
Di suatu hari...
" Guys! ke kantin yuk!". ajak Tina.
" Yuk, tapi traktir ya!". jawab Ratih sambil menyenggol Tina.
" Ih, enak aja minta traktiran! gue udah sering traktir lho! sekarang gantian dong!" ucap Tina jengkel.
" Aduh, nih dua orang suka sekali berantem!". ucapku sambil menghela nafas panjang.
" Hahaha sabar Bintang, palingan bentar lagi akur!". hibur Sintya sambil menepuk nepuk pundakku.
Kami pun berjalan menuju kantin dan mencari tempat duduk yang nyaman. Kami pun memesan makanan dan menunggunya.
" Bosan... cerita yuk!". ajak Ratih.
" Cerita apa?".
" Eh eh... kalian udah denger belum? katanya Kak Caca suka dengan ketos ( Ketua osis) lho ! tapi si ketos malah suka dengan Kak Alika. Kasihan banget kak Caca! padahal Kak Caca sayang banget sama ketos, tapi malah Kak Alika yang di sukain!". Cerita Tina panjang lebar.
" Yah, berarti Cinta bertepuk sebelah tangan dong? kasihan kak Caca... Denger denger Kak Alika bilang suka sama si ketos di depan Kak Caca ya?". ucap Sintya.
" Bagaimana menurut lo, Bintang?". tanya Ratih padaku.
" Menurutku yang salah itu Kak Alika". ucapku.
" Mau dengar cerita tentang Cinta yang bertepuk sebelah tangan?".
__ADS_1
" Boleh! cerita dong!".
" Kalian dengarkan cerita ini".
( Mulai Bercerita )
Di suatu hari ada seorang gadis bernama Bunga, ia adalah orang yang ceria dan sangat ramah. Suatu hari ia tak sengaja tersenggol dengan seorang laki laki bernama Rama dan Bunga pun jatuh cinta pada pandangan pertama.
"Eh, maaf... gue tadi buru buru, lo gak apa apa kan?". tanya Rama sambil mengulurkan tangannya hendak membantu Bunga berdiri.
" Iya, aku gak-". kata kata Bunga terputus saat melihat Rama. Ia pun jatuh cinta pada Rama pada saat itu juga.
" Sini gue bantuin lo berdiri!". ucap Rama.
" Ma- makasih". ucap Bunga sambil tersipu malu.
" Aku... namaku Bunga". ucap Bunga dengan pipi yang merah.
" Kalau gitu gue pergi dulu ya!". ucap Rama lalu pergi meninggalkan Bunga sendiri di lorong kelas.
Semenjak saat itu Bunga mulai mendekati Rama pelan pelan. Rama pun menganggap Bunga sebagai teman dekat. mereka selalu bersama dan terlihat sangat akrab, seperti orang yang kasmaran.
" Lihat deh! cocok banget mereka ya!".
" Iya, aku jadi iri lihatnya!".
Bunga pun berpikir untuk mencoba mengungkapkan perasaan sukanya pada Rama. Hingga suatu hari ada seorang gadis bernama Maya datang sebagai orang ke tiga.
__ADS_1
Bunga pun merasa benci dengannya. semenjak ada gadis itu, Rama sangat jarang menemui Bunga dan sekarang Rama menjadi sangat dekat dengannya.
Diam diam Bunga selalu mengikuti Maya dan Rama saat mereka sedang berdua.
Suatu hari saat Bunga sedang diam diam menguping pembicaraan Maya dan teman temannya.
" Aku... aku suka dengan Rama!". ucap Maya tersipu malu.
" Seriusan?! Hebat lo Maya!". ucap temannya menyemangati Maya.
" Gue semangatin lo deh! lo juga cocok banget sama Rama! dari pada sama Bunga!". ucap temannya lagi yang membuat Bunga semakin benci dengan Maya.
" hahaha begitu ya?".
Mendengar hal itu, Bunga pun berlari sambil menahan tangisnya.
Suatu Hari di Taman...
Bunga pun mengintip dari kejauhan, terlihat Rama duduk di bangku sendirian, Bunga pun berpikir mungkin ini adalah kesempatannya untuk mengutarakan isi hatinya.
Namun diluar bayangan Bunga, ia datang lebih cepat dari Bunga, tepat di bawah pohon yang rindang dan lebat, Maya mengutarakan isi hatinya pada Rama.
" Rama Aku... aku suka denganmu!". ucap Maya.
"Apa? gue... gue sebenarnya juga suka dengan lo! lo mau kan jadi pacar gue?".
" Ah... Ma- Mau!".
__ADS_1
Bersambung.....