Sistem Kekayaan Metropolitan

Sistem Kekayaan Metropolitan
Sistem level Dua


__ADS_3

Setelah kepergian kelompok fajar dan anak buahnya, mereka jugak memutuskan pulang kerumah masing-masing dan tidak memperpanjang masalah kejadian tadi.


Brahm bukannya ingin memaafkan kelompok fajar semuda itu, tetapi dia berfikir dengan kemampuan-nya sekarang dia tidak ingin menambah musuh untuk saat ini. Ia memutuskan untuk meningkatkan kemampuan-nya agar kedepannya dia tidak ragu lagi menghabisi lawannya.


Tetapi suatu saat nanti, dia jugak berencana akan menghancurkan kelompok mereka, karna bagaimanapun kelompok itu sudah banyak menindas rakyat kecil yang tidak bersalah.


Dan dari informasi yang dia dapat dari alex, kelompok tersebut jugak banyak melakukan pelecehan terhadap wanita dibawah umur. Dan lebih parahnya, mereka tidak pandang bulu saat melakukan pelecehan, baik itu yang sudah berkeluarga mereka tidak perduli akan hal itu, bahkan mereka akan mempertontonkan kelakuan bejat mereka didepan suami korban.


***


Pagi yang cerah di ruangan lantai tiga, terlihat sosok pria tampan sedang duduk menatap layar hologram transparan didepannya.


"Hemm, apa sebaiknya aku menaikan level sistem atau membeli item lain yah?" gumam brahm. "Sebaiknya aku menaikan level sistem saja."


"Sistem, gunakan 500 point sistem menaikan level2." ucap brahm, setelah misinya tadi malam mendapatkan hadiah sistem.


[Sistem di upgrade level 2]


[Harapan host menunggu 5 menit]


[0%.... 10%....18%....]


"Baiklah. Oh iya, aku merasa saat menggunakan belati tadi malam aku jadi teringat dengan pria brengsek itu." Decaknya kesal mengingat sosok pria yang tidak lain adalah kakak laki-laki nya.


***


Brahm pratama memiliki saudara laki-laki yang tidak lain adalah Nelson prtama.


Saat masi kecil Brahm dikenal dengan sifat pendiam-nya atau bisa disebut pria bodoh. Bodoh bukan karna dalam segi pelajaran, tetapi bodoh karna sering ditindas tapi hanya diam saja tanpa ada perlawanan. Sedangkan Nelson lebih dikenal dengan sosok pendendam dan tidak mudah ditindas oleh orang lain.


Nelson pratama, sosok laki-laki yang kejam tapi hanya untuk orang lain tidak untuk keluarga-nya. Dia awalnya memiliki sifat tenang dan pendiam saat Ayah-nya masi hidup, tetapi itu semua berubah saat kematian Ayah-nya.


Suatu ketika saat dia membersihkan kotak besi peninggalan ayah-nya, Nelson menemukan buku beladiri berpedang pembunuh didalam kotak besi itu. Dia bingung kenapa ada buku seperti ini dikotak peninggalan Ayah-nya, tetapi karena penasaran dia memutuskan untuk mempelajari buku tersebut dan mencoba keberuntungan-nya.


Dalam waktu empat tahun, Nelson berhasil memahami teknik berpedang dengan mahir walau tidak sepenuhnya dapat dia pelajari, karna tiga lembar terakhir tertulis harus menggunakan pedang kualitas tinggi agar dapat memahami nya.


Kemudian dia berencana untuk pergi merantau agar kondisi perekonomian keluarganya dapat lebih baik lagi.


Tetapi sebelum itu, Nelson yang sedang duduk di teras rumahnya bergumam saat melihat adiknya. "Apakah aku sebaiknya mengajarkan teknik berpedang ini kepadanya atau tidak, yah?"


"Brahm kamu kesini dulu, aku ingin mengatakan sesuatu padamu." panggil Nelson yang melihat brahm terduduk lesuh di taman halaman rumahnya.


