terkutuk


__ADS_3

Bunuh Diri di Sekolah


Suatu hari, ada sebuah sekolah tua yang legendaris di kota kecil itu. Selama bertahun-tahun, sekolah itu memiliki reputasi buruk karena ada banyak kasus bunuh diri di sana. Siswa-siswa muda yang putus asa sering mencari tempat itu untuk mengakhiri hidup mereka.


Sekarang, sekolah itu telah diubah menjadi gedung kantor, namun masih ada ruang kelas dan lorong yang masih terlihat seperti sekolah. Saat itu, ada sekelompok pekerja malam yang menempati ruang kelas itu untuk bekerja.


Suatu malam, ketika mereka sedang bekerja, salah satu dari mereka pergi ke kamar mandi dan melihat sesuatu yang sangat menakutkan. Di cermin kamar mandi, ia melihat bayangan seorang siswa dengan wajah yang pucat, terus menatap padanya. Dia berteriak ketakutan dan melarikan diri ke ruang kelas lainnya.


Teman-temannya mencoba menenangkannya dan berkata itu mungkin hanya imajinasi dan kelelahan. Namun, beberapa saat kemudian, mereka juga melihat penampakan tersebut di lorong yang sama. Bayangan siswa dengan wajah yang pucat itu terus menatap mereka dengan tatapan kosong.


Ketakutan mulai merayap di hati mereka, dan mereka segera berlari ke luar gedung untuk mencari perlindungan. Di luar, mereka bertemu dengan seorang penjaga keamanan dan menceritakan pengalaman mereka.


Penjaga keamanan itu tidak terkejut dengan cerita mereka, karena ia telah lama mendengar tentang penampakan di sekolah tersebut. Dia mengatakan bahwa banyak siswa yang bunuh diri di sana meninggalkan energi negatif yang terperangkap di dalam gedung.

__ADS_1


Setelah pengalaman menakutkan itu, mereka tidak pernah kembali ke gedung kantor itu lagi pada malam hari. Mereka memutuskan untuk memberitahu atasan mereka dan meminta agar gedung itu diselidiki dan dibersihkan dari energi negatif yang mungkin masih ada di dalamnya.


Sejak itu, cerita tentang penampakan bayangan siswa dengan wajah pucat di sekolah tua itu menjadi populer di antara para pekerja malam di kota kecil itu. Namun, mereka tetap memilih untuk menghindari gedung tersebut pada malam hari dan hanya mengunjunginya pada siang hari saja.


Topeng Terkutuk


Suatu hari, Mia pergi ke pasar loak dan menemukan topeng antik yang menarik perhatiannya. Tanpa berpikir panjang, ia membelinya dan membawanya pulang.


Mia mencoba melepaskan topeng tersebut, tetapi tidak berhasil. Ia merasa seperti terperangkap di dalam topeng tersebut dan tidak bisa melepaskannya dari wajahnya.


Malam itu, Mia mencoba tidur dengan topeng tersebut di wajahnya. Namun, ia merasa seperti ada yang mengintip dari balik topeng tersebut. Suara-suara aneh juga terdengar di telinganya.


Keesokan harinya, Mia merasa semakin tidak nyaman dan takut dengan topeng tersebut. Ia merasa seperti ada yang mengikuti di belakangnya dan merasuki tubuhnya.

__ADS_1


Mia berusaha mencari tahu lebih lanjut tentang topeng tersebut. Setelah melakukan beberapa penelitian, ia menemukan bahwa topeng tersebut digunakan dalam ritual mistis oleh suku kuno.


Mia merasa bahwa ia terhubung dengan roh jahat yang merasuki topeng tersebut dan sekarang merasuki dirinya. Ia merasa bahwa ia kehilangan kendali atas dirinya sendiri dan tidak bisa melakukan apa-apa untuk melepaskan diri dari topeng tersebut.


Malam itu, Mia pergi ke sebuah ruangan gelap untuk mencoba melepaskan topeng tersebut dari wajahnya. Namun, ia merasa seperti ada yang menghentikannya dan tidak membiarkannya pergi.


Saat itulah, Mia menyadari bahwa dirinya telah merasuki oleh roh jahat dari topeng tersebut. Ia merasa takut dan panik karena tidak bisa melepaskan diri dari topeng tersebut.


Ketika Mia mencoba mencabut topeng itu dari wajahnya, ia merasakan kesakitan yang luar biasa. Namun, ia tetap terus berusaha hingga akhirnya topeng tersebut berhasil dicabut.


Namun, saat topeng itu dicabut, Mia jatuh pingsan. Ketika ia bangun, ia merasa lelah dan kehilangan ingatan. Ia tidak ingat apa yang terjadi setelah mencabut topeng tersebut.


Sejak saat itu, Mia tidak pernah lagi menggunakan topeng atau pergi ke pasar loak. Ia merasa bahwa pengalaman tersebut merupakan sebuah peringatan bahwa ada hal-hal tertentu yang sebaiknya dihindari.

__ADS_1


__ADS_2