
Jika kalian ingin mengetahui sifat dan identitas karakter di novel ini, kalian bisa menemukannya di alur ceritanya.
Saat berada di toko dan keluar dari toko mereka berdua menjadi akrab.
*Di luar toko
Ngomong-ngomong Akira apa kau menyukai anime? tanya Novita.
Aku jarang menontonnya, lebih suka film, jawab Akira.
Oh...sayang sekali kita tidak sefrekuensi, keluh Novita.
Memangnya kau suka anime apa? tanya Akira.
H3t4l1a, Detektif Conan, T0ky0 Gh0ul, Ur4m1ch1 0n11s4n, Fr33! dan masih banyak lagi, anime yang kusukai seru-seru, kata Novita.
Andai kau suka Detektif Conan, apalagi Shinichi yang berubah menjadi Conan itu keren sekali dan alurnya seru yang membuatku tidak bosan dalam setiap episode, kata Novita.
Aku jadi ingin Conan ada di dunia nyata jadi dalam menyelesaikan kasus akan cepat selesai tidak seperti dunia nyata, walau mirip. Dan kasus pembunuhan aneh yang menimpa preman jalanan yang menindasmu itu telah dibunuh dan pelaku tidak meninggalkan jejak, kata Novita.
Detektif Conan ya? batin Akira dengan ekspresi datar.
Lalu Novita melihat ekspresi Akira dan merasa aneh dengan ekspresi tersebut.
Ada apa dengan ekspresinya itu? padahal aku hanya menceritakan Detektif Conan dan pembunuhan aneh itu, seharusnya ekspresinya terkejut atau apalah itu, hmm tidak seperti orang pada umumnya, batin Novita.
Ini aneh, tapi mungkin dia sudah tahu jadi biasa saja, batin Novita yang tetap berpikir positif.
Akira apa kau sudah tahu berita itu? tanya Novita.
Ya, aku sudah tahu berita itu dari televisi, semoga pelakunya cepat tertangkap ya, jawab Akira.
Ya kau benar, kata Novita.
__ADS_1
Ternyata aku hanya salah sangka saja, batin Novita.
Ngomong-ngomong aku penasaran kalau Conan bertemu psikopat akan bagaimana nanti ceritanya dan pasti dia kalah telak bila bertemu detektif jenius itu hahahaha, kata Novita.
Yah, kata Akira.
Tapi sayang sekali dia belum bisa mengalahkan organisasi hitam sialan itu, kata Novita.
Pada malam harinya.
Kudengar kau tadi siang diganggu tiga berandalan itu ya? tanya Ryutaro.
Yah, jawab Akira.
Kenapa kau tidak membunuhnya atau menyiksanya saja? lagipula mereka bertiga bisa menindasmu dan orang lain lagi loh, saran Ryutaro.
Sekarang aku sedang ingin istirahat saja, dua hari lagi aku ulangan jadi tidak bisa, belajar itu penting! kata Akira.
Aku pulang dulu, lakukan aksi kita setelah ulangan saja! dua hari lagi kau juga ulangan kan? saran Akira dan balik badan.
Oke-oke, kata Ryutaro.
(Sebenarnya Akira beda kelas dengan Ryutaro)
Aku tidak menyangka, orang seperti Kudo menjadi pembunuh sepertiku, mungkin kata-kata "jangan menilai buku dari sampulnya" itu definisi dirinya, hmm, batin Ryutaro.
Di sisi lain
Yuganda sekai ni dan dan boku wa sukitootte mienaku natte
Mitsukenaide boku no koto wo mitsumenaide..., nyanyian dari Novita.
Novita...tidur ini sudah malam! kata ibu Novita.
__ADS_1
Iya bu..., jawab Novita.
Dan pagi harinya di kelas dan pelajaran pertama di mulai.
Jadi semuanya apa yang akan kalian lakukan bila menghadapi nyamuk yang menggigit kalian? ada yang ingin menjawab? tanya Bu Eri.
Saya bu! kata Novita sambil mengangkat tangan.
Ya Novita silahkan! kata Bu Eri.
Menurut saya sendiri ada tiga cara, cara pertama siapkan wadah yang terbuat dari plastik atau wadah terawang dan siapkan radio kecil lalu letakkan pengeras suara dibawah wadah dan masukkan satu atau lebih nyamuk yang masih hidup ke dalam wadah, langkah terakhir keraskan suara radio kecil tersebut dan lihatlah pergerakan nyamuk itu yang menderita, agar tahu rasanya diganggu saat tidur itu seperti apa, cara itu terkadang saya lakukan saat di Indonesia dan jarang di Jepang. Nah cara kedua siapkan wadah yang memiliki tutup dan bening bukan berarti gelas ya dan racun nyamuk semprot atau racun nyamuk bakar, langkah pertama letakkan jumlah nyamuk yang diinginkan seperti tadi ke wadah, langkah terakhir semprotkan racun nyamuk ke wadahnya atau lubangi tutupnya dan masukkan racun nyamuk bakar yang sudah dibakar ke lubang tutup.
Dan...cara terakhir hanya siapkan racun nyamuk bakar dan dibakar lalu letakkan nyamuk yang masih hidup itu di..., sayang sekali kata-kata Novita terpotong dan sambil berdiri.
Seketika sekitaran pun hening.
Novita sudah cukup ya, ca-caramu cukup sa...eh ampuh juga, terima kasih ya (• ▽ •;), kata Bu Eri.
Baik bu, kata Novita sambil duduk.
No-novita...caramu itu cukup sadis, jangan-jangan kau..., suara pelan dari siswa lain.
Enak saja kau mengira aku begitu, aku ini penggemar Detektif Conan mana mungkin aku sepeti itu, iya kan Sayuri? tanya Novita.
I-iya kau benar (•‿•;), jawab Sayuri.
Karakternya seperti psikopat saja, yang jelas jangan berani macam- macam padanya, batin Sayuri.
Sementara itu di sisi Akira.
Hmm menarik, batin Akira dengan senyum seringai 😏.
__ADS_1