
Pada malam harinya di kamar Novita
Sebentar lagi ada festival budaya di SMA, andai temanya Halloween jadi aku bisa memakai kostum Halloween untuk hari itu, kalau misal cosplay karakter anime Hetalia Rumania bagus tidak ya, kata Novita sambil berbaring di ranjang.
Entah kenapa aku juga ingin cosplay Hetalia Russia, kata Novita. Tapi... 🥱 itu bisa dipikirkan besok lebih baik aku tidur sekarang, kata Novita sambil menguap.
Di sisi lain
Hentikan Akira! tolong lepaskan kami! kami berjanji tidak akan mengganggumu lagi, sungguh! mohon seorang ketua geng yang dulu pernah mengganggu Akira saat SMP.
Hah?! melepaskanmu jangan mimpi! permintaan maafmu sudah tidak berlaku sekarang! ketus Akira sambil menodongkan pistol.
Ka-kalau begitu kami akan melakukan apapun yang kau suruh asal kami dilepaskan! mohon ketua geng.
Kalian akan melakukan apa yang kusuruh? tanya Akira dengan senyum sinisnya.
Hei bos apa kau yakin? tanya anak buah dari ketua geng. Diamlah! apa kau ingin selamat? kata ketua geng tersebut.
Cepat! jangan berlama-lama! ketus Akira. Benar, kami akan menuruti semua perkataanmu! kata ketua geng.
Kalau begitu...Yamada! memanggil rekannya.
Ya, datang dengan membawa tongkat besi dan memberikannya pada Akira.
Lalu Akira menurunkan pistolnya dan menerima tongkat tersebut.
Ambil tongkat ini dan...pukul ke semua anak buahmu! mengulurkan tongkat tersebut dengan nada bicara yang memaksa pada ketua geng.
A-apa?! tampak ekspresi terkejut dari kedua geng. Bo-bos tolong jangan lakukan itu! pinta salah satu anak buahnya dengan keringat dingin begitu juga dengan anak buahnya lain yang keringat dingin juga.
Cepat! aku hitung satu sampai lima! satu..., ketus Akira.
Dua..., ti...ga... hitung Akira.
Bagaimana ini...? batin ketua geng.
__ADS_1
Empat.....li..., hitungan terjeda.
Aku tak peduli dengan anak buahku yang terpenting hidupku selamat! batin Akira.
Ba-baik aku akan melakukannya, kata ketua geng.
A-apa?! teganya kau ketua!!! kata anak buahnya yang terkejut dan tak menyangka.
Berisik kalian! kata ketua geng dengan nada tinggi.
Kemudian ketua geng itu memukul semua anak buahnya hingga sekarang.
Kerja bagus Tachibana, kata Akira dengan sinisnya lagi [Tachibana adalah nama marga ketua geng pembully jalanan].
Akira...aku sudah memukul mereka semua sampai sekarat, apa kau akan melepaskan ku sekarang? tanya Tachibana.
Tentu saja kau akan bebas, pergilah! kata Akira dengan senyum biasa.
Benarkah terima kasih, dengan ekspresi senang dan balik badan.
Hahahaha enak saja kau langsung kabur, kau kira aku akan melepaskanmu? oh tentu tidak! kata Akira dengan tawa ejekan.
Setelah itu pagi harinya tiba saatnya Novita bangun dan berangkat sekolah pada waktunya dan di sekolah.
Novita sebentar lagi akan ada festival budaya di SMA ini, menurutmu bagusnya tema apa? tanya Sayuri.
Aku tidak tahu, hanya ketua kelas yang menentukan, jawab Novita.
Andai temanya Hari Halloween..., batin Novita.
Jujur aku ingin tema Hari Hal..., kata terpotong karena melihat Akira datang. Eumm Novita ada apa? tanya Sayuri.
Sayuri memerhatikan dimana mata Novita tertuju.
Ehem, kau jangan-jangan suka siswa berkaca mata itu ya? sampai melihatnya begitu, kata Sayuri.
__ADS_1
Ah tidak, kau salah paham! bantah Novita dengan menolehkan kepala.
Lalu pada waktu jam istirahat Novita meminum air bening di botolnya dan Novita di kejutkan dengan tiga siswa nakal di kelasnya yang mengganggu dan membentak Akira di jam istirahat. Karena Novita tidak suka dengan pembullyan tersebut, tak menunggu lama ia berdiri dan menghampiri tiga siswa nakal tersebut untuk menghalangi aksi tiga siswa nakal tersebut.
Hei berhenti! perintah Novita. Tunggu Novita! kata Sayuri.
Wah wah...pahlawan kesiangan sudah datang, kata salah satu tiga siswa nakal.
Ingat kalian bertiga ke sekolah untuk belajar menuntut ilmu bukan untuk mengganggu orang lain! kata Novita.
Lalu kenapa kalau kita main-main sedikit lagipula tindakan kami tidak mengganggumu bukan? kata salah satu tiga siswa.
Jangan berlagak sok pahlawan kau! kata anggota lain.
Huh~ sebentar lagi akan ada kelas, batin Novita yang dengan melihat jam tangannya.
Kenapa kau diam saja dan tidak menjawabnya, apa jangan-jangan kau takut pada kami dan bingung harus mengatakan apa? tanya tanya anggota lain dengan nada mengejek.
Novita pun melontarkan senyum seringai nya. Kata siapa aku takut pada kalian? kata Novita yang siap menggunakan jurus mematikannya.
Apa yang akan Novita lakukan untuk membalas tiga siswa nakal tersebut?
a. Menendang anunya
b. Menembakkan jarum bius seperti Conan
c. Memukul bagian belakang leher
d. Menekan jari telunjuknya di satu titik leher seperti N4g1s4
Sayuri Takato
__ADS_1
Ryutaro Yamada