Si Empat Mata Ternyata Yandere!

Si Empat Mata Ternyata Yandere!
Kasus Penculikan


__ADS_3

"Hoam...jadi mengantuk". Kata Novita yang menguap karena mengantuk.


"Sebaiknya aku tidur sekarang". Kata Novita yang berdiri lalu membereskan sampah durian dan bersih-bersih untuk tidur malam.


Setelah itu ia menutup mata dan tidur di kamarnya.


Hari berikutnya saat pulang sekolah, Novita dan Sayuri pergi ke mall untuk membeli makanan, minuman di sana dan kebutuhan lain.


Saat itu ia dan Sayuri sedang menikmati makanan dan minuman yang ada di restoran dalam mall.


"Tahu ini enak juga ada rasa pedasnya". Kata Novita yang memakan tahu.


"Kau ternyata suka masakan Tiongkok". Kata Sayuri yang mengaduk minumannya menggunakan sedotan.


"Bukan masalah aku suka masakan Tiongkok atau tidak, karena ada menu tahu mapo jadi aku memesannya karena aku suka tahu". Kata Novita.


"Oh..." kata Sayuri.


"Sebelum kita sini aku melihat tulisan di papan pemberitahuan ada diskon untuk pembelian kue matcha dan tiramisu jika membawa anak SD bersama kita". Kata Sayuri.


"Benarkah? tapi kenapa mirip di anime Detektif Conan? jangan-jangan kita hidup di dunia anime..." kata Novita.


"Yang benar saja, itu hanya khayalanmu saja! 😑". Kata Sayuri yang menyangkal kata-kata Novita.


"Oh iya, saat festival budaya nanti aku akan menggunakan pakaian pelayan yang berbeda dengan semua teman sekelas". Kata Novita.


"Berbeda? maksudmu kau akan menggunakan celana seperti pelayan restoran laki-laki? tapi perempuan juga ada yang mengenakan celana juga". Kata Sayuri.


"Tidak, kau akan tahu nanti di hari festival budaya". Kata Novita yang mengedipkan mata.


"Malah dirahasiakan 😑". Kata Sayuri.

__ADS_1


Lalu Novita melihat pemberitahuan cuaca di handphonenya.


"Eh hujan!" kata Novita.


"Apa, hujan? aduh padahal aku tidak membawa payung". Kata Sayuri.


"Yasudah lah kita di sini dulu, menunggu hujan reda". Kata Sayuri.


"Kalau menurutku lebih baik terjang saja karena menunggu hujan reda bisa sampai malam hari". Saran Novita.


"Kau benar, tapi...aku tidak mau demam, jadi kita harus bagaimana?" keluh Sayuri.


"Kenapa tidak menaiki taksi saja? atau terjang saja hujannya dan saat sudah sampai di rumah minum teh hangat". Saran Novita.


"Pilih mana, taksi atau terjang hujan?" tanya Novita.


"Oh iya ada taksi, kenapa tidak terpikirkan di benakku, menaiki taksi juga bisa dan untung uangku masih banyak". Kata Sayuri yang merasa lega.


"Kau pilih taksi?" tanya Novita.


"Benarkah? tapi itu tidak perlu, aku bisa membayarnya sendiri". Kata Novita yang menolak.


"Ya Sudahlah, ayo kita keluar dan menunggu taksi lewat!" kata Sayuri sambil berdiri.


"Yah". Kata Novita ikut berdiri.


Saat perjalanan keluar mall, pemandangan tak terduga berada di sebelah Novita dan Sayuri.


"Para polisi? kenapa mereka ada di sini?" tanya Novita yang kebingungan.


"Entahlah, aku tidak tahu". Kata Sayuri.

__ADS_1


"Lagi-lagi seperti di anime itu". Batin Novita.


"Jangan-jangan...ada penculikan anak-anak!" kata Novita yang mengernyitkan alis dan menggertakkan gigi.


"Sayuri kau tetap di sini ya!" kata Novita yang ingin pergi menuju suatu tempat.


"Hah apa maksudmu? kau mau kemana?" tanya Sayuri yang kebingungan.


"Nanti kuberitahu!" kata Novita yang siap lari.


"Hei! jangan berlarian, tetaplah ditempatmu!" kata salah satu polisi.


"Maaf pak ada sesuatu yang harus saya lakukan". Kata Novita yang menoleh dan lanjut berlari.


Kemudian ia berlari ke suatu tempat yaitu tempat parkir.


"Tidak ada orang di sini". Batin Novita.


Dan sesuatu yang lebih mengejutkan yaitu Novita melihat anak kecil yang dibawa orang aneh dengan menyekap anak kecil tersebut agar diam.


"Ternyata benar ada penculikan". Batin Novita yang terkejut dan hendak bersembunyi.



"Tunggu!" kata Novita yang melihat sesuatu yang janggal.


"Ada anak kecil di sana, apa itu Conan?" kata Novita yang melihat anak kecil laki-laki.


"Eh mana mungkin dia ada di dunia nyata!" kata Novita yang menyangkal anggapannya.


"Lebih baik aku segera menyelamatkan anak kecil itu!" Kata Novita yang keluar berjalan mendekati si penculik.

__ADS_1


Namun tiba-tiba anak kecil tersebut menyelamatkan sandera menggunakan sepatu kerennya.


Lalu siapa kah anak kecil itu?


__ADS_2