Sistem Kekayaan Metropolitan

Sistem Kekayaan Metropolitan
Mobil Harga Selangit.


__ADS_3

30 menit pun berlalu setelah pertemuan brahm dengan fitri, mereka sepakat untuk memperbaiki hubungan mereka yang sudah sempat kandas.


Awalnya brahm ingin memberika penjelasan. Karna bagaimana pun selama perpisahan mereka dua tahun ini, brahm merasakan penyesalan yang begitu dalam akibat keputusan nya dulu.


"Hufff.......aku kira masalah ini akan berlarut lama seperti drama ikan terbang." fikir Brahm legah. dia sangat bersyukur, karna wanita itu tidak membencinya malah sebaliknya dia menunggu kedatangan Brahm kembali kepelukan nya.


"Fit, boleh meluk gak?" tanyak Brahm malu menggaruk kepalanya yang tidak gatal. bukan nya brahm tidak pernah pelukan dengannya, hanya saja dia cangguh akibat perpisahan mereka yang cukup lama.


"Boleh. tapi kamu harus janji, jangan ninggalin aku lagi yah." jawab fitri memperbolehkan permintaan Brahm karna itu jugak bukan hal yang salah menurut nya.


"aku janji." kemudian Brahm melingkar kan jari kelingkingnya ke jari fitri kelingking fitri.


"Kalau kamu berbohong bagaimana." balasnya.


"Kamu boleh ngelakuin apa pun jika aku mengingkari nya." balas brahm mantap.


"Baiklah aku percaya" ucap fitri senang.


Kemudaian, Brahm meminta fitri untuk memandu nya memilih mobil termahal di showroom itu. Karna bagaimana pun mobil disana, rata-rata mobil sport yang membuat Brahm bingung harus memilih yang mana.


"apa sayang serius?" tanyak fitri terkejut. Karna mobil termurah saja 800 juta. "Sayang udah gih jangan ngomong ngawur lagi." sambungnya mengira Brahm hanya bercanda saja.


Brahm maklum kalau fitri menganggap ucapan nya sebagai candaan. Karna bagaimana pun, fitri tau dirinya hanya seorang anak petani. "aku serius dan tidak sedang bercanda." kemudian Brahm menjelaskan semaunya, baik itu saham atau pun uang yang dia miliki saat ini. Karna brahm yakin dengan wanitanya bukan wanita matrek.


Awalnya Fitri tidak percaya saat Brahm mengakui kalau dia memiliki lebih dari 2 triliun. tapi setelah brahm menunjukkan kartu anggota Black Diamond card nya. Fitri akhirnya percaya kalau brahm sekarang sudah menjadi pengusaha sukses, sebagai memiliki saham terbesar di Bank AECM Pusat.


"Berarti, itu warisan almarhum ayah kamu yah?" tanya fitri memastikan karna brahm mengatakan, apa yang dia miliki saat ini adalah hasil peninggalan dari almarhum Ayah-nya.


"Iyah betul." jawab Brahm bohong. brahm tidak mungkin mengatakan itu hadiah dari sistem.yang ada brahm akan dikira gila.


"Yauda, kita tengah sana yok." ajak fitri karna brahm menginginkan mobil termahal, maka fitri langsung membawanya.


Sesampainya disana, Brahm terkejut bukan main. Bagaimana tidak, untuk pertama kalinya dia melihat mobil semewah ini.


Lamborghini, Ferari, Nissan GT-R50, McLaren Elva, Bentley Bacalar, Lotus Evija, Rimac C Two dan paling mendominasi Bugatti, tersusun rapi di ruangan itu.


"Iniiii..... " ucap brahm terputus karna melihat keindahan mobil mewah itu.


"Bagaimana sayang, apa kamu puas dengan mobil disini." tanyak fitri melihat Brahm.


"Puas banget" ucap Brahm jujur. "Oh iya, mobil paling mahal mobil mana?" sambung Brahm karna dia harus menyelesaikan misi ini secepatnya. Kalau tidak, sistem lucknut itu akan menghukum nya.


"Apa sayang lihat itu?" fitri mengangkat jari telunjuk nya.


" Iyaa." jawab Brahm.


"Mobil itu namanya Bugatti la Voiture Noire. Menurut sayang bagaimana?" tanyak fitri meminta pendapat brahm ke arah mobil yang dia tunjuk

__ADS_1


"Elegan dan terlihat garang. Bentuk mobilnnya jugak sangat mewah dan bodinya menambah kesan garang saat di kendarain." jawab Brahm jujur menilai mobil sport itu.




"Yups, warna dan bentuk nya sangat elegan dan terlihat sempurna. Tapi bukan hanya itu, dia jugak memili Tenaga mesin buas yang dapat melontarkan dari posisi diam sampai kecepatan 100 km/jam dalam 2,5 detik, kemudian Kecepatan maksimumnya tembus 420 km/jam dan hanya ada 5 unit didunia." fitri menerangkan spesifikasi mobil itu.


"harganya berapa?" tanyak brahm yang sudah jatuh hati dengan mobil itu.


"Harganya Rp 255,9 miliar dengan pajak pertahun 25,3 miliar jadi total Rp 282,2 miliar." jawab fitri


"Ha. 282,2 miliar!" ucap brahm spontan terkejut dengan harganya.


[ DING ]


Brahm yang sadar dari keterkejutan nya, kemudian ia mendengar notifikasi sistem yang tiba tiba nongol. "Ada apa sistem? " tanyanya.


[Gpp, pengen bunyi aja]


"Jangan ganggu kalau gak penting!!" jawab brahm kesal melihat tingkah sistem.


[ Ngatur..]


"Lembu." maki Brahm marah.


