
Setelah mengetahui kalau Shuichi baik-baik saja, ia segera menghabiskan minumannya dan pamit ke ibu Shuichi dan kembali ke rumahnya.
Sampai di rumah ia mengganti pakaian dan tidur agar di sekolah tidak mengantuk.
*Saat jam istirahat
Langsung saja beberapa hari kemudian
Novita, apa kau sudah mempunyai pakaian pelayan? tanya Sayuri.
Sudah, aku membelinya beberapa hari yang lalu, jawab Novita.
Baguslah, kalau kau belum memilikinya, aku bisa meminjamkanmu, kata Sayuri.
Kenapa tidak dari dulu Sayuri -_-, batin Novita.
Tapi tidak apalah, lagipula aku lebih memilih pakaian pelayan yang mirip di suatu anime, jadi sekalian cosplay, batin Novita.
Aku penasaran kalau Sayuri memakai pakaian maid, kata Novita.
Di lain sisi Akira melihat Novita yang sedang mengobrol dengan Sayuri, lalu ia hendak menghampiri Novita, namun langkahnya terhenti karena Shuichi mendatangi Novita.
Kalau tidak salah namanya Shuichi, kenapa dia selalu dekat dengannya? batin Akira.
Lihat saja besok setelah festival budaya, batin Akira yang siap mengancam hidup Shuichi.
Karenamu sekarang Novita sudah jarang dekat denganku dan juga berbicara denganku, batin Akira dengan mengernyitkan alis dan kembali duduk di kursinya.
Saat waktunya pulang Akira menghampiri Novita.
Novita bolehkah kita pulang bersama? tanya Akira.
Boleh saja, tapi pulang bersama Sayuri dan Shuichi ya, kata Novita.
Baiklah kalau begitu, kata Akira sambil tersenyum.
__ADS_1
Dia terlihat tampan kalau tersenyum, batin Novita yang pipi agak memerah.
Lupakan saja! aku lebih suka laki-laki dua dimensi ketimbang laki-laki dunia nyata! batin Novita yang menggeleng-gelengkan kepala.
Ada apa? tanya Akira yang bingung.
Ah tidak apa-apa, jawab Novita.
Ayo kita mencari mereka berdua dan jalan bersama! ajak Novita.
Lalu mereka berempat pulang bersama.
°Kilas balik masa lalu Akira yang menyebabkan dirinya psikopat atau yandere.
Di suatu malam ada seorang siswa SD kelas 6 yang sedang bermain dengan teman-temannya, mereka tampak bahagia bermain petak umpet dan bermain tradisional lainnya di lapangan, hampir setiap hari mereka selalu bahagia memiliki teman yang baik dan dapat diajak bermain bersama setelah pulang sekolah.
Tetapi kebahagiaan itu tak berlangsung lama setelah kemunculan orang misterius yang mencoba menyandera salah satu temannya yang bernama Yuki [laki-laki].
Lepaskan dia! memangnya dia ada salah apa denganmu! teriak Akira.
Aku tidak akan melepaskannya! jika kau ingin aku melepaskannya, lawan aku dulu! kata seseorang yang misterius dengan senyuman sinis.
Kau! kata Akira dengan mengernyitkan alis dan menggertakkan gigi.
Ingat! jangan panggil polisi jika kalian ingin teman kalian selamat! kata seseorang yang misterius.
Akira...tolong aku! kata Yuki yang ketakutan.
Sialan! batin Akira
Aku akan menggunakan permainan ular tangga, pasti kalian sudah pernah memainkannya kan? kata Si misterius.
Tentu saja kami pernah! kata salah satu teman Akira.
__ADS_1
Baiklah kalau begitu, permainan dimulai! kata Si misterius.
Jika kalian kalah, nyawa temanmu ini akan terancam, hahahaha, kata si misterius yang terus menantang Akira dan teman-temannya.
Mari kita selesaikan bersama permainan ini demi sahabat kita Yuki! kata Akira.
Eum, kata salah satu temannya.
Lalu mereka menyelesaikan permainan ular tangga tersebut hingga pertengahan permainan.
Sebentar lagi aku harus menyelesaikan ini agar dia selamat! batin Akira yang sedang bermain ular tangga, hingga Akira bermain dua ronde permainan ular tangga.
Tetapi saat diakhir permainan...
Sayang sekali kau kalah anak kecil 👎! kata si misterius yang menurunkan jempolnya.
Ba-bagaimana ini Akira? Yuki dalam masalah besar sekarang, kata salah satu temannya.
Karena kalian kalah dalam permainan ini, sesuai perkataanku, aku akan membunuh temanmu yang ada di tanganku ini! kata si misterius yang siap membunuh.
Tidak! jangan lakukan itu! teriak Akira.
AKIRAAAA...SELAMATKAN AKU!!! teriak Yuki yang semakin ketakutan.
Dan nasib naas menimpa Yuki, dia telah di bunuh si misterius itu.
Hahaha akhirnya aku dapat membunuh anak sialan ini hahahaha, kata si misterius ini yang tampak tertawa senang.
Sebabnya apa salahnya katakan! kata Akira yang marah.
Kau tidak perlu tahu! kau tidak akan mengerti maksudku jika aku memberitahumu! kata si misterius yang mendekati Akira.
Sekarang giliran temanmu yang disebelahmu itu! kata si misterius dengan senyum jahat.
__ADS_1
Aku tidak akan membiarkanmu melukainya! dan kau harus membayar nyawa Yuki yang sudah kau renggut! kata Akira yang semakin marah.