Mendengar panggilan Nelson, Brahm kemudian menghampiri Nelson dan berkata lemas. "Ada apa? Apa ada hal yang penting?"


"Aku ingin mengajarkan sesuatu kepada-Mu. Berhasil apa tidaknya itu tergantung kemampuan-mu." sahut Nelson. Ia memutuskan untuk mengajarkan teknik berpedang pembunuh kepada adiknya, agar kedepannya dia dapat lebih tenang saat pergi merantau.


"Kemampuan-ku? Emang kamu ingin mengajariku tentang apa?" tanya brahm bingung. Tidak biasanya Nelson mengucapkan kata-kata misterius seperti itu.


Nelson yang melihat wajah brahm kebingungan, ia kemudian menjelaskan apa yang akan dia ajarkan kepadanya.


Singkat cerita, dalam waktu tiga tahun brahm berhasil memahami teknik berpedang pembunuh dengan mahir. Tidak seperti Nelson yang membutuhkan waktu empat tahun mempelajari nya, Brahm sudah hampir sepenuhnya dapat mempelajari teknik tersebut.

__ADS_1


Nelson yang melihat kemahiran berpedang Brahm, dia merasa sedikit cemburu karna Brahm dapat lebih cepat memahami teknik berpedang itu dibandingkan dirinya.


"Huff, aku kalah dari anak kecil." batinnya cemburu melihat brahm melakukan teknik pedang dengan pedang kayu-nya.


Waktu terus berlalu. Saat kepergian Nelson merantau di Negeri orang, Brahm dan ibunya tidak mendapatkan kabar dari Nelson setelah 2 tahun terakhir setelah kepergian Nelson 5 tahun lalu.


Segala cara sudah dia lakukan mendapatkan informasi keberadaan Nelson. Dia menghubungi Jeremi sahabat Nelson yang ketepatan berangkat sama ke luar negeri. Dan kabar yang dia dapat sangat mengejutkan saat dia mengetahui Nelson disana bergabung dengan kelompok mafia.


Dan disaat Nelson bergabung dengan kelompok Mafia itu, Nelson Tiba-tiba membantai kelompok tersebut yang beranggotakan dua ratus lebih anggota karna pacar Nelson diperkosa anak bosnya.


Dia menggunakan racun yang dia dapat dari kelompok lain untuk memuluskan rencananya. Walapun sudah menggunakan racun, Nelson jugak mendapatkan luka yang cukup parah saat stengah kelompok itu tidak meminum bir yang sudah dia campurkan dengan racun.


Dari informasi Jeremi, setelah pembantaian yang dilakukan Nelson, dia pergi bersama sosok pria misterius yang mengangkat Nelson sebagai anak angkatnya dan membawanya ke negara Mexico.


Setelah kejadian itu, Brahm memutuskan tidak akan menggunakan teknik berpedang lagi, karna dia membenci akan kepergian kakak Laki-lakinya yang tidak ada kabar sampai sekarang.


***


"Cih, Dasar brengsek! Mentang-mentang memiliki ayah angkat dia melupakan keluarganya." ucap brahm kesal setelah mengingat tentang Nelson.


Tetapi dari tatapannya dia jugak merindukan Nelson yang selalu melindungi nya saat dia ditindas. "Apakah dia benar-benar sudah melupakan kami? Apa dia tidak mengingat ibu lagi? Tetapi aku jugak berharap suatu saat nanti kita dapat bertemu lagi."


[DING! Sistem berhasil di upgrade level 2.]


[Selamat host mendapat 2 kotak hadiah.]


[Selamat host mendapatkan 1000 poin pemahaman.]


[Host tidak salah dengar, Host mendapatkan hadiah karna kenaikan level sistem.]