[ Ngokkk ]


********


"Sayang.... Sayang...." lah di panggilin kok malah bengong sih. "Jdi gimana? apa sayang mau mobil itu." tanya fitri yang berhasil menyadarkan brahm dari lamunan nya.


"Iya ak....Braham yang ingin mengatakan setuju untuk memilih mobil itu, harus berhenti karna suara teriakan memotong ucapan nya.


"Pergi !!! Brani nya kau mendekati wanita ku"


Brahm yang mendengar itu, kemudian menoleh kebelakang untuk melihat sumber suara tersebut. "Apa kau mencari ku!!" ucap sosok pria tinggi putih yg muncul dari arah belakang brahm. Kemudian dia melipat tangannya ke arah belakang layaknya seperti sesepuh.


Brahm yang mendengar itu merasa hati nya sesak, saat pria itu mengatakan pacarnya adalah wanita pria itu.


"Sayang siapa itu. Kenapa dia mengatakan kamu wanitanya." bisik brahm pelan menahan emosi.


"Dia jhon lingga. putra pemilik perusahaan lingga yang cukup berpengaruh di kota ini. dia terkenal dengan kesombongan nya dan paling buat kesal dia selalu menggangguku dan aku sudah berulang kali menolaknya." fitri menjelaskan dengan nada kesal, karna selama sebulan bekerja dia selalu di ganggu pria stengah jadi itu.


Brahm yang tadinya sedikit salah paham, akhirnya tau bawah pria itu adalah pengejar fanatik fitri. "braninya dia menggoda wanita ku, akan ku jadikan kau samsat." gumam Brahm yang mengunci tatapan nya ke arah Jhon.


Jhon yang mendengar percakapan mereka terkejut. bagaimana tidak, wanita yang dia sukak ternyata sudah memiliki pacar. Sebagai putra pengusaha ternama di kota medan, dia tidak mungkin kalah dari pria miskin seperti Brham.

__ADS_1


Tidak ada satupun wanita yang lepas dari genggaman nya, bila dia menyukai wanita itu bisa di pastikan dia akan memilikinya. baik itu sudah memiliki pasangan atau ber--setatus suami istri, dia tidak perduli karna yang dia sukak harus dia dapat kan.


"Kamu buat mereka putus, aku tidak mau dia berhubungan dengan wanita ku." bisiknya ke wanita sebelah yang tidak lain manejer disini.


"Baik tuan muda jhon, saya akan mengurus nya untuk anda." jawab nya.


Sebenarnya showroom mobil ini lebih berpengaruh dari pada perusahaan lingga yang bergerak di bidang tekstil itu. tapi masi banyak jenis orang yang suka mencari muka ke orang kaya lain, seperti manejer itu contohnya. Selama performnya memuaskan, dia akan mendapatkan uang saku tambahan dari Jhon lingga.


"Fitri putuskan pria itu!!! aku sudah berulang kali menyarankanmu untuk berkencan dengan tuan muda Jhon, tapi kau malah memilih pria miskin seperti dia." bentak manejer itu.


"Anda tidak berhak melarang saya dekat dengan siapa." bantah fitri tidak terima.


"Banjingan...kau sudah berani melawan ku, ha!!!" bentak manejer itu. "Kalau kamu tidak mengusirnya, segera angkat kaki dari sini" sambung nya berharap fitri takut dan akan memilih memutuskan Brahm.


Brham yang melihat itu diam dan tidak ikut campur. karna dia tau, wanitanya bukan wanita yang muda di tindas. "kalau mau pecat ya pecat tidak perlu kebakaran jenggot seperti itu" tantang fitri balik.


"Kau... !!!! " tunjuk manejer itu dengan emosi. Selama dia menjabat manjer tidak ada yang berani melawan nya. Tapi kali ini bukan hanya tidak mendengar ucapannya, tapi malah menantang dia balik.


"Kenapa...tidak sukak!! " tantang fitri tiba tiba berjalan ke arah nya.


"sayang cukup.....kau tidak perlu mengotori tanganmu untuk wanita seperti dia." ucap brahm menghentikan fitri. Karna brahm paham bagaimana tempramen pacarnya itu. Walau fitri terlihat anggun dan terlihat lemah, tidak akan ada yang menyangka dia adalah Seniman belah diri tingkat puncak.


"Kalian semua lihat sini, sepertinya pria miskin ini menggunakan pelet untuk memikat seles tercantik di showroom ini" tiba tiba suara jhon menggema memenuhi ruangan itu. Dia ingin mempermalukan brahm di depan umum, kemudian menginjak-injak nya karna berani merebut wanita pujaan nya.


"Sales itu sudah buta ya, padahal tuan muda jhon lebih mapan dari pada pria itu" bisik pelanggan pria mencoba untuk memuji jhon.


"Mungkin dia pakai pelet seperti perkataan tuan muda jhon tadi." sambung pelanggan lain yang ikut memanasi suasana.


Brahm yang tadinya diam, tiba tiba tersenyum bukan karna mendengar ucapan mereka, tetapi karna permintaan sistem yang aneh.


[ DING ].......


[ hos mau misi gak? ]


"Boleh jugak, cepat berikan misinya" desak brahm,


[Puji sistem baik. host akan mendapat misi]


"eh, Ini serius sistem kan? Katanya dia gak punya hati, ini kok malah minta di puji" pikir brahm bingung melihat sistem nya.


"Alasan minta di puji apa" brahm ingin tau alasan kenapa sistem pms ini tumben kek gini.


[Jangan banyak tanyak, mau gak]


"Sistem baik, kasi aku misi dong. Aduh gemesin deh sistem nya" ucap brahm gelik.


[DING, Misi dadakan terpicu]

__ADS_1


[Misi:Gebukin pria setengah jadi itu. Hadia 100 poin sistem dan 100 point pemahaman]


[Tidak dapat di tolak]


__ADS_2