Si Empat Mata Ternyata Yandere!

Si Empat Mata Ternyata Yandere!
Bukan Parfum Biasa


__ADS_3

"Tadi di jam pelajaran matematika, aku tertidur dan dipanggil Pak Hirotaka untuk maju ke depan". Ujar Ryutaro.


"Nah saat aku maju ke depan, aku merasa ada yang mengawasiku". Kata Ryutaro.


"Hmm, apa kau tahu siapa dia?" tanya Akira.


"Entahlah, aku tidak sempat melihat wajahnya". Jawab Ryutaro.


"Tapi biarkan sajalah! hanya mengawasi saja bukan hal yang lain". Ujar Ryutaro.


"Ya terserah kau saja". Kata Akira.


Pada saat mereka sibuk berbincang, Novita tak sengaja melihat Akira berjalan dengan Ryutaro.


"Bukankah itu Akira? kenapa dia bersama dengan Ryutaro?" batin Novita yang keheranan.



"Ryutaro terkenal dengan sifat berandalan di kelasnya, Akira sampai berjalan dengannya..." kata Novita.


"Jangan-jangan dia dipaksa Ryutaro karena sesuatu". Batin Novita dengan mengernyitkan alis.


Kemudian Akira dan Ryutaro berhenti.


"Tunggu! seperti ada yang mengawasi kita!" kata Ryutaro dengan melihat kebelakang.


(Sebelum itu Novita sudah bersembunyi)


Lalu Novita perlahan mengintip.


"Eh mereka sudah pergi, lalu mereka pergi kemana?" tanya Novita dalam hati.


"Ah sudahlah sebaiknya aku segera pulang". Batin Novita dengan melihat sekitaran.


"Hmm sepertinya aku salah jalan, lebih baik putar balik saja". Batin Novita sambil balik badan lalu pergi.


Langsung saja sampai di rumahnya.


"Aku pulang..." kata Novita yang memasuki rumah.


Setelah itu Novita mengganti pakaian dan ke dapur membuka kulkas.

__ADS_1


"Ada bau durian!" batin Novita.


"Ibu..." kata Novita yang memanggil ibunya.


"Di kulkas kenapa ada bau durian?" tanya Novita.


Lalu ibunya datang.


"Ada durian di dalam kulkas, apa kau mau?" kata ibunya.


"Benarkah?" kata Novita yang tersenyum senang.


"Iya ambil saja". Kata ibunya.


Setalah itu di kamar Novita.


"Daripada hanya di makan, lebih baik di gunakan untuk sesuatu, seperti alat perlindungan diri". Batin Novita yang tersenyum.


"Karena baunya yang menyengat dapat membuat seseorang menghindar". Batin Novita.


"Orang lain akan mengira parfum yang kubawa adalah parfum biasa, dengan begitu usahaku akan berhasil". Kata Novita yang tersenyum.


"Kalau begitu aku akan membuat parfum durian dan akan ku bawa kemana-mana". Batin Novita.


"Hmm pertama-tama durian harus di buat menjadi bahan cair agar bisa menjadi parfum". Batin Novita yang berpikir.


"Dan yang jelas cara pembuatannya pasti mirip dengan cara membuat parfum biasa". Batin Novita.


Kemudian Novita berdiri dan hendak pergi ke minimarket untuk membeli bahan pembuatan parfum dan tidak membeli bahan yang memiliki bau harum.


Beberapa menit kemudian Novita pulang ke rumahnya untuk membuat parfum durian.


Di kamarnya dia menyiapkan semua bahan dan siap membuat, serta tak lupa menutup pintu.


"Baiklah! mari kita buat parfum durian!" kata Novita.


Kemudian Novita terus membuat parfum durian kreasi dirinya, hingga sore harinya.


"Akhirnya selesai juga parfumnya". Kata Novita yang tersenyum.


__ADS_1


• Anggap saja gambar diatas, Novita melihat parfum dengan ekspresi tersebut.


"Hahahaha...dengan begini tak akan ada yang berani padaku!" tawa Novita yang agak keras.


"Novita...". teriak ibunya dari kamar.


"Ma-maaf bu". Kata Novita dari kamar.


"Baiklah aku akan menyimpannya di tasku, kalau habis aku bisa membuatnya lagi". Batin Novita.


"Dan sisa duriannya akan ku kembalikan ke kulkas". Batin Novita.


Setelah itu ia membereskan bahan-bahan dan peralatan dalam pembuatan parfum.


"Huh~ lelah rasanya". Kata Novita yang menghela nafas.


Langsung saja malam harinya, Novita bersiap tidur dan tiduran di ranjangnya.


"Sepertinya kalau membuat bom dari aroma durian bagus untuk mengelabuhi lawan". Batin Novita.


"Kapan-kapan sajalah untuk membuatnya, aku sudah lelah hari ini, lebih baik tidur saja". Kata Novita yang memejamkan mata.


Dan di pagi harinya di sekolah saat istirahat, mulai sekarang Novita, Akira, Sayuri dan Shuichi sering bersama. Seperti istirahat berkumpul bersama, pulang bersama dan hal biasa lain yang melibatkan kebersamaan pertemanan.


Tapi ada seseorang yang merasa terganggu yaitu Akira yang sekarang tidak akan bisa berduaan saja dengan Novita.


Bukan hanya rasa pertemanan tapi rasa obsesi pada Novita.


"Hei Novita, ku dengar kelasmu akan ada tema drama ya? dan itu digabung dengan Cafe maid". Tanya Shuichi.


"Benar". Jawab Novita.


"Mirip dengan anime". Kata Shuichi.


"Sebenarnya aku memang terinspirasi dari anime 😅". Batin Novita.


"Berarti kau harus siap dengan latihan untuk dramanya". Kata Shuichi.


"Memangnya drama dari kelas kalian tentang apa?" tanya Shuichi.


"Rahasia, kau akan tahu nanti". Kata Sayuri.

__ADS_1


"Dasar perempuan selalu saja suka rahasia-rahasiaan". Kata Shuichi yang menyangga kepalanya.


__ADS_2