[Setiap kenaikan level sistem, Host akan mendapatkan hadiah yang akan diberikan sistem]


"Hahaha, terimakasih sistem." ucap brahm senang dengan pemberitahuan sistem. Kalau dia menaikan level sistem dia akan mendapatkan hadiah lebih besar lagi, fikirnya cengengesan seperti orang gila senyum-senyum sendiri.


[Ampun deh, sawan host kumat lagi.]


"Uhugk....sistem lucknut, apa kamu tidak bisa membiarkan aku bahagia dulu. Kenapa harus mengatai-ku terus." ucapan brahm kesal.


[Sistem bahagia kalau host bahagia. Apa host sudah puas? ]


"Huffh, aku tidak ingin suasana hatiku kacau karna perkataan-mu. Sistem gunakan poin pemahaman untuk meningkatkan level beladiri."


[DING! 1.500 poin pemahaman di gunakan.]


[DING! Selamat Host, level beladiri anda berada di level 20]


"Mantap sistem lucknut, akhirnya aku mencapai master beladiri puncak. Hahaha, aku sangat jenius." tawa brahm mengelus hidungnya.


[Jangan terlalu senang host, sistem akan menghubungi pihak RS jiwa, apabila host tidak dapat mengendalikan kebahagiaan host.]


"Baiklah sitem kesayangan-ku, aku tidak ingin berdebat dengan-mu. Lebih baik segera buka 2 kotak hadiah tadi." ucap brahm tidak sabar dengan hadia yang akan dia dapatkan lagi.

__ADS_1


[DING! 2 kotak hadiah dibuka.]


[Selamat host, mendapatkan 5000 point sistem]


[Selamat host mendapatkan 5 kartu Gacha.]


Brahm yang melihat layar hologram didepannya menjadi terkejut. "Ini gila! Aku baru saja mendapatkan point pemahaman dan sekarang aku mendapatkan 5000 point sistem lagi." ucap Brahm dengan nada terkejut, Bagaimana mungkin dirinya tidak terkejut? Tingkat bela dirinya baru saja naik, kemudian dia mendapatkan hadia point sistem yang sangat dia butuhkan untuk saat ini.


Saat Brahm larut dengan keterkejutannya, Tiba-tiba ada yang memanggilnya. "Sayang, kenapa ekspresi kamu seperti terkejut begitu?'


Brahm yang mendengar suara familiar itu, dia menoleh dan melihat Fitri berjalan kearahnya dengan senyuman indah. "Aku hanya memikirkan urusan pekerjaan saja kok makanya ekspresi-ku serius begini."


'Oh.... Yaudah deh, aku mau bantuin bibik dibawah masak dulu, nanti kalau udah beres dengan perkerjaan nya, jangan lupa turun kebawah serapan pagi yah." ucap fitri lembut, kemudian ia berjalan kearah tangga.


"Huff....baiklah, sistem bukak status." ucap brahm setelah kepergian fitri menghilang dari pandangannya.


[ Nama: Brahm pratama ]


[ Usia : 21 tahun ]


[ level : 2 (1000/1000) ]


[ job : pengguna sistem.]


[ kecerdasan lvl( 10 ), beladiri lvl( 11), skil Mengemudi lvl( 8 ), skil memasak lvl( 20 ) ]


[Teknik: Teknik menilai barang antik]


[ Point: 5000 ] - [ poin pemahaman:0 ]


[Koleksi:*.Bugatti la voiture noire.


*.Lamborghini veneno roadster]


[Properti: (Rumah no1. Graham menteng)


(25% saham Bank AECM)


(80% saham Mall berli).]


[ saldo: Rp 1,644,400,000,000 ]


[ penyimpanan sistem. :jarum Es Api. 5 kartu Gacha]


+


+


+


Maaf lama updet, karna istri saya baru melahirkan. Jadi belakangan ini saya sibuk ngurus persiapan kehadiran anak pertama saya.🙏😁

__ADS_1


__ADS_2