
Dan tepat di depan Bunga, Maya mengungkapkan perasaannya kepada Rama. Namun di luar dugaan, ternyata Rama juga menyukai Maya. Mereka pun berpelukan dan itu pun tepat saat Bunga sedang melihat mereka.
Melihat hal itu Bunga pun menjadi sedih, hatinya seperti tersayat sayat, emosinya tak bisa di kontrol, ternyata cintanya bertepuk sebelah tangan.
" Hiks..hiks.. Rama... kenapa?". ucap Bunga sambil menangis tersedu sedu.
Lalu ia pun meninggalkan tempat itu dan berlari menuju kamar mandi sambil menenangkan hatinya yang luka.
" Kenapa?! kenapa saat ada orang yang aku suka... ada saja yang merebutnya? hiks... hiks... kenapa? kenapa aku selalu begini?". ucap Bunga di depan sebuah cermin.
Karena terlalu kesal, ia pun memukul cermin itu sampai retak, dan tangannya pun berdarah karena serpihan kaca.
" Awas aja Maya! aku akan buat kamu menderita, selama ada aku, aku tak akan membiarkan Rama jadi milik orang lain!". ucap Bunga lalu meninggalkan kamar mandi dan pergi ke kelas.
Keesokannya...
Bunga pun menyiapkan sebuah rencana yang dipersiapkan untuk Maya.Tepat pada jam istirahat Bunga pun menghampiri Maya dan mengajaknya pergi ke taman belakang.
Sesuai rencananya, Bunga akan mendorong Maya hingga jatuh ke dalam kolam, dan membuatnya tenggelam.
" Maya, Lihat! ada bunga teratai di dalam kolam itu!". ucap Bunga berbohong.
" Ah, benarkah? aku coba lihat deh".
Bunga pun merasa bahwa rencananya akan berhasil, saat Maya melihat ke arah kolam, Bunga pun mendorongnya.
__ADS_1
" Bu- bunga.... to- tolong... uhuk uhuk... Bunga". ucap Maya meminta tolong.
Tapi Bunga hanya menatapnya dengan muka yang bahagia. Bunga merasa sangat senang dan akhirnya ia pun pergi. Namun siapa sangka, orang yang di sukainya malah menolong Maya.
Dengan sigap Rama melompat ke dalam kolam dan menolong Maya.
Karena Teriakkan Maya yang keras, membuat murid murid lain berkumpul. Bukankah dengan begini rencana Bunga akan ketahuan?.
" Maya, lo gak apa apa kan?". tanya Rama sambil memakaikan jaket pada Maya.
" Aku gak apa apa, tapi Bunga... kenapa?". ucap Maya lalu menatap ke arahku.
" Ah? apa hubungannya denganku?". tanya Bunga.
" Kamu... yang mendorongku kan? kenapa melakukan itu? apa salahku". ucap Maya dengan muka yang terlihat seperti korban.
" Bunga! kenapa kamu melakukan itu?!". tanya Rama.
" Aku...".
" Jadi itu memang kamu yang melakukannya?! Memangnya apa salah Maya padamu?!". ucap Rama marah.
" pasti iri dengan hubungan mereka". bisik murid lain yang terdengar oleh Bunga.
" Iya, makanya dia mau merebut Rama".
__ADS_1
" Gitu amat ya? aku paling gak suka dengan orang ketiga".
" Cukup! Aku... Aku memang tidak suka dengan Maya!! itu karena aku suka denganmu Rama!! tapi Maya merebutnya!! Padahal aku ingin bilang perasaanku!! tapi Maya... Dia malah merebutmu dariku!!". teriak Bunga keras.
" Apa?!" ucap Rama tercengang.
" Pasti bohong, alasan aja!". bisik murid lain.
" Aku gak sudi punya pacar kayak lo! aku lebih suka dengan Maya! Lo gak pantas!!'' ucap Rama sambil memeluk Maya erat.
Mendengar hal itu Bunga ingin mencabik cabik Maya, tapi sayangnya Rama melindunginya. dan Bunga pun pergi meninggalkan tempat itu.
esoknya Bunga pun di jauhi banyak orang, bahkan sahabatnya sendiri sudah tak mau dengan Bunga lagi. Bunga pun tak bisa mengontrol emosinya lagi. Ia ingin sekali mencabik cabik Maya.
Karena merasa tak bisa menahan sakitnya ini, Bunga pun mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara menusuk dadanya tepat di depan Maya dan Rama.
Akhirnya Bunga pun tewas, dan tepat satu bulan kemudian Rama dan Maya meninggal akibat terjatuh dari lantai 4 saat mereka sedang berduaan. katanya itu karena arwah Bunga yang tak menerima hal ini.
( Selesai bercerita )
" Jadi Bunga mengakhiri dirinya?" tanya Tina
" Iya, dan arwahnya pun masih bergentayangan".
" Oh ya, dari mana lo bisa tau semuanya? dari cerita awal sampai akhir?". tanya Ratih.
__ADS_1
" Itu karena AKU ADALAH BUNGA "
# End #